Manikmati Sunset di Bukit Wantiro
Baubau, GriyaWisata.Com - Tidak hanya Kotamara, Bukit Wantiro pun menjadi salah satu alternatif tempat hangout bagi anak muda atau keluarga di Kota Baubau. Bukit ini menjadi favorit yang dikunjungi masyarakat Baubau dan sekitarnya.
Susanti (35), seorang warga Kabupaten Buton, Kecamatan Pasarwajo, Kelurahan Pasarwajo, mengaku kerap datang ke Bukit Wantiro bersama keluarga setiap weekend.
“Biasa sore-sore di hari Sabtu atau Minggu, kadang saya bersama suami dan anak-anak datang ke sini untuk refreshing ke sini," kata Santi.
"Tempatnya bagus dan anak-anak suka di sini karena pemandangannya langsung menghadap ke laut," sambungnya.
Bukit Wantiro terletak di kawasan Pantai Warumusio, Kecamatan Kokalukuna, Kota Bau-Bau, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Wantiro berarti 'memandang ke bawah' karena lokasi ini menghadap ke Pantai Warumusio yang berada di bawahnya. Dari atas bukit ini juga, pengunjung bisa melihat pemadangan ke Teluk Baubau dan juga Pulau Makassar.
Di atas Bukit Wantiro, banyak pedagang yang menjual gorengan dan minuman hangat dengan harga yang terjangkau. Mereka juga menyediakan meja dan kursi plastik yang terjejer rapi untuk duduk-duduk di sore hari.
Dwi Lestari (22), warga Kelurahan Kadolo, Kecamatan Kokalukuna, mengaku juga biasa mengunjungi Bukit Wantiro bersama teman-teman dari kampusnya.
“Di bukit ini bagus pemandangannya. Saya dan teman-teman kampus jadikan bukit ini sebagai tempat nongkrongan di hari sabtu atau minggu sore. Dari sini justru terlihat jelas sinar matahari yang tenggelam,” ucap dia.
Menurut Dwi, dia bersama teman-temannya kadang sampai lupa waktu kalau sudah datang ke Bukit Wantiro ini. Keindahan sunset dan juga semilir angin laut membuat dia bersama teman temannya betah untuk duduk berlama-lama.
“Kami kalau sudah datang ke tempat ini, kadang sampai lupa waktu. Tidak sadar ternyata sudah malam,” tutur dia.
Seorang penjual di sekitar Bukit Wantiro, Nuraini (28), mengatakan, biasanya pengunjung datang pada sekitar pukul 15.00 Wita. Namun, pengunjung terkadang masih betah nongkrong di bukit ini hingga malam hari.
“Ada yang bersama keluarga tapi ada juga yang pasangan. Kadang sampai malam hari. Kalau malam hari juga biasa ada yang datang, karena dari bukit ini kita bisa lihar sinar lampu kota,” ujarnya.
Di malam hari, lanjut dia, warga yang menikmati Bukit Wantiro baru beranjak pulang pada pukul 22.00 atau 23.00 Wita.
Menurut Nuraini, keamanan di sekitar kawasan ini baik karena banyak lampu yang menerangi di area bukit dan aparat polisi kerap berpatroli di kawasan ini.
- Kamis, 7 April 2016 09:30
- Kamis, 7 April 2016 08:30
- Kamis, 7 April 2016 07:30
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Need Help

Iklan Niaga
GriyaMart - Tourism Digital Marketplaces
Rp.450,000.00
TOUR & TRAVEL GUIDE
Tips Foto Indah dengan Kamera Ponsel
GriyaWisata.com - Liburan menjadi waktu yang tepat untuk mengabadikan kenangan yang menyenangkan. Apalagi kemajuan teknologi membuat kamera handphone menjadi lebih canggih dalam menangkap gambar-gambar yang indah.
Inilah Dia Danau Di Atas Awan Atau Danau Habema
Papua,GriyaWisata.Com - Danau Tertinggi Di Indonesia ini berlokasi dikaki Gunung Trikora, Kabupaten Jayawijaya yaitu Danau Habema sering dikatakan sebagai Danau Di Atas Awan (3.321 MDPL). Papua merupakan salah satu danau tertinggi di Indonesia. Berada pada ketinggian 3.321 mdpl oleh masyarakata Suku Dani, Papua. Danau ini dianggap sebagai tempat keramat yang jadi sumber kesuburan dan kehidupan masyarakat setempat.





