Hari ini: Jumat, 2 Oktober 2015 02:11
Barometer Otomotif Terkini

Taman Laut Pulau Pombo

Jumat, 3 Juni 2011 06:43

GriyaWisata.Com-Taman laut Pulau Pombo dengan keadaan alam dan perairan laut di sekitarnya mempunyai kekhasan flora dan fauna beserta ekosistemnya yang perlu dilindungi dan perkembangannya yang berlangsung secara alami telah ditetapkan sebagai kawasan konservasi sumber daya alam dengan kategori kawasan suaka alam. Penetapan kawasan suaka alam Pulau Pombo dengan status Cagar Alam/Taman Laut dilakukan melalui SK. Menteri Pertanian Nomor : 327/Kpts/Um/7/1973 tanggal 25 Juli 1973 dengan luas 1.000 ha, termasuk daratan, terumbu karang (coral reef) dan lagun.

Sebagai Cagar Alam/Taman Laut, maka kegiatan pemanfaatan sumber daya alam Pulau Pombo yang dapat dilakukan adalah dengan titik berat untuk kepentingan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan dan kegiatan lainnya yang menunjang budidaya (UU No. 5 Tahun 1990, Pasal 17.1).

Pulau Pombo sebagai salah satu kawasan konservasi sumber daya laut yang penting dan berpotensi tinggi di Propinsi Maluku perlu dikembangkan menjadi asset Nasional yang dapat mendorong percepatan tercapainya sasaran Pembangunan Nasional pada umumnya dan Propinsi Maluku pada khususnya.

Cagar Alam/Taman Laut Pulau Pombo mempunyai pemandangan laut berupa batu-batu karang yang sangat indah dan tersusun rapi sangat alamiah, dipadukan dengan kehidupan sebagai jenis ikan hias, zoo-plankton dan kerang-kerangan. Kawasan konservasi ini juga merupakan tempat singgah dan bersarang salah satu jenis burung khas/endemik Maluku yaitu burung Pombo (Ducula bicolor) dan berbagai jenis burung lainnya.

Kondisi fisik perairan Pulau Pombo (arus berputar/up-welling dan ketersediaan makanan) memungkinkan tersedianya sumber daya perikanan yang berpotensi tinggi. Potensi perikanan utama di kawasan konservasi ini adalah ikan puri (Stolephorus sp.), momar (Decapterus sp.), komu (Auxis thzard), lema (Rastreliger kanagurta), jenis-jenis lolasi (caesionidae) serta moluska seperti kima (Tridacnidae), bia jalang (Strombus luhuanus), lola (Trochus niloticus), bia kambing (Lambis sp.), bia gengge (Nautilus pompilius), japing-japing (Pinctada margaritifera) dan jenis lain dari Cypreanidae, Strombidae, dan Connidae. Dari jenis-jenis moluska tersebut ada beberapa jenis yang langka atau sudah dilindungi berdasarkan SK. Menhut No. 12/Kpts-II/1987 seperti kima (Tridacnidae), lola (Trochus niloticus), bia gengge (Nautilus pompilius) dan triton trompet (Charonnia tritonis).

Berbagai jenis flora di Cagar Alam/Taman Laut Pulau Pombo sebagai hasil inventarisasi yang dilaksanakan pada tahun 1994/1995, di antaranya adalah : Kayu Marsegu (Nauclea orientalis), Croton sp., Salimuli (Cordia subcordata), Gumira pantai (Premna corymbosa), Sayur putih (Pisonia alba), Kayu mata ikan (Hernandia peltata), Hutung (Barringtonia asiatica), Beringin (Ficus benjamina), Ketapang (Terminalia catappa) dan Dadap (Erythrina variegata).[tn]

Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Iklan Niaga

TOUR & TRAVEL GUIDE

Ikuti Tips Ini Sebelum Umrah dan Haji
JAKARTA, www.griyawisata.com - Berbagai masalah bisa terjadi saat menjalankan ibadah ke Tanah Suci. Hal-hal tak terduga seperti kecelakaan, terjatuh, hingga peristiwa jamaah yang hilang, visa ditolak, dan terlantar di negara singgah bisa terjadi. Ada beberapa hal-hal buruk yang sebenarnya bisa dihindari agar tak sampai terjadiBerikut beberapa tips sebelum berangkat ibadah ke Tanah Suci untuk umroh atau haji. Kementrian Agama (Kemenag) melalui situs resminya mengeluarkan slogan "5 pasti" yang sebaiknya diikuti calon jamaah. Sales & Marketing Manager Indah Wisata Tour & Travel, AB Rukmantara atau akrab dipanggil Rukman, menjelaskan lima pasti ini pada KompasTravel di stan Indah Wisata, Garuda Indonesia Travel Fair (GATF), Sabtu (26/9/2015).Pertama, "pastikan travel-nya". Hal yang perlu dipertimbangkan menurut Rukman adalah izin resmi dari Kemenag. Agen wisata yang resmi ditandai dengan adanya Surat Keputusan (SK)."Indah Wisata sendiri selalu menyertakan nomor SK di brosur kita sebagai bukti," terang Rukman.

Bikin Video Wisata Anda, Lalu Unggah Otomatis ke YouTube, ayo bur
www.griyawisata.com - Berkunjung ke lokasi wisata merupakan hal yang lumrah dilakukan untuk menikmati liburan. Selain dapat menenangkan pikiran, keindahan lanskap dan panorama yang kita saksikan saat berlibur sering kali menarik untuk diabadikan dalam jepretan kamera.Bagi Anda yang sedang merancang perjalanan wisata, berikut beberapa tips telah dirangkum Kompas.com untuk mengabadikan momen indah liburan Anda lewat lensa kamera ponsel, baik saat merekam video lanskap maupun keindahan panorama di lokasi wisata.Buat konsep menarikAnda memerlukan konsep jika ingin mengabadikan momen liburan menjadi sebuah video menarik. Terlebih, jika Anda tak ingin rekaman tersebut menjadi sebuah video yang terbuang sayang dan bisa diolah kembali.Cara menentukan tema cukup beragam. Anda bisa memilih sekadar dokumentasi perjalanan, keseruan bareng teman-teman, liputan destinasi sampai video timelapse keindahan destinasi wisata yang Anda kunjungi.Jika sudah menemukannya, Anda akan tahu kapan mengambil gambar dan tempat penting. Dengan begitu, bukannya tidak mungkin Anda akan menciptakan sebuah video liburan dengan sisi artistik yang kompleks.