GriyaWisata.Com-Jika Anda berencana untuk datang ke Thailand? Sebaiknya lihatlah dulu lebih jauh, yang bukan hanya sekedar senyuman selamat datang. Namun ingatlah tips dari orang lokal ini. Negara kami terkenal dengan julukan Land of Smiles, memang sekilas penduduk Thailand tampak santai dan ramah.Saya belajar agar tidak terperdaya oleh semua orang yang datang ke saya sambil tersenyum lebar, karena saya sudah mengalami dua dekade mengalami langsung kehidupan di Bangkok.
Ada beberapa nasihat yang sudah biasa Anda dengar, selain harus waspada terhadap cara-cara penduduk lokal. Pastikan jajanan yang Anda beli dimasak dengan benar dan hindari gang-gang gelap pada malam hari.
Berikut adalah beberapa celah di Bangkok yang harus Anda waspadai.
1. Polisi rokok
Polisi Metropolitan Bangkok, yang bisa Anda kenali dari tanda hijau di bagian lengan, dilaporkan telah berubah jadi kurang ramah dalam beberapa bulan terakhir. Biasanya polisi Bangkok akan sangat membantu jika Anda bertanya arah jalan atau saat habis kecopetan.
Saya pernah menyaksikan pasangan asal Rusia yang didenda karena menjatuhkan rokok ke saluran pembuangan air. Secara hukum, pasangan Rusia itu memang salah. Tapi, meski jalanan Bangkok penuh dengan sampah, Anda akan jarang melihat penduduk lokal didenda.
2. Pengemis yang dikendalikan jaringan mafia
Walaupun para pengemis ini tampak menyedihkan, berusahalah untuk tidak memberi uang, karena ini akan membuat siklus jahat terus berlanjut. Kebanyakan pengemis di Bangkok dikendalikan jaringan mafia, atau oleh para orangtua yang mempergunakan anak-anak mereka sebagai alat untuk menarik simpati dan uang.
3. Pengendara tuk-tuk yang mengambil keuntungan
Tuk-tuk beroda tiga merupakan alat transportasi khas Bangkok. Anda harus menghindari pengendara yang menawarkan harga sangat murah. "Empat puluh baht, seharian, saya antar Anda ke mana saja. Jika Anda mengatakan ia, si supir akan mendapat komisi karena telah membawa Anda, Anda akan dibawa ke beberapa kuil, lalu ke sebuah restoran tempat Anda bisa makan siang.
Agar Anda menikmati naik tuk-tuk tanpa harus khawatir akan tipuan semacam ini, dekati atau berhentikan tuk-tuk daripada Anda menerima tawaran dari pengemudi yang mendekati Anda. Setelah Anda memberi tahu tujuan Anda, tetapkan harga yang Anda sepakati sebelum menaiki tuk-tuk.
4. Harga dua lapis
Sebenarnya tidak banyak yang bisa Anda lakukan kecuali menawar sampai harga terendah, karena kios-kios di pasar yang menjual pakaian dan aksesoris selalu menetapkan harga lebih tinggi bagi turis. Anda bisa pergi setiap saat — kebanyakan penjual akan menyerah jika harga yang Anda tawar cukup masuk akal, jangan lupa juga bandingkan harga dari beberapa toko sebelum memutuskan membeli.[tn]
| < Prev | Next > |
|---|

