Melatih Adrenalin di Bukit Kelam

E-mail Print

Griyawisata.com, Kawasan Wisata Bukit Kelam yang berada di wilayah Kecamatan Kelam Permai. Daya tarik objek wisata alam perbukitan khususnya kawasan wisata alam Bukit Kelam dapat dilihat dari kondisi perbukitan itu sendiri yang memiliki keindahan yang khas. Hutan wisata Bukit Kelam berada diantara dua sungai besar yaitu Sungai Melawi dan Sungai Kapuas dan termasuk didalam SdubDAS Melawi dimana keberadaan hutan wisata tersebut merupakan kawasan sumber air yang mengalir sebagai sungai yang dimanfaatkan penduduk setempat untuk keperluan air minum, MCK dan irigasi.

Oleh masyarakat sekitar, keberadaan Bukit Kelam dikaitkan dengan legenda Bujang Beji dan Tumenggung Marubai. Bujang Beji dan Tumenggung Marubai merupakan kepala kelompok para penangkap ikan di Negeri Sintang (ibu kota Kabupaten Sintang sekarang). Bujang Beji beserta kelompoknya menguasai Sungai Kapuas, sedangkan Tumenggung Marubai beserta kelompoknya menguasai Sungai Melawi.

Karena perbedaan hasil tangkapan ikan, muncul niat jahat Bujang Beji untuk menutup aliran Sungai Melawi dengan batu besar. Lalu, ia pergi ke Kapuas Hulu untuk mengangkat batu besar yang terdapat di puncak Bukit Nanga Silat dan membawanya ke Sungai Melawi. Namun, di persimpangan Sungai Kapuas dan Sungai Melawi, dewi-dewi dari khayangan menertawakannya beramai-ramai. Tatkala mendongakkan kepala mencari asal suara, tanpa disadarinya, ia menginjak duri beracun. Seketika itu juga, batu yang dipikulnya terlepas dan kemudian terbenam di suatu tempat bernama Jetak.

Menurut legendanya, batu besar yang terbenam di Jetak itu kemudian tumbuh perlahan-lahan menjadi sebuah bukit. Dewasa ini, bukit tersebut dikenal dengan Bukit Kelam, sebuah obyek wisata unik dan eksotik yang sangat dikagumi oleh wisatawan domestik dan mancanegara. Dinamakan Bukit Kelam karena batu-batu yang terdapat di bukit tersebut berwarna hitam.

Berdasarkan pengamatan diketahui kualitas baik perairan sungai di hutan wisata didominasi oleh perbukitan dan hutan wisata ini sangat berpotensi untuk dikembangkan sebagai objek wisata alarn dan untuk lokasi terbang layang dan panjat tebing karena terletak pada ketinggian 50 - 900 meter dari permukaan laut dengan kemiringan antara 15° - 40° serta kemiringan diatas 45°. Pohon yang tumbuh dikaki bukit umumnya berbatang tinggi, sedangkan dipuncaknya ditumbuhi semak semak. Pada dinding bukit jarang ditumbuhi tumbuhan karena terdiri dari batu terjal sehingga pepohonan yang yang tumbuh dan tertata rapi didalam jambangan.

Di Bukit ini juga terdapat tumbuh-tumbuhan langka seperti Kantong Semar Raksasa yang oleh masyarakat setempat dipergunakan sebagai wadah untL*k menanak nasi, selain itu juga terdapat Anggrek Hitam. Saat ini kawasan Bu-kit Kelam sudah direnopasi dan kawasan ini dijadikan sebagai Pusat Perkemahan bagi pramuka. Untuk mencapai puncak Bukit Kelam saat ini sudah dibangun sebuah tangga dengan ketinggian ± 90 m yang terletak disebelah barat. Kawasan Bukit Kelam saat ini terus dikembangkan karena punya rentetan perbukitan lainnya seperti Bukit Luit dan Bukit Rentab. Selain itu juga kawasan ini sangat baik jika dibangun tempat peristirahatan yang nantinya dapat
dikembangkan menjadi desa wisata yang menarik dan unik.

Melihat keunikan, keeksotisan, dan kekayaan hayati kawasan seluas 520 hektar lebih tersebut, pemerintah pusat melalui Surat Keputusan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor 594/Kpts-II/92 pada tanggal 6 Juni 1992, menetapkannya sebagai Taman Wisata Alam Bukit Kelam.[wlmn/ysa]



Sharing halaman ini ke Website favorit Anda
| More...
KOMENTAR (0)

Tulis Komentar

 
visit_makassar2011_gw
jelajah_misstour_makassar



Makassar Highlight

Prev Next Page:

Ratusan Wisatawan Kunjungi Makassar

Ratusan Wisatawan Kunjungi Makassar

Griyawisata.com, Sebanyak 268 wisatawan dari sejumlah negara Selasa, (25/1/2011) berkunjung ke Sulawesi Selatan. Wisatawan tersebut berasal dari sejumlah negara dam Benua Eropa, Amerika, Afrika dan Asia. Para wisatawan tersebut merupakan penumpang kapal pesiar Seaborn Spirit yang sandar di Dermaga Soekarno,...

