Hari ini: Kamis, 7 April 2016 12:28
Barometer Otomotif Terkini

Widya Kridaningsih Katakan Penataan Potensi Ekowisata Di Sleman

Senin, 14 Maret 2016 10:08
Penataan Potensi Ekowisata (Ilustrasi)

Sleman,GriyaWisata.Com - Menurut Widya Kridaningsih di Sleman, Yogyakarta, penataan potensi ekowisata di lereng Gunung Merapi sudah mulai dilakukan pada tahun 2015 hingga saat ini, sebenarnya untuk master plan sudah ada sejak lama namun baru bisa dilakukan saat ini karena terjadi adanya erupsi Gunung Merapi 2010 yang besar.

 
Pengendali Ekosistem Hutan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Widya Kridaningsih di Sleman, Yogyakarta mengatakan Taman Nasional Gunung Merapi mulai melakukan penataan terhadap potensi ekowisata di lereng Gunung Merapi bagian barat dan potensi-potensi ekowisata yang memungkinkan untuk dikembangkan di lereng Gunung Merapi bagian barat, di antaranya ternak kambing etawa, wisata minat khusus outbound, hingga berbagai jenis tanaman yang memiliki nilai ekonomi.
 
Pascaerupsi Merapi 2010, pihaknya memprioritaskan tempat-tempat yang sering dikunjungi wisatawan terlebih dahulu dalam hal penataan misalnya Telaga Nirmala dan Muncar di Kaliurang, Pakem, Sleman, serta jalur pendakian Merapi melalui Selo, Boyolali, Jawa Tengah.
 
Widya mengatakan bahwa sekarang yang mulai dibenahi dan ditata adalah lereng Gunung Merapi di sisi barat karena di lokasi ini masih banyak potensi yang belum digali, dalam hal ekowisata yang dimulai dari peternakan kambing etawa, hutan pinus, anggrek, bambu, teh, dan juga kopi.
 
Yang masih menjadi kendala saat ini, menurut dia, adalah kebutuhan airnya karena ketika dibuka untuk wisata massal, pasokan air bersih belum memadai. Potensinya banyak, hanya kendala pada air saja kalau dibuka wisata massal.
 
Pengelola perkebunan teh lereng Merapi Suwaji (57) warga Turgo, Purwobinangun, Pakem, Sleman mengatakan bahwa sebagai pengelola teh asli Turgo dirinya mengaku siap jika dikembangkan sebagai ekowisata. Kami sebenarnya sudah siap jika banyak wisatawan yang datang ke perkebunan dan pengolahan teh Merapi, dan saat ini teh asli Turgo hanya sebatas dijual ke pasar tradisional, atau juga memenuhi permintaan pemesan namun selain teh, juga mulai dikembangkan kopi di wilayah Turgo ini. (GS)
Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full (1 rates)


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Need Help

Iklan Niaga

TOUR & TRAVEL GUIDE

Ini Dia Tips Menahan Diri untuk Menghemat Saat Traveling
Jakarta,GriyaWisata.Com - Bagi traveler saat traveling terkadang lupa diri dan kalap berbelanja, tips yang kami tulis bisa dicoba untuk mengendalikan diri agar tidak belanja berlebihan.

Tips Foto Indah dengan Kamera Ponsel
GriyaWisata.com - Liburan menjadi waktu yang tepat untuk mengabadikan kenangan yang menyenangkan. Apalagi kemajuan teknologi membuat kamera handphone menjadi lebih canggih dalam menangkap gambar-gambar yang indah.