Cacing Tanah Terbukti Dapat Mengobati Tifus

E-mail Print

GriyaWisata.Com-Penyakit tifus (typhus, typhoid fever) merupakan penyakit yang kadangkala menjadi langganan segelintir orang. Gejala tifus antara lain: suhu badan meningkat, demam, nafsu makan menurun, mual, muntah, kepala pening, adalah beberapa ciri dari sakit ini. Tifus (Typhus) adalah penyakit yang diakibatkan oleh bakteri Salmonella typhi yang menyerang pencernaan manusia khususnya Usus.

Ada obat tradisional yang sampai sekarang diandalkan sebagian masyarakat, yaitu Cacing Tanah (Cacing Kalung, Pheretima aspergillum). Dulu ketika khasiat Cacing Tanah ini belum terbukti secara medis, masyarakat pedesaan sudah sering mempergunakannya untuk mengobati sakit tifus, maag, dan perut kembung dengan cara meminum air rebusannya, yang dapat dicampur dengan madu atau kunyit supaya terasa “enak”. Kini cacing sudah dikemas dalam berbagai bentuk, termasuk dalam bentuk kapsul praktis yang terjangkau harganya yang dapat diperoleh di toko obat atau apotek terdekat.

Cacing tanah di dunia telah teridentifikasi sebanyak 1.800 spesies. Dari jumlah tersebut, ada dua spesies, yaitu Lumbricus rubellus (dikenal dengan cacing eropa atau introduksi) dan Pheretima aspergillum (dikenal dengan nama cacing kalung atau di long), yang banyak digunakan dalam pengobatan tradisional. L. rubellus telah banyak dibudidayakan di Indonesia, sedangkan Ph. aspergillum belum banyak dibudidayakan.

Tak semua jenis cacing tanah dapat dibuat jamu tipes, hanya cacing yang berwarna gelap, tidak terlalu panjang dan di lehernya terdapat lingkaran berwarna putih atau hitam. Proses pembuatannya sederhana saja. Tubuh-tubuh cacing ini lebih dulu dibersihkan dari tanah, kemudian dikuliti. Kulit cacing inilah yang dimanfaatkan untuk jamu.

Kulit cacing tanah yang telah bersih ini, lalu direbus dengan air mendidih selama 24 jam. Fungsinya untuk membunuh kuman dan menghilangkan bau amis. Kulit cacing tanah kemudian dijemur hingga kering benar. Agar jamu tipes ini lebih berkhasiat dan sedikit harum ditambahkan ramuan terbuat dari tanaman lempuyang dan krokot.

Ramuan tambahan ini juga melalui proses perebusan secukupnya hingga masak, lalu dikeringkan. Kulit cacing yang telah kering dan ramuan tambahannya, kemudian dihaluskan hingga berbentuk bubuk halus. Dengan takaran tertentu, jamu yang telah berbentuk bubuk ini lalu dikemas dengan plastik. Agar tidak terasa pahit untuk menyeduhnya ditambahkan madu.

Do Tat Loi, MD, PhD, direktur Hanoi National Institute of Pharmaceutical di Vietnam, termasuh salah seorang penulis yang getol menyebarluaskan khasiat cacing tanah. Ba Hoang, MD, PhD, juga di Vietnam, yang berpraktek pengobatan konvensional dan pengobatan tradisional China, telah membuktikan efektivitas cacing tanah untuk mengobati pasien-pasiennya yang mengidap stroke, hipertensi, penyumbatan pembuluh darah (arterosklerosis), kejang ayan (epilepsi), dan berbagai penyakit infeksi. Resep-resepnya telah banyak dijadikan obat paten untuk pengobatan alergi, radang usus, dan stroke.

Kegunaan cacing tanah sebagai penghancur gumpalan darah (fibrimolysis) telah dilaporkan oleh Fredericq dan Krunkenberg pada tahun 1920-an. Sayangnya, laporan tersebut tidak mendapat tanggapan memadai dari para ahli saat itu. Sesudah masa tersebut, Mihara Hisahi, peneliti dari Jepang, berhasil mengisolasi enzim pelarut fibrin dalam cacing yang bekerja sebagai enzim proteolitik. Karena berasal dari Lumbricus (cacing tanah), maka enzim tersebut kemudian dinamakan lumbrokinase.

