GriyaWisata.Com - Tour de Flores direncanakan dilangsungkan di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Event Balap Sepeda Dunia ini direcanakan akan promosikan Pariwisata Flores.
Tour de Flores yang akan digelar pada Mei 2016 ini, akan diikuti pebalap sepeda dari berbagai negara. Event ini merupakan event bergengsi Dunia.
Tour de Flores ini nanti akan berkontribusi membangun pariwisata di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), sekaligus menyinergikan promosi wisata di wilayah tersebut. Oleh karena itu, masyarakat serta Pemerintah Kabupaten Flores Timur (Flotim) dan Kabupaten Sikka siap menyukseskan event Tour de Flores.
Bupati Flotim, Yoseph Lagadoni Herin dan Bupati Sikka, Yoseph Ansar Rera menyapaikan hal itu saat menerima kunjungan tim survei Tour de Flores di Larantuka dan Maumere, Rabu (20/1) kemarin.
Yoseph Lagadoni Herin, di Larantuka, Rabu, (20/1) kemarin mengatakan, “Banyak manfaat dari kegiatan tersebut. Peserta dari berbagai negara, selain mengikuti balap sepeda, juga berwisata menikmati budaya dan destinasi pariwisata yang ada”.
Tour de Flores ini adalah impiannya sejak lama dan kini menjadi kenyataan, kata Bupati Yoseph yang akrab disapa Yosni ini.
Menurutnya, Event tersebut akan mempercepat pembangunan sektor pariwisata di seluruh daratan Flores. Oleh sebab itu, pemerintah daerah dan masyarakat Flotim sangat mendukung Tour de Flores 2016, ajang balap sepeda bertaraf internasional itu.
Yosni mengatakan, rute yang dilalui Tour de Flores ini nanti, dimulai dari Larantuka dan berakhir di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. Selama di Larantuka, panitia juga menyelenggarakan kegiatan seni budaya dan festival foto bawah laut.
Selesai bertemu dengan bupati Flotim, tim survei mengunjungi bupati Kabupaten Sikka. Bupati Sikka, Yoseph Ansar Rera, saat menerima tim survei di rumah jabatannya di Maumere, Rabu (20/1), mengatakan pemerintah dan masyarakat Sikka juga mendukung dan ingin menyukseskan Tour de Flores 2016.
Dalam pertemuan tersebut turut dihadiri oleh kepala Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sikka, serta sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lainnya.
“Tour de Flores ini adalah harapan kami untuk percepat pembangunan sektor pariwisata yang akan saling bersinergi dengan kabupaten lain,” ungkapnya.
Bupati Sikka ini juga mengatakan, Tour de Flores merupakan ide luar biasa dalam membangun kebersamaan sektor pariwisata seluruh Flores. Tour de Flores merupakan suatu sinergisme promosi wisata Flores ke tingkat dunia.
Dan pada kesempatan itu, Jamaludin Mahmood, Direktur Teknik Race dan liaison officer dari Union Asian Tour de Flores, mengatakan Tour de Flores mendapat perhatian dunia internasional, khususnya 131 juta pesepeda.
Kata Jamaludin, “Tour de Flores akan dicatat sebagai sejarah persepedaan dunia di Flores, NTT, berkaitan dengan sport tourism”.
Para pesepeda ini nanti akan mendapatkan dua keuntungan saat mengikuti Tour de Flores, yakni etape yang menantang dan pemandangan alam Flores yang sangat indah, tambahnya.
Jamaludin mengatakan, “Saya sudah sering berkunjung ke seluruh dunia. Namun pemandangan di Flores sangat indah dan unik”, tutupnya. Ray.