Hari ini: Rabu, 4 Mei 2016 15:58
Barometer Otomotif Terkini

Ngintip Kerajinan Topeng Kayu Klasik di GunungKidul

Senin, 2 Mei 2016 12:30
Kerajinan Topeng Kayu

Yogyakarta,GriyaWisata.Com - Desa Bobung Gunungkidul Di Dusun Bobung di Gunungkidul memiliki kekhasan yaitu hampir seluruh masyarakatnya bekerja sebagai pengrajin batik kayu dan topeng kayu, di samping bertani dan berternak. Di Dusun Bobung, anda tidak akan menemukan warga yang berlalu-lalang ataupun yang bersantai di teras rumah. Malam harinya, aktivitas ronda juga tidak dilakukan. Itu semua dikarenakan aktivitas membuat batik dan topeng dilakukan sejak pagi hingga malam hari, bahkan ada yang bekerja hingga dini hari.

 
Semua hasil kerajinan topeng kayu buatan warga Dusun Bobung terbuat dari sengon dan kayu pule. Bila dibandingkan, perajin lebih menyukai kayu pule dibandingkan sengon. Selain lebih mudah diproses, hasilnya juga lebih bagus. Seiring dengan semakin meningkatnya pesanan dan kelangkaan kayu pule, para perajin pun mendatangkan bahan baku dari Kulon Progo, Ponorogo, Purworejo, Wonosobo, dan Pacitan. Adapun pembuatan topeng klasik tidak boleh sembarangan. Karakter topeng harus sesuai dengan karakter tokoh dan bentuk wajah penari. Sementara topeng batik yang berhiaskan ornament batik tidak menonjolkan karakter tertentu. Kebanyakan hasil kerajinan topeng ini dipasarkan ke wilayah Jogja dan sekitarnya, Bali, dan Jakarta. Namun, ada juga yang mengekspor ke Malaysia, Thailand, Jepang, Perancis, Italia, dan Amerika.
 
Mengunjungi Dusun Bobung bisa menjadi pilihan yang tepat untuk berwisata, terutama bagi anda yang selalu haus akan pengetahuan baru. Dengan berkunjung ke Dusun Bobung, anda bisa menyaksikan secara langsung bagaimana proses pembuatan topeng dan batik kayu yang terbilang cukup rumit. Bagaimana tidak, untuk mengubah kayu gelondongan menjadi topeng dan batik kayu yang berpenampilan apik, dibutuhkan keuletan dan kreativitas serta jiwa seni, yang tentu membutuhkan proses panjang. Proses pembuatan diawali dengan pemotongan kayu gelondongan menjadi balok-balok. Setiap balok dibagi menjadi dua, kemudian masing-masingnya dipahat membentuk perisai hingga menjadi pola dasar topeng. Pola dasar ini kemudian diukir membentuk mata dan hidung, serta motif tambahan lainnya. Setelah itu dilakukan pengamplasan hingga halus dan pengecatan atau pembatikan sesuai karakter yang diinginkan
 
(GS)
Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Need Help

Iklan Niaga

TOUR & TRAVEL GUIDE

Menikmati Hutan Dan Menginap di Kawasan Konservasi Orangutan
Kalimantan Timur,GriyaWisata.Com  - Sebuah penginapan yang berada di tengah Hutan Samboja Lestari akan terdengar jelas suara orangutan yang saling bersahutan dari Samboja Lodge, area konservasi milik Yayasan Orangutan Survival (BOS) di Samboja, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Ini Dia Tips Traveling Bersama Keluarga Agar Tak Mengecewakan
Jakarta,GriyaWisata.Com - Bagi traveler perlu berhati-hati dalam merencanakan liburan, mulai dari waktu hingga destinasi karena tidak ada yang ingin kecewa saat melakukan perjalanan liburan keluarga untuk itu, berikut caranya: