Griyawisata.com, Jangan lewatkan jajanan khas tanah Priangan ini jika kebetulan lewat, melintas, atau mampir di Kabupaten Garut. Meski warnanya kurang menarik tapi es berbahan dasar saripati pohon aren (biasa disebut aci) ini punya cita rasa yang unik. Bukan hanya rasa manis, tapi juga rasa gurih dari adonan saripati aren sangat terasa. Bukan hanya untuk menggelontor rasa dahaga, tetapi cita rasa manis gurih itu bikin lidah ingin terus mengecapnya. Minum satu gelas bisa jadi kurang.
Es ini diolah dengan campuran buah alpukat, potongan roti tawar, pacar cina, kelapa muda, dan kolang-kaling. Tak lupa ditambah sedikit susu kental manis. Jadi, muncul rasa yang bermacam-macam.
Ini berbeda ketika mengunyah adonan tepung kue atau kanji sebagai pengganti aci aren. Menurut Fajar, rasa gurih itu tidak sekuat dan sekental aci aren. "Jika ingin merasakan yang asli, aci aren belum tergantikan. Hanya saja, sekarang mungkin agak sulit cari aci aren. Di pasar kampung pun mulai jarang, kalau ada dan mau banyak, pesan dulu," ungkapnya.
"Pedagang es goyobod itu, sampai tiga turunan masih mempertahankan keaslian bahan utama aci aren. Cukup merogoh kocek Rp 3.000, segelas es goyobod bisa dinikmati. "Di Garut ini sudah ada belasan orang yang jualan es goyobod, seperti yang tampak mangkal di seberang RSUD Slamet. Tapi, jangan salah, cuma yang di alun-alun paling mantap, dan masih asli banget rasanya," imbuh Fajar, selaku warga Cipanas, Garut.[wlmn]
| < Prev | Next > |
|---|

