Hari ini: Minggu, 3 Mei 2015 14:28
Barometer Otomotif Terkini

Cara Terbaik Selamatkan Harimau Sumatera

Minggu, 19 Oktober 2014 11:30
Foto: Ilustrasi (istimewa)

GriyaWisata.com- WWF Indonesia menyebutkan konsistensi pemerintah baru dalam menjaga habitat hingga mempertahankan populasi menjadi cara tercepat dalam menyelamatkan harimau Sumatra dari kepunahan.  

 

"Terkait dengan harimau, pertahankan habitat yang masih ada sekarang, monitoring populasi dan jaga populasi yang ada sekarang. Ini bisa cepat selamatkan harimau," kata Direktur Program Sumatera dan Kalimantan WWF-Indonesia Anwar Purwoto di Pekanbaru, belum lama ini.

Ia mengatakan, begitu banyak permasalahan dalam melaksanakan konservasi untuk harimau Sumatera atau Panthera Tigris Sumatrae. Pemerintah mengakui keterbatasan tenaga melakukan konservasi, sehingga bantuan pihak lain sangat diperlukan guna menyelamatkan fauna yang terancam punah di tengah semakin menyusutnya hutan alam.

Saat ini, lanjutnya, luas hutan alam yang tersisa tidak lebih dari 12.000.000 hektare (ha). Jika menurut Peraturan Kementerian Kehutanan cakupan tutupan di satu daerah harus 30 persen maka di Sumatera hanya sekitar 20 persen.

Karena itu, menurut dia, mempertahankan wilayah hutan alam bukan cuma sekedar mempertahankan harimau Sumatera tetapi juga dapat memenuhi peningkatan target populasi satwa liar, yang salah satunya harimau Sumatera, minimal tiga persen hingga akhir 2014.

"Jadi dua hal yang bisa menjadi PR (pekerjaan rumah-red) pemerintahan baru kalau bisa menjaga habitat saja baik apalagi jika bisa menyambungkan atau membuat koridor dari habitat harimau sumatera yang terfragmentasi," ujar dia.

Pemanfaatan dengan tepat fasilitas seperti data tampilan citra satelit untuk tutupan hutan secara berkala dapat membantu mencegah dengan cepat perambahan hutan alam yang menjadi habitat harimau.

"Masalahnya hanya mau tidak kemampuan itu dimanfaatkan dengan tepat oleh pemerintah? Saya rasa jika itu dimanfaatkan sudah bisa membantu," kata Anwar.

Sementara itu, Sumatera Regional Leader WWF-Indonesia Suhandri mengatakan kolaborasi dengan siapa pun harus dibangun agar pemerintah tidak terbebani dalam upaya melakukan konservasi untuk harimau sumatera.[ant]

Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Iklan Niaga

Solusi Promosi Produk-produk Perusahaan Anda, Dan Dapatkan Target Terbaik. Hub: 0215736969
Diskon Hotel Domestik Dan Internasional, Untuk Rombongan Perusahaan, Keluarga... Resv : 0215736969
Dapatkan Tiket-tiket Promo Liburan Keluarga Anda, Perjalanan Dinas, Online Domestik Dan Internasional, Resv: 0215736969
Rencanakan Perjalanan Keluarga Anda Dengan Wisata Hemat Ke Bali, Lombok Dan Destinasi Lainnya. Informasi

TOUR & TRAVEL GUIDE

Menikmati Monumen Kediri Rasa Perancis
(GriyaWisata.com) Pengunjung menikmati wisata Monumen Kediri di kawasan Simpang Lima Gumul, Kabupaten Kediri, Jawa Timur

Juni 2015, Festival Danau Maninjau Digelar
(GriyaWisata.com) Panorama Danau di Bawah, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Kamis (6/6/2013). Danau di Bawah adalah danau kembar dan salah satu dari lima danau yang ada di Sumatera Barat yaitu Danau Singkarak, Danau Maninjau, Danau di Bawah, Danau di Atas dan Danau Talang.