Hari ini: Kamis, 7 April 2016 00:02
Barometer Otomotif Terkini

Juramadi Esram Katakan Pembangunan Dermaga Menunjang Objek Wisata

Rabu, 2 Maret 2016 19:00
Juramadi Esram (Foto)

TanjungPinang,GriyaWisata.Com - Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Tanjungpinang, Juramadi Esram mengatakan, selesainya pembangunan dermaga tersebut, akan lebih memudahkan bagi wisatawan untuk menuju ke objek wisata situs yang ada dalam satu kawasan itu.

 
Rampungnya pembangunan dermaga jadi menunjang akses jalur laut menuju objek Wisata Hutan Mangrove dan juga wisata sejarah benda cagar budaya dan situs Kerajaan Riau-Johor-Pahang-Lingga di Hulu Sungai Carang, Kota Tanjungpinang.
 
Direncanakan dermaga ini akan menyambung langsung dengan jembatan yang mengelilingi hutan mangrove. Tapi, karena saat ini keberadaan jembatan hutan mangrove yang terbuat dari kayu telah rusak, sehingga sementara ini kita tutup, kata Esram. Di tahun ini akan ada lanjutan dari pembangunan dermaga tersebut. Dan membangun pelantar atau jembatan yang mengelilingi hutan mangrove secara permanen, sehingga keberadaanya akan lebih tahan lama.
 
Diharapkan dengan adanya dermaga ini akan ada penambahan destinasi objek wisata dan ini menjadi daya tarik bagi wisatawan. Kita akan menggandeng perusahan daerah (Perusda) dan juga travel serta perhotelan untuk mengemas paket tour wisata dengan perjalanan keliling Kota Tanjungpinang. Nantinya, keliling di Penyengat selanjutnya menikmati keindahan dan kesejukan hutan mangrove, juga melihat peninggalan sejarah kerajaan.
 
Kepala Dinas Perhubungan dan Informatika (Diskominfo) Kota Tanjungpinang Wan Samsi mengatakan, pembangunan dermaga tersebut sudah selesai dikerjakan sejak akhir tahun 2015 lalu, dengan anggaran sebesar Rp4,2 miliar lebih.
 
Tujuan dari pembangunan dermaga ini untuk menunjang program pemerintah kota dalam menambah objek wisata, dengan harapan akan meningkatkan kunjungan wisatawan. Sedangkan untuk pembangunan pelantar atau jembatan yang nantinya mengelilingi hutan mangrove itu, tadinya akan didanai oleh Pemerintah Provinsi Kepri dianggaran tahun 2016 ini. Namun karena Pemerintah Provinsi Kepri mengalami devisit anggaran sehingga usulan tersebut dicoret.
 
Bila Pemprov Kepri tidak sanggup, nantinya Pemko Tanjungpinang yang akan membangun. Tetapi, tentunya menunggu anggarannya ada dulu. Pembangunan pelantar ini sudah diperisapkan jauh hari, bahkan DED-nya sudah dibuat, tetapi karena terkendala biaya sehingga pembangunannya tertunda. (GS)
Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Need Help

Iklan Niaga

TOUR & TRAVEL GUIDE

Tips Foto Indah dengan Kamera Ponsel
GriyaWisata.com - Liburan menjadi waktu yang tepat untuk mengabadikan kenangan yang menyenangkan. Apalagi kemajuan teknologi membuat kamera handphone menjadi lebih canggih dalam menangkap gambar-gambar yang indah.

Inilah Dia Danau Di Atas Awan Atau Danau Habema
Papua,GriyaWisata.Com - Danau Tertinggi Di Indonesia ini berlokasi dikaki Gunung Trikora, Kabupaten Jayawijaya yaitu Danau Habema sering dikatakan sebagai Danau Di Atas Awan (3.321 MDPL). Papua merupakan salah satu danau tertinggi di Indonesia. Berada pada ketinggian 3.321 mdpl oleh masyarakata Suku Dani, Papua. Danau ini dianggap sebagai tempat keramat yang jadi sumber kesuburan dan kehidupan masyarakat setempat.