Art & Culture

Pameran Tosan Aji Ramaikan Kaliurang

E-mail Print

Griyawisata.com, Upaya Pemkab Sleman untuk kembali menggairahkan sektor pariwisata pasca terjadinya erupsi Gunung Merapi telah dilakukan dengan berbagi cara dengan melibatkan para pelaku pariwisata. Diantaranya berupa program Sleman Bangkit 2011 sejak 25 Desember 2010 hingga 2 Januari 2011 yang berisikan berbagai agenda budaya dan pariwisata. Program tersebut telah dibuka secara resmi oleh Bupati Sleman, Drs. Sri Purnono, M.Si, Sabtu 25 Desember 2010 silam.

Diantara agenda budaya tersebut adalah pameran tosan aji oleh komunitas Pametri Wiji di Hotel Vogels Kaliurang dan dibuka mulai pukul 09.00 – 16.00 WIB. Menurut koordinator pameran Singgih, koleksi tosan aji yang dipamerkan kurang lebih 20 buah, yang berasal dari berbagai era atau tangguh, yaitu tangguh Jenggala, Singasari, Majapahit, Tuban, Pajang, Mataran Solo dan Mataran Jogja.

Read more...
 

Tarian Massal Meriahkan "Lovely December 2010" di Tana Toraja

E-mail Print
Griyawisata.com, Sebanyak 220 penari siswi SMA se-Kabupaten Tana Toraja memeriahkan perayaan "Lovely December 2010"(27/12), dengan menggunakan pakaian adat kebesaran Toraja.

Lovely December adalah salah satu event pariwisata terbesar di Sulawesi Selatan, seperti yang dikatakan oleh Gubernur Sulsel 'Syahrul Yasin Limpo dalam pidatonya,"Lovely December sebagai ajang untuk mengembalikan Toraja sebagai pusat pariwisata Indonesia Timur setelah Bali.

Read more...
 

Tari Maengket dari Minahasa

E-mail Print

Griyawisata.com, Maengket sudah ada di tanah Minahasa sejak rakyat Minahasa mengenal pertanian terutama menanam padi di ladang.
Kalau dulu Nenek Moyang Minahasa, maengket hanya dimainkan pada waktu panen padi dengan gerakan-gerakan yang hanya sederhana, maka sekarang tarian maengket telah berkembang teristimewa bentuk dan tarinya tanpa meninggalkan keasliannya
terutama syair/sastra lagunya.

Read more...
 

Nonton Adat Dayak di Desa Pampang

E-mail Print

Griyawisata.com, Desa Budaya Pampang, Samarinda Utara (Kaltim) jadi pilihan warga di ibukota provinsi Kalimantan Timur untuk mengisi hari liburnya melihat budaya Dayak di kawasan tersebut. Jalan-jalan ke Desa Budaya Pampang, sangat menyenangkan bisa melihat pemukiman warga Dayak Kenyah berada jauh di pedalaman dan tidak jauh dari Kota Samarinda. Desa Budaya Pampang memiliki jarak sekitar 20 Km dari pusat kota Samarinda yang terdapat komunitas Dayak dari sub-etnis Dayak Kenyah.

Kawasan ini dulunya adalah hutan, dan kemudian warga Dayak Kenyah berasal dari Desa Long Liis, Apokayan, Kabupaten Bulungan berjumlah 35 orang bermigrasi ke kawasan itu. Hingga kini penduduk Pampang sudah sekitar 1.000 jiwa. Daya tarik Pampang adalah warga Dayak tersebut tetap mempertahankan budaya leluhurnya, seperti menenun, mengukir, dan masih terdapat Lamin (rumah panjang khas Dayak).

Read more...
 

Bocah Pecinta Keroncong Tampil di Surakarta

E-mail Print

Griyawisata.com, Sejumlah anak di Surakarta tampil di halaman Pasar Barang Antik Windujenar, Surakarta. Penampilan mereka di hari Sabtu (20/11) malam itu terasa sangat unik, karena membawakan lagu keroncong.

Anak-anak yang tergabung dalam Keroncong Bocah Fajar Indah ini tampil lengkap dengan instrumen musik keroncong, seperti cak-cuk, biola, bass, kencrong, celo, flute. Bocah-bocah usia SD hingga SMP bermain musik keroncong lengkap dengan langgam musiknnya. Beberapa lagu yang ditampilkan seperti Bengawan Solo, Gambang Suling, Baktimu Kartini, Keroncong Solo, Keroncong Bocah dan Sapu Tangan.

