Hari ini: Jumat, 9 Oktober 2015 21:54
Barometer Otomotif Terkini

Ratusan Ekor Hiu Paus Dapat Ditemukan di Teluk Cendrawasih

Senin, 1 September 2014 08:30
Foto: Ilustrsasi (istimewa)

GriyaWisata.com - Hasil penelitian menemukan, saat ini sebanyak 113 ekor hiu paus (Rhincodon typus) telah teridentifikasi di teluk Cendrawasih, kawasan Taman Nasional Teluk Cendrawasih (TNTC), Papua.  

 

"Pada penelitian 2013 lalu, 113 ekor hiu paus telah teridentifikasi. 80 persen di antaranya berjenis kelamin jantan," ujar Marine Species Officer, WWF (World Wildlife Fund)- Indonesia, Casandra Tania, dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.

Casandra yang terlibat dalam penelitian ini mengatakan, ukuran rata-rata hiu paus ini sekitar 4 meter.

Hal ini, menurut dia, menandakan individu (paus) yang ditemukan masih belum dewasa. Hiu paus dewasa diduga berukuran 8-9 meter untuk jantan dan sekitar 9 meter untuk betina.

"40 persen di antaranya terdapat tanda luka, ada kemungkinan karena menabrak bagan, terkena mata kail nelayan,...," katanya.

Untuk sampai pada kesimpulan ini, Casandra bekerjasama dengan pihak dari Balai Besar TNTC, Hubbs-SeaWorld Research Indtitute (HSWRI), Insitut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Negeri Papua (UNIPA) sejak 2011 hingga 2013 lalu melakukan pemantauan hiu paus di tiga wilayah di TNTC, yakni Kwatisore, Napan Yaur dan Wasior.

Selama pemantauan, tim menggunakan lima metode, yakni pengamatan langsung oleh nelayan bagan, pengamatan langsung oleh Tenaga Pemantau Hiu Paus (TPHP), identifikasi foto, penandaan radio (Radio Frequenquency Identification (RFID) dan studi genetika menggunakan pendekatan DNA mitokondria dan mikrosatelit (Pop-up Archival Satellite Tag (PSAT).

Casandra mengatakan, dari ketiga wilayah pemantauan, hiu paus paling sering terlihat di Kwatisore. Hiu-hiu paus ini, kata dia, terutama muncul di sekitar bagan karena tertarik dengan hasil tangkapan bagan yang merupakan bahan makanannya, yakni ikan teri (Stolephorus spp.).

Namun, hubungan antara hiu pau dengan keberadaan dan hasil tangkapan bagan ini masih perlu terus dipelajari.

Menanggapi hal ini, Kepala Balai Besar TNTC, Ben G. Saroy mengatakan, Kwatisore merupakan salah satu habitat penting hiu paus yang harus menjadi prioritas konservasi di Indonesia dan dunia.

"Selain itu, Kwatisore memiliki nilai lebih sebagai lokasi untuk berinteraksi dengan hiu paus. Selain karena hiu paus dapat ditemui sepanjang tahun di lokasi ini, waktu interaksi dapat mencapai satu jam,...," kata Ben.[ant]

Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full (1 rates)


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Iklan Niaga

TOUR & TRAVEL GUIDE

Tour de Singkarak 2015
Tour de Singkarak 2015 yang dibuka di Pantai Carocok, Kabupaten Pesisir Selatan pada Jumat (2/10) dan akan berlangsung hingga 11/10 (hari ini). Meskipun sebuah event olahraga tetapi juga penuh dengan musik dan tarian Minang, letupan kembang api dan pesona destinasi wisata setiap daerah. 

Panduan Memilih Liburan untuk Anak-Anak
www.griyawisata.com - Sekarang ini beberapa orangtua meletakkan perjalanan tahunan keluarga mereka kepada ahlinya, untuk menghemat waktu dan mengekspos anak-anak mereka dengan pengalaman yang lebih beragam. Tapi orangtua tidak sepenuhnya bebas. Berikut adalah panduan memilih liburan untuk anak-anak:Keluarga dengan anak-anak remaja akan senang dengan perjalanan apapun asal ada aspek yang menarik bagi semua anggota keluarga. Ketika seorang pelancong bernama Penny Putnam mencari perjalanan yang akan melibatkan dirinya dan suaminya yang sama-sama penggemar sejarah, dan anak laki-lakinya yang berusia 13 tahun, ia menemukan tur di Turki dari sebuah biro perjalanan wisata yang mengkombinasikan snorkeling di pesisir reruntuhan dan mengunjungi bangunan arsitektur.