Hari ini: Jumat, 9 Oktober 2015 20:56
Barometer Otomotif Terkini

Menyepi ke Kampung di Tengah Bukit Kapur

Kamis, 26 Februari 2015 17:00

(GriyaWisata.com)  Mengunjungi Kampung Berua di tengah perbukitan kapur Maros, Kamis (12/02/2015). Wisatawan dapat menikmati kesunyian Rammang-Rammang dan lukisan gua yang ada di sekitar Kampung Berua, Maros, Sulawesi Selatan

ujan masih turun ketika saya dan rekan-rekan jurnalis lainnya beranjak dari penginapan, Kamis (12/2/2015). Kami semua akan menyusuri Sungai Pute menuju Kampung Berua, Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Di kampung yang berpenduduk sekitar 70 orang, kami akan singgah untuk sejenak menepi dari keramaian Kota Makassar.

Jalan Poros Maros-Bosowa tampak lengang siang hari ini. Sesekali truk besar yang membawa batu kapur untuk bahan baku pembuatan semen melewati jalan. Perjalanan menuju Dermaga Rammang-Rammang yang menjadi titik awal pemberangkatan berjarak sekitar 40 kilometer dari Kota Makassar. Mobil diarahkan menuju ke utara. Kemudian kami akan melanjutkan perjalanan dengan perahu katingting. 

“Nanti kita beli jas hujan dulu de. Hujannya masih deras ji,” kata Baso (37), pria asli Makassar yang menjadi pemandu kami. 

Setelah menunggu hujan reda hampir setengah jam di dermaga, akhirnya Baso mengajak kami untuk naik ke katingting. Tiga buah perahu tradisional ini mulai angkat jangkar meninggalkan tempat berlabuhnya. Dengan bantuan motor diesel, kami mulai menyusuri Sungai Pute yang keruh dan payau. 

Pohon nipah (Nypa fruticans) dan bakau (Rhiphora) memenuhi pinggir sungai yang menjadi jalur transportasi penduduk Rammang-Rammang. Sang nakhoda mulai melakukan manuver-manuver untuk menghindari batu-batu kapur dan akar-akar pohon bakau.

Siang hari di bukit-bukit kapur yang merupakan daerah karst terluas selain di Laut Tiongkok Selatan dan Vietnam, itu berkabut. Sesuai dengan nama daerahnya yaitu berkabut. Menurut Baso, di Rammang-Rammang setiap pagi dan jika turun hujan selalu berkabut menutup perbukitan. 

Batu-batu kapur yang berwarna hitam maupun coklat menghampar setiap kali bola mata memandang. Luas daerah ini hampir 43 hektar. Saat menelusuri daerah ini seperti berada di Halong Bay, Vietnam

(travel.kompas.com)

Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Iklan Niaga

TOUR & TRAVEL GUIDE

Tour de Singkarak 2015
Tour de Singkarak 2015 yang dibuka di Pantai Carocok, Kabupaten Pesisir Selatan pada Jumat (2/10) dan akan berlangsung hingga 11/10 (hari ini). Meskipun sebuah event olahraga tetapi juga penuh dengan musik dan tarian Minang, letupan kembang api dan pesona destinasi wisata setiap daerah. 

Panduan Memilih Liburan untuk Anak-Anak
www.griyawisata.com - Sekarang ini beberapa orangtua meletakkan perjalanan tahunan keluarga mereka kepada ahlinya, untuk menghemat waktu dan mengekspos anak-anak mereka dengan pengalaman yang lebih beragam. Tapi orangtua tidak sepenuhnya bebas. Berikut adalah panduan memilih liburan untuk anak-anak:Keluarga dengan anak-anak remaja akan senang dengan perjalanan apapun asal ada aspek yang menarik bagi semua anggota keluarga. Ketika seorang pelancong bernama Penny Putnam mencari perjalanan yang akan melibatkan dirinya dan suaminya yang sama-sama penggemar sejarah, dan anak laki-lakinya yang berusia 13 tahun, ia menemukan tur di Turki dari sebuah biro perjalanan wisata yang mengkombinasikan snorkeling di pesisir reruntuhan dan mengunjungi bangunan arsitektur.