lihat semua di kategori : Makassar

Read more

Desa Lakkang Potensi menjadi Desa Wisata

Desa Lakkang Potensi menjadi Desa Wisata

Griyawisata.com, Kepala Badan Pengembangan dan Promosi Pariwisata Makassar (BP3M), Nico B. Pasaka di Makassar, Rabu, mengungkapkan Staf Ahli Menteri Kebudayaan dan Pariwisata akan meninjau lokasi desa wisata yang telah diusulkan Pemkot Makassar untuk memastikan syarat-syarat kawasan desa wisata sudah ada...

lihat semua di kategori : Makassar

Read more

Kemeriahan Tahun Baru 2011 di Kota Makassar

Kemeriahan Tahun Baru 2011 di Kota Makassar

Griyawisata.com, Penghujung Tahun 2010 warga Kota Makassar membanjiri Pantai Akkarena, sejak siang hari (31/12) sudah berdatangan untuk menyaksikan acara tutup tahun.Pihak Akkarena menggelar pesta kembang api dilanjut dengan DJ yang mengumandangkan musik yang membuat suasana pantai cukup meriah.

lihat semua di kategori : Makassar

Read more

Trans Studio Makassar hadirkan Sirkus asal Rusia sambut Natal dan Tahun Baru

Trans Studio Makassar hadirkan Sirkus asal Rusia sambut Natal dan Tahun Baru

Griyawisata.com, Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru mendatang , Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Sulawesi Selatan menjual paket Pagelaran Sirkus asal Rusia sebagai program dari Trans studio Makassar.Dalam mempromosikan visit Makassar Year 2011, banyak kalangan industri pariwisata memanfaatkan membuat paket wisata...

lihat semua di kategori : Makassar

Read more

Kunjungan Media Malaysia untuk Visit Makassar Year2011

Kunjungan Media Malaysia untuk Visit Makassar Year2011

Griyawisata.com, Rencana kunjungan wartawan media dari Malaysia ke Makassar pertengahan Desember ini dalam rangka memperkenalkan rangkaian kegiatan yang mendukung Visit Makassar Year 2011. Seperti diungkapkan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin saat memberikan keterangan pers tentang Indonesia Tourism Award (ITA) 2010...

lihat semua di kategori : Makassar

Read more

Events Schedule

No current events.

Mountain & Rafting

Perahu Karet Terombang-ambing Hamparan Sungai Manna Sungguh Mendebarkan Griyawisata.com, Sungai Manna atau lebih dikenal dengan nama Ae’ Manna. Jika hendak berkunjung ke Ae’ Manna yang ber...
 
Ombak Pantai Plengkung Menakjubkan Griyawisata.com, Pantai yang sering dikunjungi para wisatawan lokal maupun mancanegara adalah Plengkung. selain memiliki...
 
Arung Jeram di Sungai Alas, Tempat Petualang Menantang Jiwa Griyawisata.com, Daerah yang sangat populer di kalangan muda dan banyak dikenal dengan sebutan wisata petualangan yang m...
 

Nasional

Pantai Selong Belanak, Lombok

Griyawisata.com, Pantai Selong Belanak adalah salah satu pantai wisata yang berada di Pulau Lombok. Pantai...

Kerusakan Karang di Indonesia Timur Memprihatinkan

Griyawisata.com, Tingkat kerusakan hutan dan karang di wilayah regional Sulawesi, Maluku dan Papua (Sumapapua) semakin...

Anjungan Gorontalo Dibangun Pemprov

Griyawisata.com, Kemarin, Rabu (23/3/2011) dikabarkan membantu mempromosikan pariwisata lokal, pemerintah provinsi (pemprov) Gorontalo mendirikan anjungan...

Internasional

Dua Gempa Besar Guncang Myanmar

Griyawisata.com, Dua gempa kuat berkekuatan 7,0 melanda timur laut Myanmar, dekat dengan perbatasan Thailand dan...

Kota-kota Bersejarah di Vietnam

Griyawisata.com, Kota-kota bersejarah di Vietnam adalah zona UNESCO dan Halong Bay di Teluk Tonkin. Selama empat...

Karnaval Tradisional di Adakan di Venesia, Italia

Griyawisata.com, Tahun ini, tepat pada tanggal 26 Februari - 8 Maret 2011, karnaval tradisional diadakan...

Culinary Corner

Nasi Grombyang, Menu Makanan Khas Pemalang

Griyawisata.com, Nasi Grombyang adalah menu makanan khas Pemalang. Dihidangkan masih panas, rasanya lumayan enak dimakan...

Nikmatnya Jajanan Kota

Griyawisata.com, Berikut Informasi Jajan Lengkap yang perlu anda coba: · Ayam Bakar Fatmawati Jl. Raya...

Menu Ala Strawberry di Strawberry Cafe

Griyawisata.com, Strawberry Cafe yang ada di daerah Tanjung Duren Barat III, Jakarta Barat menghidangkan menu...