Hari ini: Selasa, 2 Februari 2016 20:32
Barometer Otomotif Terkini

Danau Toba: Antara Pariwisata Dengan Kerambah

Selasa, 26 Januari 2016 12:21

GriyaWisata.Com - Badan Otorita Kawasan Danau Toba telah dibentuk untuk pengembangan pariwisata Danau Toba. Kini pembangunan infrastruktur menuju kawasan sedang dimulai. Lantas, bagaimana nasib kerambah ?

 

Sebagai masyarakat Sumatera Utara (Sumut), mendengar kawasan Danau Toba akan dijadikan pilot project otoritas wisata oleh pemerintah pusat dengan membentuk badan otoritas, tentunya sangat senang dan menyambut baik. Apalagi, sudah saatnya Danau Toba semakin dikenal oleh dunia internasional yang lebih luas.
 
Danau Toba merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat di kawasan tersebut. Jika dirunut kebelakang, sejak zaman Presiden Megawati sudah ada penaburan benih ikan, yakni ikan Pora-pora. Ikan yang berasal dari Padang tersebut, cukup berkembang pesat dan menjadi salah satu masakan khas di kawasan Danau Toba.
 
Sebelum Perkembangan teknologi perikanan ini canggih, masyarakat setempat masih tergantung kepada keramahan Danau Toba dan berladang. Namun, saat ini secara perlahan berganti menjadi keramba apung. Melihat pendapatan bisnis keramba apung cukup baik. Tak khayal, masyarakat setempat bergantung kepada keramba apung tersebut.
 
Mansur Purba, Anggota DPRD Simalungun ini mengatakan, banyak masyarakat yang hidupnya tergantung pada usaha kerambah jaring apung. Dia memperkirakan ada sekitar 5.000 orang selama ini bekerja dari kerambah yang dikelola investor, dan sebagian mengelola keramba sebagai mata pencarian. Sehingga penertiban keramba jaring apung akan membuat mereka kehilangan sumber kehidupan.
 
Dengan membentuk badan otorita kawasan Danau Toba untuk mengembangkan pariwisata cepat berkembang, tentu tidak semulus yang dibayangkan. Dipastikan yang berdampak buruk adanya pembenahan Danau Toba, pada para kerambah ikan tersebut. Sebab, dipastikan para keramba apung sebagian akan mencari nafkah yang lain. Karena pemerintah pusat menginginkan kerambah ikan tersebut segera dibersihkan dari kawasan Danau Toba tersebut. Ini tak terlepas dari estetika kawasan ini sudah hilang.
 
Sudah cukup lama aktivitas kerambah apung ini dilakukan oleh pihak investor maupun masyarakat setempat. Seperti di daerah Simalungun, hampir 80 persen penduduk setempat mencari nafkah di danau tersebut. Bisa dipastikan, banyaknya menjadi para kerambah ikan apung tersebut tak lepas dari hidup yang menjanjikan ditengah sulitnya perekonomian Indonesia saat ini.
 
Namun, perkembangan usaha kerambah jaring apung itu tak dibarengi dengan kontribusi yang didapat oleh Pemerintah Daerah Simalungun. Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Pemkab Simalungun Jarinsen Saragih mengarahkan, selama ini tidak ada kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari investor pengelola kerambah jaring apung keperintah daerah.
 
Seperti kita lihat, sedikitnya ada 3.000 kerambah jaring apung di kawasan Danau Toba yang harus ditata, sehingga tak menggangu keindahan dan tidak mencemari Danau tersebut. Ditambah dengan BLH Sumut memandang 43 persen kerambah ikan di kawasan Danau Toba harus dikurangi, karena sudah merusak estetika kawasan Danau Toba.
 
Memang, untuk menjadikan Danau Toba itu indah, kerambah jaring apung harus ditata, dan disisi lain pemerintah juga harus mencari solusi untuk masyarakat tersebut, karena penertiban akan berdampak kepada perekonomian mereka. Ray.
Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Need Help

Iklan Niaga

TOUR & TRAVEL GUIDE

Pesona 5 air terjun di Lombok
Lombok,GriyaWisata.Com - Gak ada abisnya kalau kita berbincang mengenai wisata di Lombok. Kali ini 5 air terjun di Lombok sangat sayang untuk dilewatkan loh...

Kesenian Kota Ternate Menjadi Tempat Objek Wisata
GriyaWisata.Com - Menurut Anas, sejumlah rangkaian kegiatan sudah disiapkan selama ribuan wisatawan berada di Ternate. Kegiatan ini terintegrasi dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Kedaton Kesultanan Ternate dan Pemkot Ternate.