GriyaWisata.Com - Kabupaten Bogor akan bangun objek wisata baru, yakni 99 miniatur masjid dari 26 negara di dunia. Uniknya lagi, miniatur ini direncanakan mampu tampung 200.000 pengunjung.
PemKab Bogor sedang hangat untuk menggenjot wisata religi, dengan membangun miniatur sejumlah mesjid terbaik dunia di daerah Pasir Madang Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, sebagai langkah rencana jangka panjang sektor pariwisata pada 2016.
Lahan seluas 215 hektare akan dipersiapkan untuk miniatur mesjid terbaik dunia tersebut guna mewujudkan tiga misi Kabupaten Bogor, yakni kesalehan sosial, kesejahteraan masyarakat, serta mengembangkan ekonomi dan pariwisata di wilayah tersebut, tutur Nurhayati, Bupati Bogor.
Diharapkan rencana pengembangan wisata religi ini akan mendorong percepatan pembangunan dan perekonomian wilayah Bogor Barat," ujar Nurhayati.
Pembangunan objek pariwisata ini, PemKab Bogor akan menggandeng pihak swasta yakni Yayasan Amanah yang sudah bergerak di beberapa sektor antara lain pendidikan, ekonomi dan pariwisata, katanya.
Waktu dekat ini, pihak PemKab Bogor juga akan meningkatkan sumber daya manusia dengan menggaet masyarakat sekitar sebagai tenaga managerial dan pemandu agar wisata religi tersebut bisa mendatangkan berbagai wisatawan domestik dan asing, ujarnya.
Dengan pelayanan optimal yang diberikan warga setempat, wisata religi ini harus menjamin wisatawan betah dan tertarik untuk terus datang berkunjung, katanya.
"Dengan kehadiran wisata religi ini nanti, akan memberikan solusi menekan angka pengangguran di Kabupaten Bogor, tentunya bisa menciptakan lapangan kerja, serta mampu merubah kultur masyarakat disana untuk lebih peduli dengan pendidikan,” jelasnya.
Harono Limin, Ketua Yayasan Amanah mengatakan, wisata religi akan dibangun dengan konsep miniatur-miniatur mesjid dunia dengan daya tampung pengunjung mencapai 200.000 orang. Adapun, miniature yang akan dibangunnya mencapai 300 orang pengunjung.
Dia juga mengatakan, untuk tahap awal akan kami bangun 86 miniatur dahulu, dari 99 miniatur masjid terbaik di 26 negara di dunia. Dan nantinya disetiap halaman depan miniatur tersebut akan dibangun wisata kuliner sesuai dengan asal masjid negara itu berasal,” ujarnya.
Diperkirakan untuk pembangunan miniatur-miniatur mesjid ini, akan memakan waktu enam hingga 12 tahun. Dan wisata religi ini nanti diperuntukkan bukan hanya untuk kaum muslim saja, tetapi di buka untuk wisatawan umum. tuturnya. Ray.