Canada RNA Biochemical, Inc. kemudian mengembangkan penelitian tersebut dan berhasil menstandarkan enzim lumbrokinase menjadi obat stroke. Obat berasal dari cacing tanah ini populer dengan nama dagang ” Boluoke”. Lazim diresepkan untuk mencegah dan mengobati penyumbatan pembuluh darah jantung (ischemic) yang berisiko mengundang penyakit jantung koroner (PJK), tekanan darah tinggi (hipertensi), dan stroke.

Penelitian terhadap khasiat cacing tanah sudah pernah dilakukan juga secara besar-besaran di China sejak tahun 1990, melibatkan tiga lembaga besar. Yakni Xuanwu Hospital of Capital Medical College, Xiangzi Provicial People’s Hospital, dan Xiangxi Medical College. Uji coba klinis serbuk enzim cacing tanah ini dikalukan terhadap 453 pasien pengderita gangguan pembuluh darah (ischemic cerebrovascular disease) dengan 73% kesembuhan total.[kll]



Sharing halaman ini ke Website favorit Anda
| More...
KOMENTAR (0)

Tulis Komentar

 



Events Schedule

Mountain & Rafting

Pendakian Gunung Slamet GriyaWisata.Com-Gunung Slamet lewat jalur Bambangan Purbalingga Jawa Tengah adalah jalur yang sering di gunakan oleh par...
 
Ayung Rafting Bali, Seru dan Menyenangkan Griyawisata.com, Ayung Rafting Bali merupakan tujuan wisata yang siap untuk menguji nyali Anda. Mencoba wisata rafting a...
 
Jogging Sambil Narsis Di Pemandangan Alam Kehijauan Griyawisata.com, Inilah para wanita, narsis bisa dimanfaatkan dimana saja. Selain di mall-mall, di kampus-kampus dan di ...
 

Nasional

Keeksotisan Pantai Nama

GriyaWisata.Com-Jika bosan pergi ke mall, datanglah sesekali ke tempat yang jauh dari kebisingan. Untuk itu,...

Sekilas Mengenal Danau Setu Babakan Di Ibukota

GriyaWisata.Com-Anda merasa bosan dengan penatnya kegiatan di Ibukota? Anda ingin bersantai tetapi biaya sepertinya tidak...

Melintasi Tebing Eksotis Di Sepanjang Kuta

GriyaWisata.Com-Apakah Anda pernah mampir ke Pantai Kutuh, Bali? Pasti Anda akan menemukan sejuta keindahan, bukan...

Internasional

Irlandia Merupakan Perjalanan Terbaik Yang Searah Jarum Jam

GriyaWisata.Com-Jalan raya yang tak berujung di Amerika Utara atau Australia memang mengundang, tapi pada tahun...

Terracotta Warriors And Horses

GriyaWisata.Com-Terracotta Warriors And Horses ini merupakan Salah satu peninggalan megah jaman kekaisaran di China. Terracotta...

Hotel The Leading of The World: Total Liburan Kemewahan

GriyaWisata.Com-Untuk liburan dalam kemewahan total dan kebebasan untuk tempat tinggal pada fasilitas yang unik, Ini...

Culinary Corner

Bubur Manado

Bubur Manado GriyaWisata.Com-Manado, ibu kota sulawesi utara memiliki sederet makanan khas, mulai dari olahan ikan...

J.co Donuts And Coffe

GriyaWisata.Com-Banyak produk dalam negeri yang ternyata bisa menyaingi produk luar negeri. Pasti Anda kenal dengan...

Puding Coklat Double Cream

GriyaWisata.Com-Ingin memberikan anak atau suami kejutan pada saat hari ulang tahunnya. Ini dia kejutan yang...