Melihat Pengolahan Berlian Di Bandung (Ilustrasi)
Bandung,GriyaWisata.Com - Kota Bandung memiliki wisata edukasi yang paling baru di sana adalah melihat pembuatan berlian. Jadi di tempat ini semua pengunjung bisa menyaksikan langsung proses pengolahan berlian. Traveler bisa melihat lebih dekat tahapan-tahapannya, kata Yopi Mesa Yudi, Presiden Director Indo Wisata Permata (IWP) .
Gedung IWP berlokasi di Perumahan Citra Green, Blok N No.1-10, kawasan Dago Atas, Kota Bandung, Jawa Barat. Sejak 14 Februari 2016 lalu pabrik sekaligus galeri perhiasan berlian ini dibuka untuk umum.
Yudi mengatakan kalau di luar negeri kan enggak bisa melihat cara buat atau mengolah batu mulia menjadi berlian bahkan teknologinya enggak diperlihatkan. IWP sengaja menampilkan alat-alat canggih serba komputerisasi penunjang produksi perhiasan berbalut berlian berkualitas tinggi. Tujuannya agar masyarakat memperoleh wawasan dan pengetahuan soal teknik mendesain batu mulia.
Terobosan digulirkan Yopi menjadikan IWP sebagai destinasi wisata anyar di Kota Bandung buruan pelancong nusantara dan mancanegara. "Galeri proses pengolahan berlian ini merupakan salah satu wisata edukasi di Bandung". Gedung empat lantai berdesain modern ini berdiri di area lahan seluas 8.680 meter persegi. Kebersihan seluruh ruangan yang dilengkapi alat pendingin membuat pengunjung menjadi betah.
Kondisi tersebut sangat nyaman sewaktu pengunjung menjelajahi tiap lorong ruangan berdinding kaca yang di dalamnya hadir sejumlah pria berpakaian putih ala dokter yang mengerjakan material mentah batu permata (rough diamond) asal Kalimantan hingga menghasilkan tampilan berlian nan menawan. Nampak jelas sekali perpaduan sistem kerja antara tenaga manusia terampil di bidangnya serta alat muktahir yang didatangkan dari Rusia dan India.
Dalam ruangan pengolahan tersebut ada alat-alat canggih mulai mesin potong hingga mesin pembentuk berlian menggunakan teknologi laser dan robot.
Ruang proses produksi itu bergaya seperti laboratorium. Tahap awal, para pekerja memilah bongkahan batu mulia yang bentuknya belum sempurna atau masih kasar. Butiran batu tersebut dilumuri cairan putih lalu dimasukkan ke mesin berfungsi membentuk atau menandai batu menjadi pola berlian. Mesin terhubung dengan layar monitor yang menampilkan visual grafis untuk mencocokan desainnya.
Setelah itu, batu dipotong menggunakan mesin laser sesuai alur pola yang sudah direka melalui komputer. Lalu batu dibawa ke mesin robot pencapit guna mengikis batu menjadi berlian. Proses terakhir menggosok hingga mengilap dan merapikan potongan berlian agar makin sempurna. Pekerja sangat teliti menghasilkan berlian menawan dengan menggunakan bantuan kaca pembesar. Berlian mini yang itu kemudian dipasang menghiasi cincin atau perhiasan lainnya.
Usai menatap aktivitas tersebut, pengunjung bergerak melangkah menuju ruang pamer. Deretan etalase kaca memajang beragam ukuran dan model berlian siap jual. Keindahan kerlip berlian ini menggoda mata.
Jadi para traveler yang ingin melihat sambil belajar pengunjung bisa sekalian membeli berlian,kata Yudi. Traveler berminat? (GS)