Salah seorang penyanyi, Yosef Wahyu (13) mengakui musik keroncong berbeda dengan musik lainnya, bisa membuat tenang. “Dulu saya sempat belajar musik rock dan pernah punya band. Tetapi ada seorang ibu-ibu yang menawari musik keroncong dan lama-kelamaan pun malah senang dengan musik keroncong, “ kata Yosef.

Read more...
 

Suran Mbah Demang, Potensi Wisata Banyuraden Sleman

E-mail Print

Griyawisata.com, Masyarakat Desa Banyuraden, Kecamatan Gamping, Sleman kembali akan menggelar upacara adat Suran Mbah Demang. Upacara adat yang dilaksanakan setiap bulan Sura tanggal 7 atau tepatnya saat tengah malam tanggal 8 Sura (bulan Jawa) pada tahun 2010 ini jatuh pada hari Senin, 13 Desember 2010.

Menurut ketua panitia Rahmat Fitri, pelaksanaan upacara adat Suran Mbah Demang kali ini sekaligus untuk merayakan hari jadi Desa Banyuraden ke 64. Ia menambahkan bahwa rangkaian upacara adat meliputi pasar malam, kirab budaya, kenduri wilujengan dan pertunjukan wayang. Pasar malam akan berlangsung hingga tanggal 18 Desember di kawasan pasar Telagareja, sedangkan kirab budaya akan dilangsungkan pada hari Senin 13 Desember 2010 pukul 19.00 WIB dengan start di Balai Desa Banyuraden menuju tabon Mbah Demang dan kembali lagi ke Balai Desa Banyuraden.

Kirab budaya tersebut didukung oleh 8 (delapan) kontingen dari 8 dusun se Desa Banyuraden Gamping yang dikemas oleh Sanggar Widya Permana pimpinan Ki Murdo Puspito. Kedelapan kontingen tersebut adalah kontingen thek band dari Dusun Geplakan, pekbung dari Dukuhan, kesenian tradisional jathilan dari 3 (dusun) yaitu Somodaran, Turusan dan Sukunan, Bregada Prajurit Bremarageni dari Dowangan, Tarian Topeng dari Kradenan, dan prajurit kasepuhan dari Cokrowijayan.

Read more...
 

Ayo Ngguyu, Sambut Pergantian Tahun Baru 2011

E-mail Print

Griyawisata.com, Menyambut pergantian tahun dari 2010 ke 2011, perupa asal kawasan Candi Borobudur, Magelang (Jateng), Yogi Setyawan sedang menyiapkan pameran tunggal yang bertajuk “Ayo Ngguyu” dan akan berlangsung di Limanjawi Art House, Dusun Tingal Kulon, Desa Wanurejo,Kecamatan Borobudur, 26 Desember 2010 hingga 10 Januari 2011.

"Melalui pameran tersebut, saya ingin mengajak siapa saja untuk tertawa menghadapi berbagai persoalan kehidupan ini, termasuk menertawakan diri sendiri, supaya masalah lebih mudah diselesaikan dan 'cair'," kata Yogi Setyawan, Senin ( 20/12).

Yogi mengatakan, tema “Ayo Ngguyu” tersebut diambil pada pameran tunggalnya karena dianggap menarik. Selain itu, tema tersebut menggambarkan realita tentang kehidupan masyarakat yang lucu dan jenaka.

Untuk menggelar pameran tunggalnya tersebut, saat ini anak ke enam dari delapan bersaudara dari pasangan Muchjadi dan Denok Erowati ini telah menyiapkan 17 karya lukis di atas kain kanvas dari berbagai ukuran. “Dari 17 lukisan yang disiapkan, terdapat lukisan terkecil dengan ukuran 80 X 80 centimeter. Sedangkan lukisan terbesar 2,5 X 2 meter,”kata pria kelahiran Magelang Mei 1974 ini.

Read more...
 

"Geger Karang Sambong” Raih sebagai Penyaji Terbaik Kedua

E-mail Print

Griyawisata.com, Kontingen Kabupaten Sleman yang menampilkan lakon “Geger Karang Sambong” memperoleh hasil sebagai penyaji terbaik kedua dalam festival kethoprak tingkat propinsi DIY setelah kontingen Kulonprogo yang menampilkan lakon “Kesaguhan Nyangking Panandang”. Meskipun tidak bisa mempertahankan kejuaraan untuk yang ketiga kalinya, kontingen Sleman secara realitas mampu menampilkan dan memberikan suguhan khas yang mempesonakan sebagian besar pengunjung. Demikian disampaikan Kepala Bidang Kesenian Disbudpar Sleman Edy winaryo, S.Sn, Senin 20 Desember 2010 dikantornya.

