Hari ini: Rabu, 11 Mei 2016 03:50
Barometer Otomotif Terkini

Melihat Keajaiban Alam Bangunan Yang Muncul Dari Dalam Air

Selasa, 1 Desember 2015 11:52
Melihat Keajaiban Alam Bangunan Yang Muncul Dari Dalam Air (Foto)

Jakarta, GriyaWisata.Com - Bangunan-bangunan yang sangat menakjubkan ini pernah ada dan menghilang dari pandangan akibat terjadinya bencana alam atau ulah manusia. Sehingga bangunan-bangunan ini terendam kedalam sungai atau danau selama bertahun-tahun.  Saat ini banyak bangunan-bangunan yang telah tenggelam di telan air muncul kembali ke permukaan akibat pemanasan global yang berkepanjangan yang membuat permukaan sungai atau danau menyusut atau kering hingga ke dasar air. 

 
 
 
Berikut 8 Bangunan Menakjubkan Yang Muncul Dari Air setelah sekian lama tenggelam di bawah permukaan air:
 
1. Gereja Berusia 400 Tahun Muncul Di sebuah Waduk 
 
Pada tahun 2015, Sisa-sisa gereja era kolonial muncul dari perairan sungai yang surut di Chiapas, Mexico Selatan. Daerah Aliran Sungai (DAS) The Grijalva River dilanda kekeringan tahun ini yang menyebabkan tingkat air di Penampungan Nezahualcoyoti menurun hingga 82 kaki.
Gereja ini dibangun pada pertengahan abad ke-16 oleh sekelompok biarawan (dipimpin oleh Friar Botolome de la Casas) di wilayah Quechula yang sebelumnya di huni oleh orang-orang Zoque. Gereja ini hilang pada tahun 1966 ketika terjadi banjir besar di sekitar perairan waduk Nezahualcoyoti.
 
2. Kemunculan Pulau Penyu Dari Bawah Air
 
Setiap tahun para wisatawan di Cina berduyun-duyun dayang ke Gorges Reservoir untuk melihat kenaikan Pulau Penyu yang sulit di pahami di perairan Sungai Muodaoxi. Acara yang di juluki "Penyu Naik Air di Musim Semi" dirayakan oleh warga karena penyu dianggap menguntungkan dan membuat panjang umur.
 
Kedengaranya seperti fenomena alam yang menarik. Tetapi keajaiban ini adalah buatan manusia. Tingkat air sungai Muodaoxi dikendalikan oleh Three Gorges Dam. Setiap musim semi, pasokan air diturunkan dan akan mengekspos keberadaan pulau. Munculnya pulau tergantung pada jumlah air yang menuju hilir. Selama 9 bulan dalam setahun dengan ketinggian antara 163 hingga 168 meter hanya ujung pulau saja yang terlihat. Jika permukaan air diturunkan hingga 145 meter, pulau akan terlihat dengan bentuk yang unik.
 
3. Villa Epeceum Yang Muncul Kembali Setelah Tenggelam Selama 30 Tahun
 
Kembali pada tahun 1920, Sebuah desa wisata bernama Villa Epecuen yang didirikan di sepanjang tepi sungai Lago Epeceum, Sebuah Danau Garam sekitar 600 km barat daya Buenos Aires, Argentina.  Populasi kota memuncak pada tahun 1970-an dengan jumlah penduduk sekitar 5000-an orang. Hampir 300 jenis bisnis berkembang di sana. Termasuk hotel, hostel, spa, toko-toko dan museum. Hingga suatu waktu, Hujan yang sangat panjang membuat debit air meningkat tajam di sungai Lago Epecteum.
 
Pada tanggal 10 Desember 1985, Volume air menerobos bendungan dan menggenangi banyak kota di sekitarnya. Pada tahun 1993, akibat banjir setinggi sekitar 10 meter dapat menenggelamkan kota. Hampir 25 tahun kemudian pada tahun 2009, permukaan air mulai surut, Villa Epecuen mulai muncul kembali ke permukaan. 
 
4. Gereja st. Nicholas Yang Tenggelam Di Danau Buatan
 
Letaknya tidak jauh dari air terjun tertinggi di Balkan, Mavrova Lake. Sebuah Taman Nasional di Makedonia.  Di atur dalam pemandangan yang indah ditengah dataran tinggi berumput dengan puncaknya yang bersalju, Gereja st Nicholas dilaporkan korban dari Danau Buatan yang diciptakan untuk memasok air menjadi Pembangkit Tenaga Listrik lokal. Bagian atas gereja masih terlihat muncul dari dalam air danau. Ilalang banyak yang tumbuh dari reruntuhan gereja serta atap ubin dari menara gereja ikut runtuh. Meskipun bangunan ini hancur akan tetap menjadi tempat tujuan wisata alam pada tahun-tahun yang akan datang.
 
