Lubang api itu berukuran sekitar dua kali lapangan bola dengan kedalaman lebih dari 30 meter. Jadi, jelas mempunyai suhu yang sangat panas bukan? Maka tak salah kalau orang Uzbekistan (negara asia tengah) menyebutnya sebagai “Pintu Neraka Di Bumi”.
Awal terbentuknya lubang ini ketika ahli geologi menggali dengan alat berat untuk pengeboran gas alam. Dan ketika digali, ternyata para ilmuan tersebut menemukan jurang besar di bawah tanah. Dan karena jurang yang begiu besar tersebut, akhirnya membuat semua peralatan untuk menggali jatuh ke dalamnya. Dari dalam jurang tersebut juga menyemburkan gas bumi yang beracun sehingga banyak orang yang tewas karenanya.
Namun, para ahli segera menyingkir dan semua peralatan yang terperosok itu ditinggal pergi. Para ahli geologi ini berinisiatif untuk menghindari gas beracun tersebut agar tidak menyebar dengan membakarnya. Dan sejak saat itu lubang yang berada di dekat kota kecil bernama Davaz tersebut menyemburkan api seperti gunung berapi dan masih tetap menyala hingga kini walau sudah 35 tahun berlalu. Masyarakat sekitar tak ada yang berani mendekat karena pengaruh medan panas hingga beberapa ratus meter.[bm/sr]
| Next > |
|---|








