“Warung sederhana ini sudah berdiri sejak sembilan tahun lalu, dan satu-satunya penjual rujak mata sapi di bangkalan ini rasanya yang kenyal dan nikmat membuat pelanggan saya dari luar kota menyempatkan diri mampir ke sini,” ungkap Marinten, sang penjual rujak mata sapi, Minggu (13/3/11).
Marinten menjelaskan, tekadnya untuk menjual rujak mata sapi, bermula dari banyaknya organ kepala sapi yang tidak laku di pasaran, sehingga dirinya sangat mudah mendapatkan mata sapi dengan harga murah dari penjual daging di pasar. “Apalagi harga rujak ini relatif murah hanya Rp. 10.000,- sudah termasuk segelas air kemasan,” ujarnya.
Salah seorang penikmat rujak mata sapi, Hasan husen mengatakan, bahwa dirinya suka makan rujak terutama siang hari terutama rujak mata sapi karena rasanya beda dengan rujak biasanya yang sering di jumpai. “Kalau rujak cingur kan biasa, kalau ini rasanya kenyal dan ada gurih di dalamnya sehingga nikmatnya melebihi rujak yang lain,” ungkapnya. [mif]
| < Prev | Next > |
|---|








