(GriyaWisata.com) Tempat kemah di Gunung Everest
Gunung Everest kini menghadapi masalah kotoran manusia yang telah mengotori tempat kemah dan lereng pendakian Gunung Everest. Hal itu berakibat pada penyebaran penyakit dan menyebabkan pendaki harus berpikir kembali ketika ingin mendaki. Kotoran manusia di puncak tertinggi di dunia dan simbol kepercayaan yang penting bagi orang-orang Nepal dapat menjadi kesalahan yang menyedihkan karena komersialisasi menghancurkan lingkungan pegunungan.
Seperti dikutip dari The Telegraph, setiap tahun ratusan orang tiba di Everest dan bertekad untuk mencapai puncak tertinggi di dunia. Banyak pendaki bersikeras telah mempelajari panjat tebing dan mendaki gunung bertahun-tahun demi mengembangkan keterampilan mereka. Namun, telah ada perkembangan dalam jumlah pendaki yang berhak mendapatkan kesempatan ke puncak.
Selain hal itu, bertambahnya jumlah orang yang ingin mendaki kini telah menyebabkan masalah. Memang benar tidak adanya fasilitas toilet di titik kemah Everest. Sistem toilet yang ada juga telah mengurangi masalah yang ada.
Seperti contoh sistem toilet berbentuk perahu yang telah dikembangkan untuk mencegah kotoran langsung ke laut. Namun, sistem ini hanya akan menambah masalah di tempat kemah. Ketika berada di ketinggian, kebutuhan untuk melakukan salah satu fungsi tubuh secara normal tetap ada
(travel.kompas.com)
- Kamis, 19 Maret 2015 14:33
- Kamis, 19 Maret 2015 13:30
- Kamis, 19 Maret 2015 12:30
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Iklan Niaga
TOUR & TRAVEL GUIDE
Pemkot Padang Benahi Obyek Wisata Batu Malin Kundang
(GriyaWisata.com) Batu Malin Kundang di Pantai Air Manis, Padang, Sumatera Barat.
Menyusuri Hutan Amazon di Singapura
(GriyaWisata.com) Pengunjung bisa berinteraksi langsung dengan satwa yang dilindungi di Singapore Zoo, Singapura. Tempat hidup satwa-satwa itu dibuat pada sepenggal hutan seperti habitat aslinya








