Hari ini: Jumat, 9 Oktober 2015 21:49
Barometer Otomotif Terkini

Di Pantai Air Manis Ratusan Tukik Dilepas

Selasa, 27 Januari 2015 09:00
Foto: Ilustrasi (istimewa)

GriyaWisata.com - Ratusan personil gabungan dari Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) II Teluk Bayur bersama personil Polri serta jajaran Satuan Perangkat daerah (SKPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) dan anggota masyarakat melakukan gotong royong membersihkan Pantai Air Manis serta melepas ratusan anak penyu (tukik) ke laut lepas, akhir pekan lalu.  

 

Para peserta gotong royong mengenakan pakaian olahraga khas unit kerja masing-masing dan dipimpin oleh Wakil Wali Kota (Wawako) Padang Emzalmi dan pimpinan unit masing-masing.

Kegiatan pertama berupa olahraga bersama lalu masing-masing kelompok dibekali dengan karung-karung plastik untuk memungut sampah-sampah di kawasan wisata terpadu Pantai Ait Manis Padang tersebut.

Sebelum menggelar aksi,secara simbolis diserahkan bantuan alat-alat untuk kebersihan, pakaian seragam untuk juru parkir dan lainnya oleh Wawako, Emzalmi.

Aksi itu sendiri digelar sebagai bentuk kepedulian bersama, sehingga area wisata tersebut menjadi bersih, rapi dan nyaman.

Pada saat bersamaan, Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Padang, juga mengajak ratusan peserta gotong royong tersebut untuk untuk melepas 100 ekor tukik penyu hasil penangkaran rumah penyu DKP Padang di Pantai Air Manis.

Disela-sela kegiatan tersebut, Kapala DKP Padang, Zalbadri menyebutkan pihaknya telah melepaskan ribuan tukik penyu hasil penangkaran rumah penyu Pantai Air Manis ke laut lepas.

"Sebelum ditangkarkan telur-telur penyu tersebut dikumpulkan dari nelayan-nelayan sekitar dan setelah menetas, dilepaskan ke laut sebagai aksi nyata pelestarian hewan langka yang ada di perairan Kota Padang," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Pengembangan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil DKP Padang, Riska Eka Putri berharap pelepasan tukik penyu hasil penangkaran rumah penyu tersebut bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang berlibur di pantai yang tersohor dengan legenda cerita Malin Kundang tersebut.

Namun, pihaknya tidak bisa memastikan agenda pelepasan anak penyu karena penetasannya tidak menentu.

"Setiap baru menetas, 2 hingga 3 hari berikutnya harus segera kami lepas ke laut secepatnya agar tidak merubah prilaku alami dari penyu itu sendiri," tambahnya.

Dia berharap tukik yang dilepas oleh ratusan relawan tersebut bisa selamat sehingga populasi hewan langka yang dilindungi Undang Undang (UU) tersebut, terus meningkat di perairan laut Padang.[ant]

Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Iklan Niaga

TOUR & TRAVEL GUIDE

Tour de Singkarak 2015
Tour de Singkarak 2015 yang dibuka di Pantai Carocok, Kabupaten Pesisir Selatan pada Jumat (2/10) dan akan berlangsung hingga 11/10 (hari ini). Meskipun sebuah event olahraga tetapi juga penuh dengan musik dan tarian Minang, letupan kembang api dan pesona destinasi wisata setiap daerah. 

Panduan Memilih Liburan untuk Anak-Anak
www.griyawisata.com - Sekarang ini beberapa orangtua meletakkan perjalanan tahunan keluarga mereka kepada ahlinya, untuk menghemat waktu dan mengekspos anak-anak mereka dengan pengalaman yang lebih beragam. Tapi orangtua tidak sepenuhnya bebas. Berikut adalah panduan memilih liburan untuk anak-anak:Keluarga dengan anak-anak remaja akan senang dengan perjalanan apapun asal ada aspek yang menarik bagi semua anggota keluarga. Ketika seorang pelancong bernama Penny Putnam mencari perjalanan yang akan melibatkan dirinya dan suaminya yang sama-sama penggemar sejarah, dan anak laki-lakinya yang berusia 13 tahun, ia menemukan tur di Turki dari sebuah biro perjalanan wisata yang mengkombinasikan snorkeling di pesisir reruntuhan dan mengunjungi bangunan arsitektur.