Hari ini: Senin, 13 Juni 2016 13:04
Barometer Otomotif Terkini

Pariwisata Tapteng Sangat Berpotensi Untuk Dikembangkan

Senin, 21 Maret 2016 13:30
Gambar: Pulau Marlasa, Tapanuli Tengah

GriyaWisata.Com - Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, mempunyai sejumlah objek wisata yang menarik, yang sangat berpotensi untuk dikembangkan. 

 

Ir H Buyung Sitompul MT, dalam forum, Minggu (22/3/2016) mengatakan bahwa peluang daerah Tapanuli Tengah (Tapteng) masih banyak yang perlu di kembangkan, baik salah satu lokasi daerah sektor pariwisata. Negeri Wisata Sejuta Pesona ini, butuh masukan dari segi pengelolaan Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia. 
 
Menurut Buyung, calon kepala daerah Tapteng yang akan maju dari independen periode 2017 – 2022 ini memberi masukan berupa metode pembangunan daerah yang selama ini haus akan peluang usaha. 
 
Buyung menilai di sektor pariwisata daerah Tapteng kaya akan pengunjung bahari, tetapi dari segi pengelolaan masih kurang memadai.
 
Dia mengatakan, “Tapteng memang melimpah akan wisata bahari, banyak yang berkunjung dari daerah tetangga kita, maksimal dari daerah Tapanuli Selatan. Tetapi itu pengunjungnya hanya sebatas keramaian saja".
 
Buyung juga mengatakan dan menyampaikan sarannya, “Saya sudah lihat dari daerah lain, seperti batok (tempurung) kelapa dapat bermanfaat bagi usaha daerah pariwisata, yang berupa dibentuk di buat jadi bingkai photo, serta alat ukir lainnya. Nah, disini ada baiknya mendatangkan pelatihan dari luar daerah yang berkompeten untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) nya".
 
Putra kelahiran 9 Maret 1960 ini menambahkan, pengetahuan yang di peroleh pengolah harus di tindak lanjuti agar skill masyarakat bermanfaat dan sejahtera.
 
Pria lulusan ITB ini menjelaskan “Coba pemerintah daerah pinjam uang dari salah satu bank, mereka di modali tentu akhirnya itu akan menjadi aset".
 
Dikatakan, jika masukan tersebut terlaksana dengan baik maka perputaran uang dari dari daerah lain akan menjadi sumber pendapatan daerah dari sektor pariwisata. Tetapi Ia juga menuturkan tidak menyalahkan siapapun bagi yang belum memanfaatkan peluang tersebut.
 
“Kita jangan menyalahkan, tetapi mari kita melihat peluang itu, kita jangan lalai akan suasana yang ada, tetapi mari kita ciptakan suasana yang belum ada,”ajaknya.
 
Dia mengakui jika hal tersebut merupakan satu masukan bila dirinya nanti tidak jadi pemimpin Tapteng,” Ini hanya saya titipkan saja bagi siapa yang akan jadi pemimpin Tapteng,” ucap Buyung.
 
Menurut Buyung, jika hanya sebatas keramaian pengunjung saja tanpa ada souvenir dari lokal (buah tangan Tapteng) untuk dibawa wisatawan, pariwisata lokal tidak akan berkembang bagi masyarakat dan pemerintah. Maka itu, sambung Buyung Sitompul perlu di tingkatkan pelatihan pengelolaan usaha bagi masyrakat pesisir pantai barat Sumatra. rt.
Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Need Help

Iklan Niaga

TOUR & TRAVEL GUIDE

Ramadhan, Masjid Setono Gedong Ramai Pengunjung
GriyaWisata.com - Disaat bulan suci ramadhan, banyak orang beramal dan berdoa, terlebih ziarah ke makam. Pada bulan ramadhan ini, yang ramai dikunjungi ialah kawasan wisata religi Masjid Setono Gedong. 

Wisata Pantai Koguna Simpan Pesona yang Menawan
Buton,GriyaWisata.Com - Pantai Koguna telah menjadi salah satu tempat wisata yang sedang digenjot Pemerintah Kabupaten Buton dan merupakan daerah kepulauan yang memiliki banyak pantai indah dan belum diketahui masyarakat luas. Seperti Pantai Koguna di Desa Mopaano, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.