Perhatian Warga Kediri Tentang Situs Tidak Terawat
GriyaWisata.com - Sejumlah warga yang tergabung dalam sebuah komunitas pecinta sejarah di Kediri mengaku prihatin dengan sejumlah situs yang tidak terawat, sehingga mereka berusaha untuk menggerakkan perhatian masyarakat dan pemerintah dengan menggelar pameran foto.
"Kami prihatin dengan kondisi situs-situs yang ada. Sebagian di antaranya sudah tidak terawat, bahkan ada yang sama sekali tidak diperhatikan," kata Barok, panitia dalam acara itu ditemui saat pameran di Kantor Perpustakaan Kediri, Jumat.
Ia mengatakan, foto yang ditampilkan sekitar 110 foto yang terdiri dari situs sejarah berupa makam, maupun punden. Situs itu peninggalan Kerajaan Kediri sampai Kerajaan Majapahit.
Foto situs itu diambil baik dari Kabupaten Kediri maupun dari Kota Kediri. Foto itu diambil oleh warga yang tergabung dalam komunitas pelestari sejarah kebudayaan Kediri (Pasak), "club fotografi Kediri" (CFK), serta "WongNingRatan" Kediri. Mereka menampilkan foto-foto tentang peninggalan situs tersebut.
Sejumlah foto lebih banyak menampilkan foto yang kondisinya tidak terawat, namun ada juga yang dibiarkan saja. Beberapa yang ditampilkan di antaranya Prasasti Siman (Prasasti Paradah) yang juga disebut sebagai Punden Mbah Gurit yang berada di Desa Siman, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri. Prasasti ini terdiri dari dua buah prasasti yang berasal dari masa Mpu Sindok.
Selain itu, ada juga Arca Totok Kerot yang terletak di Dusun/Desa Bulupasar, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri dan ditemukan pada 1981. Arca ini merupakan arca dwarapala setinggi tiga meter dari batu andesit. Arca ini menggunakan kalung dan anting-anting bermotif tengkorak. Terdapat hiasan di dadanya serta menggunakan aksesori di tangan dan juga perutnya.
Arca ini merupakan peninggalan Kerajan Kediri karena ada hiasan Candrakapala berupa tengkorak bertaring di atas bulan sabit. Hiasan Candrakapala merupakan lambang dari Kerajaan Kadiri dan hiasan ini terletak di atas kepala Arca Totok Kerot.
Sementara itu, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Kota Kediri Hariadi mengatakan pemerintah selalu berusaha untuk melestarikan peninggalan sejarah. Di Kediri terdapat museum yang isinya adalah peninggalan bersejarah.
"Kami selalu menjaga peninggalan sejarah. Ada museum yang kami gunakan untuk menyimpan benda-benda bersejarah," ujar Hariad
- Sabtu, 27 Oktober 2012 15:30
- Jumat, 26 Oktober 2012 10:07
- Jumat, 26 Oktober 2012 07:30
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 3000AC19
Dewi di 0813-112-100-91 · [email protected] ·Blackberry: 295242FE
Iklan Niaga
PRODUK TERBARU IKLAN BARIS
nama n kode baju :: bungan pinggirandeskripsi ::keterangan :: harga belum termasuk ongkos kirim.. pengiriman lewat jasa jne.. pembayaran lew..
nama n kode baju :: dress burung hantudeskripsi ::keterangan :: harga belum termasuk ongkos kirim.. pengiriman lewat jasa jne.. pembayaran l..
deskripsi ::keterangan :: harga belum termasuk ongkos kirim.. pengiriman lewat jasa jne.. pembayaran lewat transfer bank bca/mandiri..cara p..
suchie shop,,,dropship welcomeorder bysms : 087878856868fb : suchie shoppin bb: by request via smstwitter : @suchieshop ( follow ya )tulis n..
ready^^blus sifon polka @100rb,ld90cm--pnjng73cm (kancing aplikasi aja)-no.2 kuning-no.3 tosca-warna no.lain (sold out no stock)minat?langsu..
TOUR & TRAVEL GUIDE
Istana Maimun Yang Akan Selalu Megah
GriyaWisata.com - Medan, seperti halnya pulau - pulau yang lain yang di Indonesia memiliki keindahan yang harus diperhitungkan dalam melakukan kunjungan Anda menhabiskan liburan.Tapi ini mengenai istana Maimun yang merupakann peninggalan Kesultanan Deli di kota Medan, Sumatera Utara.
Sungai Alas Milik NAD Memacu Adrenalin Anda
GriyaWisata.com - Nangroe Aceh Darussalam, selain memiliki julukan kota Serambi Mekah dan memiliki Masjid yang megah ternya Aceh memiliki keindahan panorama alam dan juga merupakan tmpat yang dapat menguji nyali Anda.









