Hari ini: Kamis, 12 Mei 2016 09:53
Barometer Otomotif Terkini

Pulau Giliang Sebagai Destinasi Wisata Kesehatan

Senin, 30 November 2015 04:06

GriyaWisata.Com - Ingin menikmati liburan anda dengan alam yang bersih nan sempurna ? rencanakan liburan bersama keluarga idaman anda ke pulau ini, yaitu Pulau Giliyang sebagai destinasi Anda. Selain menyenangkan, pulau ini bisa memberikan Anda momen liburan yang sehat. Kawasan Pulau Giliang telah dijadikan sebagai destinasi wisata kesehatan.

 

Pulau Giliang ini terdapat di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Kabupaten Sumenep ini dikenal dengan banyaknya pulau, memiliki 125 pulau, baik yang berpenghuni maupun tidak. 
 
Siapa sangka di antara pulau tersebut terdapat satu pulau dengan kadar oksigen terbaik kedua di dunia setelah Yordania.
 
Pulau Giliyang namanya. Secara administratif, pulau ini berada di wilayah kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur.
 
Menurut dream dalam rilisnya, dahulu kala, Pula ini dikenal dengan dua nama yang berbeda, yaitu Gila Iyang dan Gili Elang. Menurut penuturan penduduk setempat, terdapat dua sejarah yang berbeda mengenai asal muasal nama pulau tersebut.
 
Yang pertama adalah Gila Iyang yang artinya "gila dari nenek moyang". Dahulu pulau ini merupakan pulau yang dijadikan sebagai tempat pembuangan orang gila. Saat pertama ditemukan, pulau ini ditempati oleh orang-orang gila.
 
Yang kedua, asal nama pulau ini adalah Gili Elang atau Pulau Elang yang memiliki arti "pulau yang hilang" dalam bahasa Madura. Sebab, pada zaman penjajahan Belanda, pulau ini merupakan pulau yang tidak ditemukan atau hilang. Sementara pulau-pulau di sekitarnya telah ditemukan terlebih dahulu.
 
Dari hasil verifikasi Tim Pembakuan Nama Rupabumi Tahun 2006, nama pulau ini dibakukan menjadi Giliyang yang kemudian dikenal oleh masyarakat Sumenep sampai sekarang.
 
Pulau inilah yang akhirnya diklaim mempunyai kadar oksigen terbaik di dunia. Hal itu berdasarkan hasil penelitian tim Pusat Pemanfaatan Sains Atmosfer dan Iklim LAPAN akhir Juli 2006 lalu, yang kemudian dilakukan kaji ulang pada 27 Desember 2011 lalu oleh BLH (Badan Lingkungan Hidup) Sumenep dan Jawa Timur, serta pihak Bappeda.
 
Sebagai gambaran, dari hasil penelitian Pulau Giliyang memiliki konsentrasi oksigen sebesar 20,9% dengan level explosif limit (LEL) 0,5%. Nilai kandungan tersebut berbeda dengan wilayah lain yang mempunyai nilai konsentrasi oksigen 20,9% dan LEL 0,0%. Ketika dikaji ulang, hasilnya pun sama yakni oksigen di pulau tersebut antara 3,3 hingga 4,8 persen atau di atas normal.
 
Kualitas oksigen yang baik membuat penduduk pulau ini berumur panjang. Mayoritas penduduk Pulau Giliyang berusia lebih dari 80 tahun dan tampak awet muda serta segar bugar. Mereka bahkan masih mampu melakukan aktivitas layaknya orang-orang di usia produktif. Ray.
Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Need Help

Iklan Niaga

TOUR & TRAVEL GUIDE

Nikmatnya Bersepeda ke Air Terjun Jurang Pulosari
Bantul,GriyaWisata.Com - Air Terjun Jurang Pulosari merupakan salah satu obyek wisata Air terjun yang berlokasi di Desa Wisata Krebet, Sendangsari, Pajangan, Bantul. lokasi yang masih alami dengan penduduk yang sumeh. Dengan rute yang terjal dan menanjak inilah yang membuat bersepda makin asik karena tantangan sudah menanti.

Willem Sigar Mulai Mendaki Gunung Semeru
Lumajang,GriyaWisata.Com - Pendaki maraton gunung solo Willem Sigar Tasiam melanjutkan pendakian ke Gunung Semeru. Siang disertai hujan gerimis di base camp Ranu Pani.