Diduga Perburuan Gading, Gajah Sumatera Ditemukan Tewas
GriyaWisata.com- Seekor gajah Sumatera liar ditemukan mati di Provinsi Riau, yang diduga kuat akibat perburuan gading, kata Direktur Riau Madani, Tomy Manungkalit.
"Gajah ini ditemukan mati dalam kondisi mengenaskan, karena kepala nyaris terbelah dan ada lubang yang diduga karena luka tembak," ungkap Tomy Manungkalit, di Pekanbaru, Kamis.
Ia menjabarkan, gajah Sumatera (elephas maximus sumateranus) itu ditemukan mati di daerah Desa Lubuk Kembang Bunga Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan sepekan lalu. Gajah tersebut berasal dari kelompok gajah di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).
Menurut dia, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama Polres Pelalawan baru melakukan otopsi pada Selasa lalu (17/6).
Kasus ini menambah panjang daftar kasus kematian gajah di Riau karena perburuan dan konflik dengan manusia menjadi 45 ekor dalam kurun tiga tahun terakhir sejak 2012. Selama tahun 2014 ini, berarti sudah ada 15 kasus kematian gajah yang tidak wajar. Meski begitu, tidak ada satu pun dari puluhan kasus kematian gajah tersebut bisa diungkap oleh BBKSDA Riau untuk mendapatkan pelakunya.
Menurut Tomy Manungkalit, hasil otopsi menunjukan satwa yang terakhir ditemukan mati di Pelalawan merupakan gajah jantan dewasa. Ketika ditemukan kondisi kepalanya sudah terbelah di bagian muka, dan sepasang gading sudah raib.
"Kuat dugaan pelaku menggunakan gergaji mesin untuk memotong belalai dan membelah muka gajah untuk diambil gadingnya. Namun, kita belum bisa memastikan apakah gadingnya hilang diambil pemburu atau sudah diamankan oleh BBKSDA Riau," katanya.
Saat otopsi itulah petugas gabungan memeriksa kondisi tempurung kepala dan ditemukan lubang cukup besar dan tak wajar. Lubang itu diduga kuat bekas tembakan oleh pelaku yang menewaskan gajah jantan.
"Sayangnya pelaku berhasil membersihkan barang bukti, dan tidak ada proyektil ditemukan di kepala gajah," ujarnya.
Hanya saja, BBKSDA Riau terkesan memilih bungkam ketika dikonfirmasi Antara perihal kasus kematian gajah itu. Kabid Humas BBKSDA Riau, M. Zanir, menolak berkomentar dan meminta wartawan untuk mengonfirmasi ke Kepala Balai TNTN, Tandya Tjahjana.
Tandya ketika dihubungi wartawan mengakui adanya kasus pembunuhan gajah jantan tersebut. Namun, ia mengatakan kewenangan penyelidikan berada di BBKSDA Riau karena lokasi penemuan bukan berada di dalam kawasan taman nasional.
"Saya tidak bisa bicara banyak karena lokasi gajah mati bukan di dalam kawasan TNTN, jadi itu wewenang BBKSDA Riau. Meski begitu, kami tetap membantu proses penyelidikan," ujar Tandya.[ant]
- Kamis, 31 Juli 2014 12:00
- Minggu, 13 Juli 2014 13:00
- Kamis, 10 Juli 2014 12:30
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Iklan Niaga
TOUR & TRAVEL GUIDE
Fakta Kenapa Ngemil Itu Sehat
GriyaWisata.com- Mengemil itu ternyata menyehatkan lho walaupun terkadang ngemil bisa membuat berat badan Anda bertambah. Mau tahu kenapa mengemil itu sehat untuk tubuh? Yuk, simak selengkapnya.
Cara Jitu Agar Tangan Tetap Lembut & Halus
GriyaWisata.com- Tangan adalah bagian tubuh yang paling sering terekspos sinar matahari, debu, udara dingin dari ruangan ber-AC, air, dan juga bahan kimia dari sabun atau detergen. Hal ini membuat tangan lebih cepat kering dibandingkan dengan bagian tubuh lainnya.








