Belajar Tari Kecak
Hal menarik lainnya dalam musik kecak adalah adanya variasi irama lain dalam tema lagu yang hitungannya dua kali lebih lambat daripada hitungan si orang- metronom. Misalnya orang metronom menyanyikan irama yang dihitung empat, maka si penyayi ini menyanyikan irama yang dihitung delapan. Dan penyanyi ini menyanyikan bunyi kira- kira seperti “Ji yanger ya o yanger ya..”. Penyanyi- yanger ini (begitu saya menyebutnya) hanya satu orang saja sama seperti penyanyi- metronom namun, iramanya tidak se-forte (baca: keras) penyanyi-metronom.
Satu hal lagi yang tidak kalah penting dalam menceritakan uniknya musik kecak dalah tema itu sendiri. Tema inilah yang mendasari penamaan dari tarian kecak. Bagaimana tema ini bisa sangat hidup adalah karena ritmis dari tema ini ternyata berbeda- beda. Orang- orang awam yang melihat tarian ini mungkin saja hanya mengenterpretesikan ramainya bunyi “cak’cak’cak’cak’cak…dst” atau kadang terdengar seperti “cakacakacakacak….dst” namun setelah saya perhatikan ternyata ada pembagian ritmis dalam penari- penari itu. Ritmis yang terdengar oleh saya ada tiga macam; pertama orang- orang yang menyanyikan “cak’…cak’cak” jadi orang- orang ini dalam empat ketuk hanya membunyikan nada pertama, ketiga dan keempat sedangkan ia beristirahat pada nada kedua. Kedua mereka yang membunyikan “cak’cak…cak’” jadi ia hanya beristirahat pada nada ketiga. Sedangkan yang ketiga adalah mereka yang membunyikan “cak’cak’cak..” jadi ia berhenti pada nada keempat. Nada ini dalam tempo pelan sekiranya akan terdengar seperti rentetan irama yang singkup namun karena tempo dari tema ini sangat lah cepat kira- kira sekitar 120, maka irama tersebut lebih terdengar seperti “acakacakacakacak……dst”
Penari- penari kecak ini menyanyikan bunyi- bunyi mereka dalam serangkaian dinamika lagu, terkadang mereka forte, pianissimo, dan mezo forte. Yang demikian menambah hidup suasana dari musik kecak. Jadi sepanjang lagu tidak terus- menerus forte atau terus- menerus piano. Dinamika dalam musik selain merupakan salah satu alat untuk menjelaskan interpretasi musik tersebut juga untuk menjaga mood dari musik tersebut. Melihat dan mendengar tarian kecak membuat saya membayangkan bagaimana orang- orang jaman dulu yang membuat tarian ini sudah mengerti berbagai macam teknik musik yang dapat tercakup dalam sebuah lagu atau musik.
Mendengar musik kecak ini mengingatkan saya akan musik acapella. Tarian ini merupakan tarian yang tidak diiringi oleh alat musik tetapi, dengan irama- irama yang dinyanyikan oleh para penari sudah sangat membuat tarian ini hidup layaknya diiringi oleh musik. Dan saya yakin sekali masih banyak irama- irama dalam tarian kecak yang luput dari pendengaran saya. Keseluruhan irama yang membangun musik kecak ini menjadikan musik kecak ini sangat kompleks. Dengan begitu bisa dibilang bahwa musik tradisional Indonesia sangat menakjubkan karena bisa menghadirkan musik yang serumit ini. Pada akhirnya, kompleksitas dinamika musik dalam tarian kecak menjadikan tarian tersebut menarik tanpa orang awam mengetahui penjelasannya dan lantas berkata “keren!!” Masyarakat Indonesia sepatutnya bangga, inilah yang kita miliki. Selain kecak tentunya masih banyak lagi tarian dan musik yang menjelaskan identitas Indonesia sebagai negara yang memiliki kebudayaan dengan nilai seni yang tinggi. Indonesia merupakan negara yang musical.[i]
- Jumat, 11 November 2016 13:30
- Jumat, 11 November 2016 13:00
- Kamis, 10 November 2016 12:30
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Need Help

Iklan Niaga
GriyaMart - Tourism Digital Marketplaces
Rp.450,000.00
TOUR & TRAVEL GUIDE
Dengan Traveling Bisa Dapat Menumbuhkan Semangat Nasionalisme
Jakarta,GriyaWisata.Com - Dengan menjelajahi alam akan tumbuh dengan sendirinya semangat nasionalisme dan ketika kita mulai lebih dekat dengan masyarakat, lebih dekat dengan alamnya muncul rasa cinta yang lebih untuk itu," kata Anggi saat ditemui di acara final konfigurasi Aksa 7 sekaligus memperingati Sumpah Pemuda di Bundaran HI, Jakarta.
Aplikasi Google Trips Membantu Traveler Saat Traveling
Jakarta,GriyaWisata.Com - Google mempunyai salah satu aplikasi yang ditujukan untuk para pelancong yang bernama Google Trips. Google Trips yang tersedia untuk perangkat Android dan iOS memiliki data lengkap lebih dari 200 destinasi di dunia. Data tersebut mencakup destinasi, akomodasi, makanan dan minuman, cuaca, serta transportasi.





