Hari Ini Acara Tantingan dan Midodareni Digelar Sebagai Bagian Dari Royal Wedding Yogyakarta

Senin, 17 Oktober 2011 17:38
Pasangan Pengantin Gusti Kanjeng Raden (GKR) Bendoro dan Kanjeng Pangeran Harya (KPH) Yudonegoro

GriyaWisata.Com-Kraton Yogyakarta menyelenggarakan rangkaian acara perkawinan agung Putri bungsu Sultan Hamengkubuwono ke-10 selama empat hari mulai hari Minggu (16/10). Untuk hari ini Senin (17/10) acara yang digelar adalah ritual mulai dari siraman, tantingan dan midodareni. 

Putri bungsu Sultan Hamengkubuwono ke-10 Gusti Raden Ajeng Nurastuti Wijareni yang kini bernama Gusti Kanjeng Raden (GKR) Bendoro dipersunting pria asal Lampung Ahmad Ubaidilah yang oleh pihak Kraton diberi nama baru Kanjeng Pangeran Harya (KPH) Yudonegoro.

Kerabat Kraton Yogyakarta Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Prabukusumo mengatakan pernikahan agung di Kraton Yogyakarta dilaksanakan lebih sebagai upaya untuk memelihara tradisi budaya Jawa yang tidak bisa begitu saja diubah.

KGPH Prabukusumo menjelaskan, “Tradisi (Kraton) itu kan tidak bisa kita rubah. Kraton itu sebagai tempat pakem-nya tradisi, kita tidak boleh merubah sesuka kita, jadi kita pertahankan sampai kapanpun. Mungkin ada sedikit variasi, tetapi yang jelas variasi itu pasti bukan yang pakem.”

Di antara upacara yang baku adalah ijab khobul yang dilaksanakan di Masjid Panepen yang ada didalam Kraton. Dilanjutkan dengan acara “panggih” atau perjamuan di Bangsal Kencono Selasa pagi , akan dihadiri 1.500 tamu undangan VVIP termasuk presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono.

Sore harinya dilakukan kirab pengantin menggunakan kereta kencana Kyai Jong Wiyat dari Kraton menuju bangsal Kepatihan di Jalan Malioboro untuk resepsi bagi para tamu undangan non VVIP. Resepsi di Kepatihan, menurut Prabukusumo adalah meneruskan tradisi yang dilakukan oleh Sultan Hamengkubuwono ke-7.

“Undangan yang di Kraton ini kan terbatas sekali, paling banyak disini sekitar 3.000 lah. Dan, memang kalau dulu yang pengantin laki-laki justru dari sana, supaya muat banyak,” papar KGPH Prabukusumo.

Untuk persiapan pernikahan agung, kedua calon pengantin sudah melakukan berbagai ritual dan upacara adat. Calon pengantin putri, GKR Bendoro, misalnya menjalani perawatan tubuh. Calon pengantin pria yang berasal dari luar Kraton mengaku tidak mudah, ada beban psikologis tetapi merasa siap menjalankan tradisi Kraton.

GKR Bendoro mengatakan, “Saya telah menjalani ritual luluran, menjaga kesehatan tubuh selama beberapa minggu ini, makanpun juga kami jaga, sudah tidak makan kacang-kacangan lagi Insya Allah tidak jerawatan, goring-gorengan, olahraga.”

Sementara, calon mempelai pria, KPH Yudonegoro mengatakan, “Secara psikologis ya, tapi yang pasti saya bertanggung jawab pada Kraton, sudah mulai karena saya sudah menjadi bagian dari Kraton.

Dengan banyaknya tamu yang akan hadir dan menyaksikan upacara pernikahan agung Kraton Yogyakarta, kamar hotel berbintang di Yogyakarta habis dipesan tamu. Misalnya, tingkat hunian hotel Inna Garuda yang terletak di jalan Malioboro, pemesanan kamar mencapai sekitar 90 pesan seperti dikatakan manajer pemasaran Dwi Agus Kristianto.

