Hari ini: Kamis, 24 Juli 2014 02:40
Barometer Otomotif Terkini

Semarang Akan Gelar Prosesi 'Dugderan'

Minggu, 22 Juni 2014 17:30
Foto: Ilustrsasi (istimewa)

GriyaWisata.com- Prosesi "dugderan" yang menjadi tradisi menyambut datangnya bulan Puasa yang dimeriahkan karnaval budaya pada tahun ini digelar malam hari, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

"Prosesi dugderan digelar pada Jumat, 27 Juni 2014. Perayaannya bakal lebih meriah dibanding tahun-tahun lalu," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Masdiana Safitri di Semarang, Kamis.

Ia menjelaskan proses dudgeran diawali pembacaan suhuf hasil halaqoh ulama dan penabuhan beduk oleh Kanjeng Bupati Raden Mas Tumenggung Arya Purbaningrat yang diperankan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Dari sejarahnya, suhuf itu merupakan hasil keputusan ulama-ulama yang sudah berkumpul di Masjid Kauman Semarang melakukan rukyatul hilal untuk menetapkan awal Ramadhan atau dimulainya bulan puasa.

"Prosesi pembacaan suhuf, penabuhan beduk disertai dentuman meriam, pembagian kue ganjel rel, dan air hataman Alquran akan dilaksanakan setelah shalat Maghrib. Kalau tahun-tahun lalu siang hari," katanya.

Prosesi dilanjutkan penyerahan suhuf halaqah dari Kanjeng Bupati Raden Mas Tumenggung Arya Purbaningrat kepada Raden Mas Tumenggung Probohadikusumo yang diperankan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Penyerahan suhuf halaqoh dari Wali Kota Semarang kepada Gubernur Jateng, kata Masdiana, dilakukan di Masjid Agung Jawa Tengah, dilanjutkan pembacaan, penabuhan beduk, dan seterusnya oleh Gubernur Jateng.

"Namun, bukan berarti pembacaan suhuf halaqah ini sebagai penentu awal puasa. Ini hanya seremoni untuk melestarikan tradisi. Untuk penentuan awal Ramadhan, tetap menunggu keputusan pemerintah," katanya.

Ia menjelaskan karnaval budaya yang mengiringi proses dugderan terbagi dua, yakni karnaval budaya anak-anak TK, SD, MI, SMP, dan MTs yang diikuti sekitar 8.000 peserta dimulai pukul 06.00-11.00 WIB.

"Rute karnaval budaya ini dari Lapangan Simpanglima-Jalan Pahlawan-Taman Keluarga Berencana (KB). Masing-masing unit pelaksana teknis dinas (UPTD) pendidikan kecamatan menampilkan atraksi," katanya.

Sementara, karnaval dari Balai Kota menuju Masjid Kauman Semarang dan MAJT Semarang akan dilaksanakan sore hingga malam hari, yakni sekitar pukul 14.30-20.30 WIB pada hari yang sama, Jumat (27/6).

"Pesertanya terdiri dari perwakilan organisasi kemasyarakatan, seperti NU, Muhammadiyah, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), perwakilan SMA, SMK, dan organisasi kepemudaan," katanya.[ant]

Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full (1 rates)


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Iklan Niaga

Diskon Voucher Hotel, Domestik Dan Internasional Dan Dapatkan Berbagai Benefit Dari Reservasi Anda. Hub: 0215747057
Dapatkan Kesempatan Paket Spesial Lebaran, Sewa Mobil Dengan Kendaraan Terbaik. Hubungi 0215747057
Nikmati Kesempatan Liburan Bersama Keluarga Idaman Anda, Paket Promo Asia. Hub: 0215747057
Dapatkan Tiket-tiket Promo Liburan Keluarga Anda, Perjalanan Dinas, Online Domestik Dan Internasional, Resv: 0215747057
Solusi Promosi Produk-produk Perusahaan Anda, Dan Dapatkan Target Terbaik. Hub. 0215747057

TOUR & TRAVEL GUIDE

Fakta Kenapa Ngemil Itu Sehat
GriyaWisata.com- Mengemil itu ternyata menyehatkan lho walaupun terkadang ngemil bisa membuat berat badan Anda bertambah. Mau tahu kenapa mengemil itu sehat untuk tubuh? Yuk, simak selengkapnya.  

Cara Jitu Agar Tangan Tetap Lembut & Halus
GriyaWisata.com- Tangan adalah bagian tubuh yang paling sering terekspos sinar matahari, debu, udara dingin dari ruangan ber-AC, air, dan juga bahan kimia dari sabun atau detergen. Hal ini membuat tangan lebih cepat kering dibandingkan dengan bagian tubuh lainnya.