Griyawisata.Com, Masyarakat asal India berwisata ke Bali melonjak dari 2.565 orang selama April 2010 menjadi 4.061 orang bulan berikutnya. Ramainya turis India ke Bali sesuai keinginan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik yang ingin membidik lebih banyak masyarakat India itu berlibur ke sini, tutur Pengamat Pariwisata Bali, Made Sudana, SE di Denpasar Selasa (20/7/2010).
Melontarkan keinginannya untuk bisa membidik lebih banyak orang-orang kaya India berlibur ke Bali karena memiliki ikatan sejarah. Promosi pariwisata yang pernah dilakukan ke negeri itu, tampaknya sudah memberikan hasil walau pun masih perlu ditingkatkan, karena sesuai laporan Dinas Pariwisata Bali turis India ke Bali mencapai 14.116 orang (Januari-Mei 2010).
Usaha akomodasi perhotelan di Bali menyambut baik, usaha masyarakat maupun tokoh-tokoh spiritual yang ada di daerah ini, ikut mengembangkan pariwisata sehingga mampu memberikan kedamaian kepada semua pihak.
Adanya pusat-pusat kebudayaan India dengan praktik Yoga dengan mendatangkan pelatih dari negeri seberang itu, otomatis akan mampu memberikan informasi tentang budaya Bali setelah mereka kembali ke India. Sedangkan Universitas Spiritual Raja Yoga, Brahma Kumaris yang markas besarnya berada di Maduban, India Utara, berkembang di Indonesia yakni di Jakarta, Surabaya, dan Bali,
Perjalanan spiritual para Yogi tersebut tentu tidak sendirian, dan banyak diikuti para siswanya maka tidak mengherankan jika masyarakat India semakin ramai datang untuk menikmati vebrasi positif yang berada di Bali.[kjn*gw]
| < Prev | Next > |
|---|

