GriyaWisata.Com-Pemerintah Kota melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Padang, Sumatera Barat akan menggelar Festival Siti Nurbaya (FSN) pada 3-9 Juli 2011. Festival tersebut rencananya akan dilangsungkan pada 3 Juli mendatang dan secara resmi dibuka oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Djero Wacik. Sebelum pembukaan, pada 1 dan 2 Juli diadakan lomba pemilihan tokoh Siti Nurbaya, yang pesertanya hanya dari kaum perempuan.
Festival Siti Nurbaya ini, akan berlangsung selama sembilan hari dari 1-9 Juli. Secara umum event wisata budaya tersebut memiliki tiga kegiatan pokok yakni; penampilan seni tradisi, lomba pakaian tradisi daerah dan pertunjukan kuliner khas Sumatera Barat tingkat kelurahan di kota Padang.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Padang, Edi Hasymi berharap nantinya festifal ini akan berlangsung setiap tahunan di Padang dan menjadi ikon wisata Sumatera Barat, khususnya kota Padang. Ditaksir biaya anggaran festifal ini mencapai Rp. 300 Juta.
Agenda yang akan memeriahkan acara ini dengan selalu menonjolkan tradisi minangkabau; seperti Pawai bendi, Maarak Jamba, Festival Randai, Lomba Baju Kuruang Basiba, Festival Juice Pinang, Lomba Manggiliang Lado, Festival lagu Minang, Lomba Maelo Pukek, Lomba sandal tampuruang, Lomba kukua karambia, dan Festival Malamang.
Nantinya juga ada kegiatan perlombaan yang memeriahkan acara, yakni lomba baju kurung basiba, membuat jus pinang muda, menggiling cabe, mengkukur kelapa, membuat lemang, pacu sendal tempurung, nyanyi Minang, serta lomba maelo pukek (menarik pukat).
Festifal yang sangat meriah ini akan melibatkan partisipasi warga Padang di 104 kelurahan untuk memeriahkannya. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kunjungan wisata dan bagian dari kegiatan perayaan Hari Jadi Kota Padang yang jatuh pada 7 Agustus mendatang akan melibatkan unsur swasta. Jadi, Festival Siti Nurbaya itu akan dijadikan agenda rutin sekaligus memeriahkan HUT Kota Padang. Ini juga akan memberikan image kepada Kota Padang yang selama ini belum punya brand festival yang khas, seperti Festival Tabuik di Pariaman, dan lainnya.[ern]
| Next > |
|---|


