Hari ini: Sabtu, 21 Mei 2016 14:43
Barometer Otomotif Terkini

Konsep Familiarization Trip Berhasil Datangkan Wisatawan Afsel

Selasa, 17 Mei 2016 13:50
Konsep Familiarization Trip

Yogyakarta,GriyaWisata.Com  - Konsep Familiarization Trip (Famtrip) Kemenpar yang melibatkan 18 wisatawan yang berprofesi sebagai pelaku travel agents dan tur operator di Afrika Selatan. Kementerian Pariwisata makin aktif memperkenalkan destinasi wisata di Indonesia terutama dalam menciptakan objek atraksi baru Bali and Beyond. 

 
Mereka memperkenalkan "Kota Lumpia" Semarang dan "Kota Gudeg" Yogyakarta yang masuk dalam program Joglo Semar (Jogjakarta-Solo-Semarang).
 
Setelah menikmati rimba dan orangutan yang langka di Kalimantan, rombongan menikmati keunikan Semarang dan Yogyakarta.
 
Koordinator rombongan 18 pelaku Travel dan Operator asal Afrika Selatan, Shona May Pittaway mengatakan tidak ada kata lain selain luar biasa, sangat indah dan mempesona, Indonesia ternyata punya semuanya, jauh dari pikiran saya begitu uniknya Indonesia.
 
Bagaimana tidak sumringah Shona dan kawan-kawan, Kemenpar mengemas Famtrip dengan fun dan nyaman. Setelah ke Tanjung Puting melihat keajaiban alam Indonesia, para wisatawan dibawa ke sebuah Hotel Mesastila yang berada di kawasan dingin di daerah Magelang.
 
Hotel heritage yang berada di tengah kebun, rindang, tetapi ada budaya masyarakat lokal yang sangat Jawa. Pemandangan gunung dan pepohonan membuat mata mereka selalu sejuk. Beberapa barang kuno dipajang, dengan pendopo kayu jati yang indah dan klasik. 
 
Bukan hanya untuk menginap, mereka disuguhkan kekayaan alam seperti anugerah alam tropis yang menghasilkan kopi nikmat. Dengan diapit dua gunung, mereka disuguhkan racikan kopi yang nikmat secara langsung.
 
Setelah dibuat merinding dengan alam dingin tanah air dan nikmatnya kopi Java, mereka dikejutkan dengan salah satu keajabain dunia, yakni Candi Borobudur.
 
Kami tidak mengira Borobudur begitu besar, lengkap dengan cerita sejarahnya, budaya Indonesia sangat seksi dan di luar nalar kita, sangat unik dan mengejutkan, kami akan ceritakan ini semua.
 
Asisten Deputi (Asdep) Pengembangan Pasar Eropa, Timur Tengah, Amerika dan Afrika Kemenpar, Nia Niscaya memang berfikir keras untuk mengubah para wisatawan asal Afsel ini agar tidak selalu bertujuan ke Bali saja.
 
Menurut Nia, Joglosemar atau Jogja-Solo-Semarang, juga masuk daerah yang di-branding dalam pemasaran pariwisata internasional oleh Kemenpar.
 
Itu karena, lanjut Nia, ketiga daerah memiliki potensi di bidang budaya, belanja, dan kuliner, untuk mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara (wisman).
 
”Semoga mereka juga membuat paketnya ke Solo setelah mengetahui Jogja dan Semarang. Karena, salah satu alasan turis mancanegara datang ke Indonesia adalah melihat wisata alam budaya dan karya manusia," kata Nia. 
 
Nia memaparkan, wisata budaya menyumbang pasar terbesar mencapai 60 persen. Wisata budaya masih terbagi menjadi warisan budaya dan sejarah sebesar 20 persen, belanja dan kuliner 45 persen, serta wisata kota dan desa sebesar 35 persen.
 
Berdasarkan data tersebut, Kota Jogja, Solo, dan Semarang, layak masuk daftar daerah yang di-branding dalam pemasaran pariwisata internasional. 
 
Untuk branding pemasaran di mancanegara, Kota Jogja, Solo, maupun Semarang bisa mengusulkan pilihan tematik keunggulan daerahnya masing-masing. Seperti keris, batik, serta beragam kekayaan budaya maupun kulinernya.
 
Khusus Kota Jogja ditargetkan meraih 100.000 wisman atau naik 11,11 persen karena tahun sebelumnya sebesar 90.000 orang, sedangkan Solo ditargetkan mampu mendatangkan 30.000 wisman atau naik 100 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 15.000 orang.
 
”Bandara Adisucipto dan Ahmad Yani yang masuk great Yogyakarta memiliki kontribusi besar sebagai pintu masuk utama wisman. Bisa dikunjungi setelah dari Bali atau sesudah dari Semarang dan Jogja,” kata Nia. 
 
“Jika ingin menggenjot wisman, maka akomodasi dan segala kelengkapannya harus disiapkan dengan baik juga,” kata Nia.
 
Nia juga meminta agar mengaktifkan connection Joglosemar, di mana masing-masing bandaranya sudah berstatus internasional. “Jadi kelak orang mau ke Joglosemar, bisa via Adi Sucipto Jogja, Adi Sumarmo Solo dan Ahmad Yani Semarang, lalu dikoneksi melalui overland, jalur darat.  (GS)
Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Need Help

Iklan Niaga

TOUR & TRAVEL GUIDE

Ini Dia Tip Melancong dengan Biaya Yang Murah Meriah
Jakarta,GriyaWisata.Com - Bagi traveler yang ingin berliburan biasaanya dua atau tiga bulan sebelum musim liburan tiba, di koran atau majalah, sering bermunculan iklan-iklan paket wisata. Mulai dari yang ekonomis, misalnya pergi ke Bangkok, Thailand, empat hari tiga malam, hanya Rp 3 jutaan per orang; sampai paket spesial, seperti melancong ke Eropa selama dua minggu seharga 3.000-an dollar AS. 

Ini Dia Tips Melihat Cenderawasih di Sawinggrai
Waisai,GriyaWisata.Com  - Melihat cenderawasih yang merupakan burung khas Papua sambil melihat alam yang masih asri dan memesona. Burung cenderawasih merupakan anggota famili Paradisaeidae dari ordo Passeriformes.