Parade budaya, menurut Hari. Ini adalah merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemkab Cilacap terhadap berbagai kesenian yang berkembang di kabupaten ini dan dalam acara ini natinya memiliki beragam kesenian tradional yang berkembang menyesuaikan kultur budaya di masing-masing wilayah.
Namun untuk yang lebih dipengaruhi kultur budaya Jawa-Banyumasan adalah kesenian tradisional di wilayah timur Kabupaten Cilacap, sedangkan wilayah barat dipengaruhi kultur budaya Sunda karena berbatasan dengan Jawa Barat. Maka dengan itu, diharapkan Hari, parade budaya dapat memberi hiburan dan mengenalkan berbagai kesenian tradisional yang berkembang di Cilacap kepada masyarakat.
Pada hari Jumat (18/3), acara inti kegiatan Peringatan HUT Ke-155 Kabupaten Cilacap diawali dengan "Semaan Al Quran" di Masjid Agung Darussalam. Kemudian, dilanjutkan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Surengrono dan Pemakaman Karangsuci. Setelah parade budaya yang digelar hari Minggu (20/3), malam harinya ada doa bersama dan tasyakuran dalam rangka Peringatan HUT Ke-155 Kabupaten Cilacap. Puncak peringatan, Hari menambahkan akan dilaksanakan pada hari Senin (21/3) berupa prosesi dan resepsi HUT Ke-155 Kabupaten Cilacap yang dilaksanakan di Alun-alun Cilacap.
Dan di hari itu juga akan ditetapkan pelaksanaan resepsi yang juga akan digelar pesta rakyat. Maka itu, seluruh jajanan yang dijual oleh pedagang warga Cilacap di sekitar Alun-alun akan digratiskan semua untuk masyarakat.[wlmn]
| < Prev | Next > |
|---|








