Hari ini: Kamis, 7 April 2016 09:55
Barometer Otomotif Terkini

Pha Kak Liang Yang Di Bangun di Atas Lubang Tambang

Jumat, 5 Februari 2016 14:15
Pha Kak Liang Yang Di Bangun di Atas Lubang Tambang (Foto)

Bangka,GriyaWisata.Com - Di Pulau Bangka tepatnya di Belinyu merupakan salah satu daerah yang dihuni oleh begitu banyak warga etnis Tionghoa. Tak heran, di kota kecil yang terkenal dengan otak-otak ini berdiri punya banyak tempat ibadah umat Kong Hu Cu. Sekalipun demikian, masyarakat disini hidup saling berdampingan, termasuk dengan masyarakat Melayu yang tak lain merupakan penduduk mayoritas di Pulau Bangka. 

 
Pulau Bangka terkenal sebagai salah satu contoh baik dalam hal kerukunan umat beragama di Indonesia. Semoga hal ini tetap berlangsung sampai kapan pun. Pulau Bangka mempunya banyak tambang timah yang Ilegal sehingga merusak lingkungan di daerah ini. Padahal, pemandangan alam, terutama pantai di daerah ini sangatlah elok dipandang mata. Di utara Pulau Bangka tepatnya di daerah kota tua Belinyu, ada lahan bekas tambang yang disulap menjadi sebuah kelenteng. Pha Kak Liang, nama kelenteng bergaya Tiongkok yang sekarang menjadi salah satu destinasi wisata di Bangka Utara. 
 
Pha Kak Liang bisa dijadikan sebagai salah satu destinasi alternatif bila hendak berlibur ke Pulau Bangka, selain pantai yang memang bertebaran di setiap sudut pulau penghasil lada ini. Bentuk bangunan yang unik, menyerupai bangunan ala Tiongkok, membuat Pha Kak Liang tampak berbeda dengan kelenteng lain pada lazimnya. Berada di lokasi wisata ini, nuansa Tiongkok memang kental terasa. Hanya saja, jangan salah, ini asli di Pulau Bangka.
 
Pha Kak Liang terletak di Desa Kuto Panji, Kecamatan Belinyu. Letaknya sekitar 2 kilometer dari pusat kota kecil Belinyu, atau sekitar 50 kilometer dari Sungailiat, ibukota Kabupaten Bangka (Induk) yang berjarah sekitar 40 kilometer dari Pangkalpinang.
 
Selain bentuknya yang unik karena menyerupai bangunan yang ada di Negeri Tirai Bambu, daya tarik taman wisata ini adalah ikan air tawar ukuran raksasa yang bisa dilihat di bawah kelenteng. Musim kemarau panjang di penghujung tahun 2015 lalu, membuat banyak ikan mati akibat air yang mengering. Sekarang, pihak Pha Kak Liang berencana memperbaiki salah satu destinasi andalan wisata Pulau Bangka ini.
 
Padahal, Pha Kak Liang merupakan salah satu objek wisatan andalan di bagian utara Pulau Bangka yang menarik banyak wisatawan untuk datang. Semoga langkah Pemerintah Kabupaten Bangka (Induk) ini diikuti oleh daerah lain di Indonesia, terutama di lingkungan Provinsi Kepulauana Bangka Belitung, demi pariwisata Indonesia yang lebih baik. (GS)
Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full (1 rates)


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Need Help

Iklan Niaga

TOUR & TRAVEL GUIDE

Tips Foto Indah dengan Kamera Ponsel
GriyaWisata.com - Liburan menjadi waktu yang tepat untuk mengabadikan kenangan yang menyenangkan. Apalagi kemajuan teknologi membuat kamera handphone menjadi lebih canggih dalam menangkap gambar-gambar yang indah.

Inilah Dia Danau Di Atas Awan Atau Danau Habema
Papua,GriyaWisata.Com - Danau Tertinggi Di Indonesia ini berlokasi dikaki Gunung Trikora, Kabupaten Jayawijaya yaitu Danau Habema sering dikatakan sebagai Danau Di Atas Awan (3.321 MDPL). Papua merupakan salah satu danau tertinggi di Indonesia. Berada pada ketinggian 3.321 mdpl oleh masyarakata Suku Dani, Papua. Danau ini dianggap sebagai tempat keramat yang jadi sumber kesuburan dan kehidupan masyarakat setempat.