Edy menambahkan bahwa pihaknya memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kontingen Sleman yang telah berjuang keras mempersiapkan penampilannya. Baginya kejuaraan bukanlah hal yang paling utama, yang justru lebih penting adalah esensi dari penampilan itu sendiri. Yaitu sebagai wahana dikalangan masyarakat terhadap aset budaya lokal yang adiluhung sekaligus sebagai regenerasi insan-insan pelaku budaya di negeri ini.

Read more...
 

Sulam Pita

E-mail Print

Griyawisata.com, Sulam pita, hasil karya ibu-ibu yang tergabung dalam komunitas seribu satu malam di Surabaya, Jawa Timur. Hasil karya seni sulam, sungguh terkenal dikalangan konsumen Australia dan Singapura.

Lokasi kelompok dari penyulam ini terletak di bawah jalan Tol Dupak Sari, Surabaya, Jatim. Konon, ibu-ibu di daerah ini, dulunya tidak memiliki pekerjaan sebelum ada sulam pita. Setelah tiga tahun berjalan, pekerjaan mereka sudah bagus.

Read more...
 

Sejarah Pohon Natal

E-mail Print

Griyawisata.com, Sejarah pemasangan pohon Natal untuk dekorasi rumah, sepertinya tak seorang pun tahu dengan pasti siapa yang memulai tradisi tersebut untuk merayakan kelahiran Kristus, namun ada cukup banyak legenda/cerita yang beredar di kalangan orang Kristen sendiri, di antaranya adalah:

Pengalaman "supranatural" St. Boniface : Menurut sebuah legenda, ada seorang pendeta Inggris bernama St. Boniface yang memimpin beberapa gereja di Jerman dan Perancis. Suatu hari dalam perjalanannya dia bertemu dengan sekelompok orang yang akan mempersembahkan seorang anak kepada dewa Thor di sebuah pohon oak. Untuk menghentikan perbuatan jahat mereka, secara ajaib St. Boniface merobohkan pohon oak tsb dengan pukulan tangannya. Setelah kejadian yang menakjubkan tersebut di tempat pohon oak yang roboh tumbuhlah sebuah pohon cemara.

Martin Luther dan pohon cemaranya : Tokoh Reformasi Gereja yaitu Martin Luther, sedang berjalan-jalan di hutan pada suatu malam. Terkesan dengan keindahan gemerlap jutaan bintang di angkasa yang sinarnya menembus cabang-cabang pohon cemara di hutan, Martin Luther menebang sebuah pohon cemara kecil dan membawanya pulang pada keluarganya di rumah. Untuk menciptakan gemerlap bintang seperti yang dilihatnya di hutan, Martin Luther memasang lilin-lilin pada tiap cabang pohon cemara tersebut.

Read more...
 

Festival Dongdang 2011, Antusias Disambut Warga Bogor

E-mail Print

Griyawisata.com, Pemerintah Kabupaten Bogor akan menggelar Festival Dongdang 2011, dan festival cukup antusias disambut oleh warga Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pada 2011 nanti, Festival Dongdang merupakan sebagai gong memulai Visit Bogor 2011. Festival Dongdang 2011, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap dapat memicu kebangkitan dunia pariwisata setempat.

"

Read more...
 
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »
Page 1 of 13
visit_makassar2011_gw
jelajah_misstour_makassar



Makassar Highlight

Prev Next Page:

Trans Studio Makassar hadirkan Sirkus asal Rusia sambut Natal dan Tahun Baru

Trans Studio Makassar hadirkan Sirkus asal Rusia sambut Natal dan Tahun Baru

Griyawisata.com, Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru mendatang , Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Sulawesi Selatan menjual paket Pagelaran Sirkus asal Rusia sebagai program dari Trans studio Makassar.Dalam mempromosikan visit Makassar Year 2011, banyak kalangan industri pariwisata memanfaatkan membuat paket wisata...

