Hhmmm Yummi, Gurihnya Ayam Tangkap Khas Tanah Rencong
Griyawisata.Com -- Indonesia memiliki beragam jenis kuliner berbahan dasar ayam yang menggugah selera, salah satunya adalah kuliner khas Aceh, Ayam Tangkap. Hasan, seorang pemilik rumah makan terkemuka di kota Banda Aceh mengungkapkan kepada Kompas.com rahasia dibalik kuliner andalan yang satu ini.
"Ayam Tangkap ini berbeda dengan masakan berbahan dasar ayam lain, tapi tetap digoreng-goreng juga sih," ungkapnya saat ditemui di rumah makannya, Jumat (30/3/2012).
Untuk menciptakan sebuah cita rasa Ayam Tangkap asli tanah rencong tersebut, Hasan mengungkapkan pertama-tama ayam yang ditangkap adalah ayam kampung yang dipelihara secara alami sehingga tidak mengandung bahan kimia. Ayam tersebut kemudian dipotong kecil-kecil dengan ukuran paling besar 8 sentimeter.
Sebagai penyedap, berbagai rempah khas seperi bawang putih, ketumbar, air kelapa dan sebagainya pun dilumuri ke seluruh permukaan ayam yang telah dipotong-potong tersebut. Untuk menyatukan cita rasa, Hasan mengukus ayam yang telah dibumbui tersebut selama 15 menit.
"Setelah bumbunya meresap, baru kita goreng," lanjutnya.
Pada resep selanjutnya, Ayam Tangkap tersebut menemukan ciri khasnya. Potongan daun kari dan daun pandan segar juga ikut dimasukan bersama ayam hingga garing dan menghasilkan aroma yang menggugah selera.
Cukup digoreng selama lima menit, potongan kecil ayam beserta daun tersebut kemudian ditiriskan dan siap disantap. Aroma rempah sangat kentara ketika paduan unik tersebut disajikan di atas piring plastik. Hasan mengatakan, pada umumnya, para pecinta kuliner yang satu ini mengombinasikannya dengan sambal kecap yang telah dicampur dengan potongan bawang merah dan cabai hijau.
Benar saja, gurihnya ayam beradu dengan garingnya daun dan dipadukan dengan manis-pedasnya sambal kecap menciptakan sensasi baru bagi Anda pecinta olahan yang berbahan dasar ayam khas Aceh.
Nama Ayam Tangkap sendiri ternyata baru populer di kalangan masyarakat sekitar 6 hingga 8 tahun belakangan. Dinamakan Ayam Tangkap karena ayam yang dipilih merupakan ayam kampung yang dipelihara secara alami, sehingga perlu ditangkap terlebih dahulu sebelum dinikmati. Meski baru populer beberapa waktu terakhir, Hasan mengaku resep masakan itu sendiri telah turun temurun.
Nah, bagi Anda yang tengah berada di Aceh, jangan lewatkan pengalaman berharga mencicipi cita rasa khas tanah rencong tersebut. Di kota Banda Aceh, banyak rumah makan yang menyajikan kuliner tersebut dan hampir semuanya memiliki benang merah cita rasa yang sama.[i/n]
- Minggu, 1 April 2012 09:00
- Sabtu, 31 Maret 2012 15:05
- Sabtu, 31 Maret 2012 10:15
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 3000AC19
Dina Momang di 0816-705-837 · [email protected] · Blackberry: 2532A7C8
Iklan Niaga
PRODUK TERBARU IKLAN BARIS
kode barang : my023l detail :blouse bahan rajutmodel jalahias bordir lembut bentuk love bagian depansize :all size:lebar 45-cm,panjang 73-cm..
jual dress - dress cantikbahan cotton, enak dan nyaman sekali dipakainya.foto 1 (pb32431) --> + beltfoto 2 (pb628 ) --> sisa war..
nama n kode baju :: kode re30 deskripsi :: keterangan :: harga belum termasuk ongkos kirim.. pengiriman lewat jasa jne.. pembayaran lewat tr..
nama n kode baju :: kode re48 deskripsi :: keterangan :: harga belum termasuk ongkos kirim.. pengiriman lewat jasa jne.. pembayaran lewat tr..
kode barang : my818p detail :blouse bahan rajuthias pita bagian depan menyatusize :all size:lebar 37-cm,panjang 65-cm dapat di pesan dengan ..
TOUR & TRAVEL GUIDE
Indonesia Miliki Bioskop Tertua, Megaria 21
Griyawisata.Com -- Tepat hari ini, Indonesia merayakan Hari Film Nasional yang ke-62. Nah, salah satu saksi sejarah film Indonesia adalah bioskop tertua di Jakarta. Ayo rayakan kebangkitan film nasional dengan mengunjungi Bioskop Megaria!
Keceriaan Buah Hati Dalam Festival Layang-Layang, Gor Ragunan
Griyawisata.Com -- Festival layang-layang di GOR Ragunan, Jakarta Selatan berlangsung meriah. Acara yang penuh warna, layang-layang, dan tawa anak-anak, yang menjadi peserta. Mereka sangat antusias dengan permainan tradisional ini. Sungguh ceria!









