Gambar: Wisata di tempat Pelatihan Gajah, Lampung Timur
GriyaWisata.Com - Lampung Timur kaya akan potensi wisata dan daya tarik investasi, salah satunya ialah Taman Nasional Way Kambas (TNWK) yang merupakan ikon Lampung Timur ini akan dijadikan sebagai destinasi wisata unggulan.
Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim ingin kembangkan dan menjadikan TNWK sebagai destinasi wisata unggulan, baik nasional maupun internasional, mengingat selama ini telah terkenal dan banyak pengunjungnya.
Hal itu diungkapkan Chusnunia, di Lampung Timur, Jumat (19/2/2016). Rencananya akan membangun Way Kambas, mereka akan melakukan perbaikan-perbaikan, serta mengurai masalah-masalah yang ada di dalamnya.
Menurut Bupati Lampung Timur ini, TNWK selama ini telah ramai dikunjungi serta dikenal luas oleh masyarakat baik nasional maupun internasional.
Selain TNWK, Dia juga mengatakan, bahwa Lampung Timur memiliki garis pantai yang panjang dan bisa dikembangkan dan menjadikan pinggiran pantai pesisir laut Lampung Timur sebagai objek wisata andalan. Insya Allah akan kami bangun, akan ditata supaya pantai di Lampung Timur menjadi tujuan wisata nasional," katanya.
Namun, sebelumnya, Chusnunia Chalim bersama Wakil Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari resmi memimpin Kabupaten Lampung Timur, setelah dilantik Gubernur Lampung M Ridho Ficardo atasnama Mendagri bersama tujuh pasangan kepala daerah di Lampung, dalam Paripurna DPRD Lampung, di Bandarlampung, Rabu (17/2).
Orang yang akrab disapa Nunik ini, menegaskan Kabupaten Lampung Timur disebutnya sebagai daerah yang kaya, cantik dan menarik, serta masyarakatnya ramah. Namun kenyataannya, kata mantan anggota DPR dari Fraksi PKB itu, hingga saat ini Kabupaten Lampung Timur masih menyimpan persoalan kemiskinan yang dialami sebagian warganya.
"Selama ini, Lampung Timur itu imejnya adalah daerah miskin, buruk rupa, pusatnya kriminalitas atau terkenal sebagai kabupaten begal," ujar Nunik.
Sementara disisi lain, Balai Besar TNWK juga tengah menyusun strategi pemanfaatan gajah jinak terlatih di Pusat Konservasi Gajah, sehingga selain berfungsi sebagai pusat konservasi juga dapat dimanfaatkan sebagai destinasi wisata.
Menurut Koordinator Humas Balai Besar TNWK, Sukatmoko, beberapa waktu lalu, pihaknya sedang menunggu perangkat aturan dari pemerintah mengenai pemanfaatan Pusat Konservasi Gajah (PKG) sebagai sebuah destinasi wisata itu.
Menurutnya, dari segi pemanfaatan PKG yang sebelumnya dikenal sebagai Pusat Latihan Gajah (PLG) di TNWK itu bisa dimanfaatkan sebagai destinasi wisata meskipun PKG merupakan zona konservasi gajah.
Sukatmoko menjelaskan, berkaitan upaya untuk mengembangkan destinasi wisata di TNWK itu, pihaknya telah menggelar rapat dengan instansi terkait setempat, seperti Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Pengelolaan, Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD), dan Dinas Perkebunan dan Kehutanan Lampung Timur, guna menyusun strategi pengelolaan jangka panjang wisata di TNWK.
TNWK yang berada di Kabupaten Lampung Timur ini, memiliki potensi wisata yang besar, sehingga perlu dikembangkan lebih lanjut secara optimal agar menjadi destinasi wisata yang dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. rt.