“Saat ini reservasi kami memang tinggi, khususnya di interval 17-18 Oktober, di dua hari itu yang tadi saya cek sudah mencapai hampir 90 persen. Itu memang didominasi oleh beberapa tamu yang dalam rangka royal wedding ini. Ada yang birokrat, pengusaha, asosiasi juga sudah reservasi untuk acara tersebut,” ujar Dwi Agus Kristianto.

Lebih dari 200 wartawan berbagai media dalam dan luar negeri yang meliput acara pernikahan agung diwajibkan mengenakan busana adat dan tidak boleh mengenakan alas kaki. [ndis/serli]

Baca juga:
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
Diskusikan pendapat Anda dan berinteraksi dengan pembaca lain di Komunitas GaulWisata. Segera bergabung dan manfaatkan seluruh fasilitas yang gaul dan canggih gratis disini
Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda
         
Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Fransisca Ingrid di 0818-0891-3342 · [email protected] · Blackberry: 22918E5B
Nahdia Irma di 08788-733-4159 · [email protected] · Blackberry: 23B88D42
Dina Momang di 0816-705-837 · [email protected] · Blackberry: 2532A7C8

Follow Us!

dukascopy_tv_banner_big

Iklan Niaga

Dapatkan Diskon Hotel Domestik Dan Internasional, Promo Spesial
Kunjungi Galery Kami Dan Dapatkan Mobil Bagus Dan Murah
Static Show Di Ikuti Oleh 38 Perusahaan Dengan Menggelar Berbagai Prototype Diantaranya Yaitu Dari Mabes Tni (rantis 4x4 Tni); Balitbang Kem
Di Pekanbaru, Layanan Telkomsel Dikeluhkan Masyarakatnya Karena Layanan Bermasalah. Belum Lagi Kasus Sedot Pulsa Dimana Pihak Yang Diindikas

PRODUK TERBARU IKLAN BARIS

DIJUAL : WEDGES LLUCU DAN BAGUS
mohon di baca dulu sebelum memesan gambar di atas adalah hanya model dan produk kami adalah produk sepatu hand made dengan sistem po(preorde..
DIJUAL : WEDGES MURAH
mohon di baca dulu sebelum memesan gambar di atas adalah hanya model dan produk kami adalah produk sepatu hand made dengan sistem po(preorde..
DIJUAL : SHOES PUMP KANTORAN PART2
heyyy kalian mau sepatu-sepatu yang lucu2 punya??silahkan kalian beli sepatu hand made buatan bandung ini dengan kualitas baik sekali kemiri..
DIJUAL : WADGES MURAH
mohon di baca dulu sebelum memesan gambar di atas adalah hanya model dan produk kami adalah produk sepatu hand made dengan sistem po(preorde..
DIJUAL : BABBY PINK WEDGES
material: kulit-glossycolor: babby pinktgg heels: 11cmsize: 36-41telp : 087853544668

TOUR & TRAVEL GUIDE

Manado - Mongolia Langsung Terbang
GRIYAWISATA.com - Provinsi Sulawesi Utara akan menjajaki penerbangan langsung Manado-Mongolia pasca pertemuan antara Gubernur Sulawesi Utara Sinyo H Sarundajang dengan Gubernur Mongolia Dalam, Mr Ba Teer di Manado. "Kerja sama awal bisa dimulai dari bidang pariwisata mengingat ada tradisi peninggalan China yang sampai saat ini sangat popular di Sulut dan telah menjadi calendar of event pariwisata Sulut yakni Tao Pek Kong," kata Sarundajang, di Manado, Rabu (30/11/2011).

Indonesia Dapat Belajar Banyak Dari Spanyol
GRIYAWISATA.com - Salah satu stan di bursa pariwisata ATF (ASEAN Tourism Forum) TRAVEX, Laos menampilkan hal unik. Di stan ini, terpajang brosur-brosur pariwisata dalam bahasa Indonesia. Menjadi menarik, karena stan dari negara lainnya menghadirkan brosur hanya dalam bahasa Inggris.