lihat semua di kategori : Makassar

Read more

Kunjungan Media Malaysia untuk Visit Makassar Year2011

Kunjungan Media Malaysia untuk Visit Makassar Year2011

Griyawisata.com, Rencana kunjungan wartawan media dari Malaysia ke Makassar pertengahan Desember ini dalam rangka memperkenalkan rangkaian kegiatan yang mendukung Visit Makassar Year 2011. Seperti diungkapkan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin saat memberikan keterangan pers tentang Indonesia Tourism Award (ITA) 2010...

lihat semua di kategori : Makassar

Read more

Benda-Benda Bersejarah di Museum Kota Makassar

Griyawisata.com, Museum Kota adalah bangunan dua lantai bergaya Eropa abad ke-17 berdiri dengan kokoh dan gagah tepat di tengah Kota Makassar. Gedung museum ini dahulunya merupakan Kantor Balaikota Makassar. Di dalam gedung ini tersimpan 560 koleksi benda bersejarah yang merekam perjalanan Kota...

lihat semua di kategori : Makassar

Read more

Tari Paraga, Suku Bugis Makassar

Griyawista.com, Makassar adalah sebuah kota budaya urban yang terbentuk akibat pencampuran beragam budaya, mulai dari budaya suku bugis, suku makassar, suku mandar dan suku toraja. Ke-empat rumpun budaya ini telah berasimilasi dengan beberapa unsur etnis lainnya berinteraksi dan berkomunikasi mewarnai kehidupan...

lihat semua di kategori : Makassar

Read more

Tari Tradisional Makassar "Pakarena"

Griyawisat.com, Tari Pakarena adalah tarian tradisional dari makassar, Indonesia. Pada abad 20, tari ini mulai keluar dari tradisi istana dan menjadi pertunjukan yang sangat populer. Tari ini sangat enerjik, terkadang juga begitu hingar bingar oleh musik, namun diiringi oleh tarian...

lihat semua di kategori : Makassar

Read more

Events Schedule

Mountain & Rafting

Di Desa Sawarna, Terdapat Pantai Untuk Yang Hobby Surfing Griyawisata.com, Di Desa Sawarna terdapat pantai yang indah dan memiliki ombak tinggi, yakni Pantai Ciantir, pantai in...
 
Puncak Merapi, Yogyakarta Griyawisata.com, Puncak Merapi merupakan salah satu gunung berapi di Yogyakarta. Gunung Merapi letaknya kurang lebih 30 ...
 
Pecinta Alam Dating Berkunjung Ke Gunung Slamet Griyawisata.com, Gunung Slamet berada di barat laut atau sekitar 30 kilometer dari Kota Purbalingga. Setiap tahun, khusu...
 

Nasional

Bundaran Kota Palangkaraya sebagai Pusat Acara Tahun Baru 2011

Griyawisata.com, Malam pergantian tahun di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah akan terpusat di Kawasan Bundaran Besar.Seperti...

Citos Tetap Favorit untuk Acara Tahun Baru di Jakarta Selatan

Griyawisata.com, Jakarta akan dimeriahkan dengan acara malam Tahun Baru (31/12),dengan beberapa titik lokasi di Jakarta...

Pesta Kembang Api di Benteng Van der Wijck

Griyawisata.com, Malam pergantian selalu dirayakan dengan kemeriahan di berbagai tempat, tidak terkecuali di objek wisata...

Internasional

Persiapan Malam Tahun Baru di Amerika

News image

Griyawisata.com, Di seluruh dunia, jutaan orang akan menyambut tahun baru 2011 dan persiapanpun dilakukan di...

Merayakan Tahun Baru 2011 di Singapura

Griyawisata.com, Bagi Anda yang ingin merayakan Tahun Baru 2011 di Singapura dan belum menentukan tempat...

Perayaan White Christmas Umat Kristiani Indonesia di Finlandia

Griyawisata.com, Tebalnya salju yang kini telah bertumpuk lebih dari lima belas sentimeter dan suhu yang...

Culinary Corner

Tahun Baru dengan Cupcake

Griyawisata.com, Cupcake untuk Tahun Baru terasa semakin meriah dalam sajian pesta kecil atau besar di...

D'Cost Seafood nan Lezat dan Murah

Griyawisata.com, D' Cost adalah sebuah restaurant spesialisasi Seafood dengan motto "Mutu" & "Harga". Anda dapat...

Makan Coto Makassar di Chicago

Griyawisata.com, Restoran Angin Mamiri di Chicago sudah tak asing lagi buat warga Indonesia yang bermukim...