5. Tempat Suci Di Bawah Laut Yang Menakjubkan
 
The Gruner See (juga dikenal sebagai Green Lake) yang terletak di Styria, Austria, Tempat ini dikenal karena pemandangan bawah laut yang indah dengan air berwarna hu=ijau zamrud yang menetes dari pegunungan bersalju. Selama musim dingin, sebelum es mencair, danau ini hanya sedalam 1-2 meter dan daerah sekitarnya digunakan sebagai Taman Raya. Namun pada musim semi, cekungan tanah di bawah gunung mengisi air mengubah danau menjadi Cagar Alam bawah air sedalam 12 meter. The Gruner See bebas polusi dan merupakan tujuan wisata yang sangat populer untuk pejalan kaki, berkemah, dan petualang yang ingin menikmati keindahan alam.
 
6. Desa Beichuan Yang Muncul Kembali Dari Dalam Air
 
Sebuah gempa berkekuatan 8.0 SR meluluhlantahkan  sebuah desa Beichuan di propinsi Sichuan, Cina yang menyebabkan desa ini dibanjiri oleh sebuah danau. Hampir seluruh bangunan termasuk rumah, kantor, dan sekolah tenggelam di dalam air hingga lima tahun kemudian seluruh bangunan di desa ini muncul kembali.
 
7. Kota Wild West Muncul Kembali Setelah Kekeringan
 
Mormon kota pelopor di Sant Thomas dibanjiri pada 70 tahun yang lalu oleh naiknya air sungai Colorado ketika bedungan jebol membentuk Danau Mead. Reuntuhanya kini muncul kembali stelah danau mengalami kekeringan panjang. Thomas didirikan pada tahun 1865 pada pertemuan sungai Muddy dan Virgin yang dikirim oleh aliran sungai Nevada menuju pantai barat. Kota yang telah tumbuh tersebut di banjiri air sungai Nevada pada tahun 1938 hingga benar-benar tenggelam.  Fondasi beton bawah air dari Saint Thomas dilihat pertama kali oleh nelayan pada tahun 2003.  Semak-semak tamariska telah menutupi pemandangan kota, Biro Reklamasi AS sedang mengevaluasi proposal untuk mengelola kekeringan di sungai. Termasuk memasok air dan listrik untuk kebutuhan jutaan orang di negara-negara bagian barat.
 
8. Gereja Venezuela Yang Muncul Kembali Setelah 33 Tahun Tenggelam
 
Antara tahun 2005 samapi 2008, para nelayan berpergian dengan perahu di sepanjang danau yang dibentuk oleh Uribante Reservoir di Tachira, Venezuela disajikan dengan terlihat naik miring keluar dari dalam air.  Pada tahun 2008, salib mulai naik lebih tinggi daripada permukaan air dan mengungkapkan sebuah struktur bangunan gereja dibawah air danau. Pada kenyataannya bukan bangunan gereja yang naik ke permukaan tetapi permukaan air danau yang surut sehingga mengungkapkan apa yang tersebunyi di dalam danau selama dua dekade lebih. 
Gereja milik kota Potosi yang pada tahun 1985 telah dibanjiri oleh pembendungan sungai terdekat untuk membuat Pembangkit Listrik Tenaga Air, Semua warga Potosi harus direlokasi . Selama 20 tahun yang tersisa dari semua yang ada di tempat ini adalah salib di puncak menara gereja.    
 
(LP)
Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: (1 rates)


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Need Help

Iklan Niaga

TOUR & TRAVEL GUIDE

Nikmatnya Bersepeda ke Air Terjun Jurang Pulosari
Bantul,GriyaWisata.Com - Air Terjun Jurang Pulosari merupakan salah satu obyek wisata Air terjun yang berlokasi di Desa Wisata Krebet, Sendangsari, Pajangan, Bantul. lokasi yang masih alami dengan penduduk yang sumeh. Dengan rute yang terjal dan menanjak inilah yang membuat bersepda makin asik karena tantangan sudah menanti.

Willem Sigar Mulai Mendaki Gunung Semeru
Lumajang,GriyaWisata.Com - Pendaki maraton gunung solo Willem Sigar Tasiam melanjutkan pendakian ke Gunung Semeru. Siang disertai hujan gerimis di base camp Ranu Pani.