Hari ini: Kamis, 7 April 2016 06:55
Barometer Otomotif Terkini

Tips Transportasi Menuju Gunung Parang

Senin, 2 November 2015 19:39
Ilustrasi [istimewa]

PURWAKARTA, www.griyawisata.com - Gunung Parang di Purwakarta, Jawa Barat dapat menjadi salah satu tujuan wisata akhir pekan untuk para wisatawan. Untuk dapat mencapai Gunung Parang, berbagai pilihan transportasi dapat digunakan oleh para wisatawan.Jika membawa kendaraan pribadi dari Jakarta, arahkan masuk ke jalan Tol Cipularang. Setelah menyusuri jalan tol, jangan sampai terlewat untuk keluar di pintu tol Ciganea/Jati Luhur. Setelah keluar, Anda akan bertemu pertigaan jalan, belokan kemudi mobil ke arah Plered, Purwakarta.

Setelah berada di jalan menuju Plered, terdapat dua pilihan jalan untuk dapat tiba di Gunung Parang. Yang pertama adalah melewati Cilalawi, Pasar Warung Panjang dan yang kedua adalah Pasar Plered Pilihan jalur pertama terdapat di persimpangan pasar Warung Panjang melewati medan yang berkelok-kelok sejauh hampir 15-16 kilometer dengan medan yang menanjak dan berkelok-kelok di perbukitan.

Sementara jalur kedua adalah melewati Pasar Plered dan kemudian melewati penambangan batu hingga tiba di Gunung Parang. Jalur kedua ini dapat ditemui sekitar lima kilometer setelah jalur persimpangan Pasar Warung Panjang.

 

griyawisataTravel sempat melewati dua jalur tersebut ketika menuju Gunung Parang pada pekan lalu. Jalur Cilalawi cenderung lebih jauh karena memakan waktu hampir dua jam setelah meninggalkan jalan utama. Sementara, jika melewati jalur Pasar Plered, waktu tempuh yang dibutuhkan hanya sekitar satu jam.

Untuk keadaan jalur yang ditempuh jika melewati jalur Cilalawi, para wisatawan akan melewati perkampungan dengan jalan yang kecil dan banyak persimpangan. KompasTravel sempat kesulitan untuk menemukan jalur yang benar walaupun telah banyak bertanya kepada warga sekitar.

Berbeda dengan jalur Pasar Plered, arah yang ditempuh sudah cukup jelas. Setelah melewati Pasar Plered sekitar 4-5 kilometer, para wisatawan harus berbelok ke kanan dan mulai memasuki medan yang menanjak.

Jalan yang dilalui rusak dan akan membuat waktu tempuh sedikit lebih lama. Ketika mengendarai mobil, disarankan untuk memperhatikan kiri dan kanan jalan serta mengatur laju kendaraan. Jalur yang dilewati juga berbatu dan berdebu sepanjang hampir 2-3 kilometer hingga tiba di Gunung Parang.

Sementara jika ingin menggunakan transportasi umum, cobalah untuk naik bus tujuan Purwakarta yang melewati Tol Cipularang. Kemudian turunlah di Pintu Tol Ciganea/Jati Luhur dan disambung angkutan umum jurusan Purwakarta-Plered yang berwarna hijau. Minta kepada supir angkutan umum turun di Pasar Plered dan kembali sambung dengan angkutan menuju ke arah Kampung Cihuni, Desa Sukamulya, Kecamatan Tegalwaru.

Angkutan umum jurusan Ciganea-Plered tersedia 24 jam dengan harga tarif Rp 6.000 per orang. Hal yang perlu diperhatikan adalah angkutan menuju Gunung Parang. Jam keberangkatan terakhir dari Pasar Plered adalah pukul 17.00 WIB dengan tarif seharga Rp 12.000. Sementara jika ingin menggunakan Jalur Cilalawi, mintalah kepada supir untuk diturunkan di Pasar Warung Panjang.

Setelah dari Pasar Warung Panjang, transportasi selanjutnya yang dapat digunakan untuk menuju Gunung Parang hanya ojek motor. Harga yang ditawarkan menuju Gunung Parang berkisar Rp 15.000 sampai Rp 30.000. Harga tersebut juga ditawarkan oleh para pengojek di Pasar Plered untuk dapat menuju Gunung Parang.

Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Need Help

Iklan Niaga

TOUR & TRAVEL GUIDE

Tips Foto Indah dengan Kamera Ponsel
GriyaWisata.com - Liburan menjadi waktu yang tepat untuk mengabadikan kenangan yang menyenangkan. Apalagi kemajuan teknologi membuat kamera handphone menjadi lebih canggih dalam menangkap gambar-gambar yang indah.

Inilah Dia Danau Di Atas Awan Atau Danau Habema
Papua,GriyaWisata.Com - Danau Tertinggi Di Indonesia ini berlokasi dikaki Gunung Trikora, Kabupaten Jayawijaya yaitu Danau Habema sering dikatakan sebagai Danau Di Atas Awan (3.321 MDPL). Papua merupakan salah satu danau tertinggi di Indonesia. Berada pada ketinggian 3.321 mdpl oleh masyarakata Suku Dani, Papua. Danau ini dianggap sebagai tempat keramat yang jadi sumber kesuburan dan kehidupan masyarakat setempat.