Waah Jumlah Kunjungan Wisman Asal Jepang ke Bali Merosot
Rabu, 12 Oktober 2011 14:30 Section: Investigasi
GriyaWisata.Com-Wisatawan mancanegara (wisman) asal Jepang yang berwisata ke Bali merosot 27,23%. Namun, Jepang mampu menempati urutan kedua setelah Australia dari sepuluh negara terbanyak yang memasok pelancong ke Pulau Dewata.
Menurut kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali I Gede Suarsa di Denpasar mengatakan berkurangnya masyarakat Negeri Sakura menikmati keunikan seni budaya serta panorama alam Pulau Dewata erat kaitan dengan kondisi ekonomi negara tersebut pascatsunami yang melanda negara itu beberapa bulan lalu.
“Jumlah kunjungan wisman asal Jepang selama delapan bulan periode Januari-Agustus 2010 sebesar 168.806 orang. Sedangkan di tahun 2011 pada periode yang sama terdapat kunjungan sebesar 122.838,” ujarnya.
Selama 2010 masyarakat Jepang yang berlibur ke Bali sebanyak 245.040 orang, juga menurun 26,61% dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 333.905 orang. Sehingga, terjadi penurunan selama dua tahun terakhir.
Hampir seluruh wisatawan Jepang masuk ke Bali lewat Bandara Ngurah Rai, dengan menumpang pesawat udara yang terbang bangsung dari negaranya. Hanya tercatat 368 orang yang datang lewat pelabuhan laut, dengan menumpang kapal pesiar.
“Meskipun Jepang menempati urutan kedua, namun Jepang mampu memberikan kontribusi sebesar 6,66% dari total wisman yang berkunjung ke Bali sebanyak 1,84 juta orang selama delapan bulan pertama 2011,” ujarnya.
Kondisi itu meningkat sebesar 9,97% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya menerima kunjungan wisman sebanyak 1,67 juta orang.
Ditambahkannya, dari sepuluh negara terbanyak memasok wisman ke Bali, tujuh negara di antaranya mengalami peningkatan yang cukup signifikan dan hanya tiga negara menunjukkan adanya penurunan.
Ketujuh negara yang masyarakatnya semakin bergairah berliburan ke Bali meliputi Australia, China, Malaysia, Taiwan, Perancis, Inggris, dan Singapura. Tiga negara yang jumlah wisatawannya ke Bali berkurang selain Jepang adalah Korea Selatan dan Jerman.[serli]
Related News Item:
- 10-10-11 10:29 - Aksi Bom Solo Nodai Promosi Pariwisata
- 22-09-11 09:50 - Masyarakat Restui Tur Mata Harimau �Selamatkan Hutan Rumah Harimau� Greenpeace Dengan Upacara Adat
- 19-09-11 09:47 - Perlu Undang-Undang Untuk Menjamin Masa Depan Batik Indonesia
- 26-09-11 09:13 - Australia Pelaku Pencemaran Laut Timor
- 19-09-11 09:46 - Populasi Harimau Sumatera Di Bengkulu Capai 40 Ekor
Lihat 0 Komentar Kirim Komentar Disclamer Email Newsletter 
Kirim Komentar anda
Iklan Niaga
TOUR & TRAVEL GUIDE
Dvers Siap Menantang Facebook Twitter dan Google+ Di Lingkup Wisata Dengan Fasilitas Extra Canggih
GriyaWisata.Com-Ini dia situs jejaring sosial yang tidak kalah canggih di banding Facebook, Twitter. Salah satu situs terbaru di media online yaitu Google+, Dvers situs jejaring sosial karna anak bangsa lebih menantang di banding situs jejaring sosial terbaru yang sudah disebutkan diatas. Dvers berbeda dengan situs jejaring sosial yang lebih dahulu lahir karena diperkaya dengan fitur-fitur yang tidak dimiliki oleh pendahulunya, yang bertujuan untuk memuaskan dan memenuhi kebutuhan pengguna. Apa yang membuat situs jejaring sosial dvers berbeda dengan situs yang lebih dahulu ada..?
Tips Memilih, Mengolah & Menyimpan Daging
GriyaWisata.Com-Daging merupakan bahan pangan yang mudah rusak. Bagaimana cara menyimpanya danmemilih daging yang baik dan segar?










