Wow Ini Dia Goa Yang Membuat Wisatawan Terperangah
GriyaWisata.Com - Goa Batu Hapu merupakan sebuah goa karst yang luas dengan mulut goa yang besar. Ada dua bibir goa yang sudah terhubung dengan tangga beton sehingga memudahkan pengunjung masuk ke goa.
Di dalam mulut goa, stalagmit (susunan batu kapur berbentuk kerucut yang berdiri tegak di lantai gua) dan stalaktit (batangan kapur yang terdapat pada langit-langit goa dengan ujung meruncing ke bawah) yang terbentuk secara alami sungguh memukau. Dari langit-langit goa yang berlubang, cahaya matahari menembus masuk.
Sesekali, kelelawar terbang keluar dan masuk mulut goa. Suara kelelawar terdengar semakin berisik saat masuk lebih dalam ke goa dengan melewati jembatan besi. Suasana di dalam goa gelap gulita karena tidak ada lampu penerangan meskipun kabel dan sakelar listriknya sudah terpasang lama.
”Goa ini dibiarkan ’mati suri’ cukup lama. Tahun ini, baru dihidupkan lagi sebagai obyek wisata dan mulai ramai dikunjungi sejak pertengahan tahun,” kata Subianto (40), petugas jaga dan kebersihan obyek wisata Goa Batu Hapu.
Menurut legenda yang beredar di masyarakat setempat, Goa Batu Hapu terbentuk dari kapal seorang anak durhaka bernama Angui. Ia dikutuk oleh Nini Kudampai, ibu kandungnya, seorang janda miskin. Penyebabnya, Angui yang sukses pergi merantau dan berhasil mempersunting putri raja Keling enggan mengakui ibunya saat kembali ke kampung.
Goa Batu Hapu relatif mudah dijangkau. Akses jalan daratnya sudah bagus meski ada dua jembatan beton yang sedang dikerjakan dan satu jembatan masih menggunakan kayu. Dari Jalan Trans-Kalimantan di Pasar Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin, jaraknya sekitar 15 kilometer. Saat melewati jalan tersebut, udara terasa sejuk dan segar dengan pemandangan hijau pohon-pohon karet yang berjajar rapi di kanan-kiri jalan. Sesekali tercium aroma karet yang menyengat hidung saat melewati jalanan yang menanjak, menurun, dan berkelok-kelok itu.
Dari Bandar Udara Syamsudin Noor di Kota Banjarbaru, Goa Batu Hapu berjarak sekitar 80 kilometer atau sekitar 110 kilometer dari Banjarmasin, ibu kota Provinsi Kalsel.
Untuk menikmati keindahan goa karst tersebut, setiap pengunjung dewasa ataupun anak-anak cukup membayar retribusi Rp 2.500 per orang, termasuk saat hari libur. (SJ)
- Selasa, 5 April 2016 10:58
- Senin, 4 April 2016 21:20
- Senin, 4 April 2016 15:00
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Need Help

Iklan Niaga
GriyaMart - Tourism Digital Marketplaces
Rp.450,000.00
TOUR & TRAVEL GUIDE
Menikmati Nirwana Keindahan Bawah Laut di Teluk Buyat
Sulawesi Utara,GriyaWisata.Com - Khusus para traveler yang senang dengan menyelam ataupun snorkeling coba saja di Teluk Buyat, Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara dan akan menemukan keindahan bawah laut nan menawan.
OKU Kembangkan Bendungan Dengan Taman Wisata Air
GriyaWisata.Com - Sumatera Selatan memili sejumlah potensi wisata yang dapat menarik wisatawan. Ogan Komering Ulu (OKU), akan kembangkan Bendungan ini menjadi salah satu objek taman wisata air yang menarik.





