Hari ini: Kamis, 4 April 2013 08:04
Barometer Otomotif Terkini

Nasib Bangunan Tua di Ibukota Jakarta

Jumat, 1 Oktober 2010 08:53

Griyawisata.com, Sungguh sedih jika melihat nasib gedung-gedung tua peninggalan sejarah yang tersebar di ibukota. Tidak terawat dengan baik bahkan kondisinya pun tak sempurna. Lebih sedih jika satu persatu cagar budaya pindah tangan. Bangunan asli dibongkar dan dibangun dengan gaya modern yang menenggelamkan nilai-nilai sejarah, tidak hanya itu, lanscap masa lalu dan budaya pun ikut hilang.Contoh soal, salah satu bangunan rumah tua di kawasan Palmerah, yang bersebelahan dengan Gedung Kompas dan pemilik rumah tersebut adalah orang Tionghoa. Dulunya ada papan nama cagar budaya yang dipatok Pemda Jakarta Selatan.Kini bangunan tersebut sudah dijual dan dibongkar total. Dan akhirnya dibangun gedung baru yang diberi nama Gedung Pers Pancasila. Label pers sengaja digunakan, dengan asumsi tak ada yang berani memasalahkannya atau mengutak-ngutiknya.Gedung-gedung tua di kawasan Jalan Hayamwuruk, Gajahmada dan kawasan kota itu berubah konsep gaya masa lalu. Di bagian depan bangunan sudah dirombak, ada yang ditutupi papan reklame, ada yang dibiarkan kumuh, ada yang dipagar seng, ada yang ditempel pengumuman dijual. Hal ini terjadi karena ulah manusia yang tak pernah menghargai peninggalan sejarah, tidak punya jiwa melestarikan, dan tidak pernah mensyukuri era masa lalu.Di era masa kini, masa lalu sudah dianggap sebagai bagian perjalanan hidup yang tak berlaku lagi. Pernyataan ini tidak berlebihan, justru semakin kuat dengan hilangnya gedung-gedung tua peninggalan sejarah. Namun siapa yang mau peduli?

Tidak bisa berbuat banyak, Sejarahwan berkomentar, bahwa swasta jelas tidak diharapkan lagi. Hanya bisa mengutamakan keuntungan kepentingan bisnis sebanyak-banyaknya. Dilakukan posisi tawar menawar yang diunggulkan, namun menguntungkan atau tidak? Banyak pertimbangan. Maka dari itu, lebih baik jangan berharap.

Lalu, apa yang harus dilakukan untuk melestarikan bangunan peninggalan sejarah itu? Jawaban salah satu solusinya adalah pajak diringankan bagi pemilik gedung-gedung di Ibukota. Dengan begitu pemilik terdorong melakukan perawatan terhadap bangunan cagar budaya. Dengan menyisihkan anggarannya, pemilik gedung bisa membeli cat, paku, pembersih lantai, pengharum ruangan, setangkai pohon agar tambah hijau, dan membeli apa saja untuk melestarikannya.

Sebagai insentif, keringanan pajak seharusnya sudah diberikan. Keinginan kuat memang pernah ada dalam meringankan beban pajak bagi pemilik bangunan tua. Akibat UU perpajakan yang belum memungkinkan, maka keinginan itu terkendala.

Padahal dengan adanya keringanan pajak mampu merangsang para pemilik gedung tua untuk melakukan perawatan, jadi bangunan cagar budaya bisa terus dilaksanakan.

Butuh langkah kreatif dalam mengatasi solusi lainnya, yaitu dibutuhkan profesional dengan sentuhan jiwa seni tinggi dalam mengelola bangunan tua menjadi obyek wisata menarik. Dan kepedulian biro perjalanan wisata (BPW) sangat dibutuhkan untuk peduli memasarkan obyek wisata peninggalan sejarah.

Eksestensi bangunan tua cagar budaya dinegara kapitalis seperti Singapura, Jerman, Italia, Inggris, Jepang dan negara lain di Eropa, benar-benar dilindungi. Bangunan tersebut dimanfaatkan untuk menjadi destinasi, sungguh-sungguh dilestarikan, dan diatur dengan undang-undang yang sangat ketat. Masyarakatnya sendiri memiliki kesadaran yang tinggi untuk melindunginya. Lalu, bagaimana dengan kita? sudahkah kita sadar?[sisca/paulina]

Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda
   
Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 3000AC19
Barometer Properti Terkini

Iklan Niaga

Sewa Mobil Terbaik, Jaminan Harga Terjangkau, Jaminan Unit, Mengutamakan Layanan Pelanggan, Hub: 0215747053
Berangkat 7 Mei 2013, Mengunjungi: Rome, Assisi, Pisa, Amsterdam, Lourdes, Paris, Brussels, Amsterdam, Jerusalem, Tiberias, Bethlehem...

PRODUK TERBARU IKLAN BARIS

BAJU RENANG HELLO KITTY -BALITA
baju renang balita hello kittysize 1,2.3.4 idr.80.000,-order:083822260734 pinbb:25fb99b8


BAJU RENANG - MODEL DIVING KARTUN
baju renag anak model diving pendek. kartun angry bird, spidermanidr.85.000,-order:083822260734 pinbb:25fb99b8


GELANG TANGAN PERAK KOLONG GTK 08 SIMPLE
hiasi penampilanmu dengan perhiasan perak lapis emas putih dari mahirasilver, tersedia aneka perhiasan perak dengan desain elegan, trendy, c..


KALUNG PERAK KL 176 MODEL KUCING IMUT
kalung perak kl 176 model yang imut,berliontinkan kucing yg imut sangat cocok untuk remaja wanita,,berbahan dasar perak yg sudah dilapis den..


WATERTUBE UNTUK WATERBOOM
pt.supra barumenjual ban renang untuk waterboom dengan ukuran 36" 42" 48" singel dan doubel, ban renang kita merk zebec manufacture korea. h..