Griyawisata.com, Kini, Puak Gayo dan Alas yang bermukim di pedalaman Aceh dikenal sebagai Aceh Tengah dan Aceh Tenggara. Secara administratif, wilayah ini masuk dalam Daerah Istimewa Aceh. Karena saat ini, telah berubah menjadi Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Di daerah ini, kebanyakan yang menganut agama Islam dan menggolongkan puak tersebut ke dalam suku Aceh, sama halnya dengan suku Nias yang digolongkan ke dalam suku Batak hanya karena kedua suku ini bermukim dalam satu wilayah Provinsi Sumatera Utara dan kebetulan mayoritas penduduknya menganut agama Kristen.
''Orang Alas danGayo adalah suku tersendiri, bukan Aceh dan juga bukan Batak. Sementara orang Gayo menyatakan dirinya adalah Batak Bebesan atau Batak 27,'' kata Dr. Snouck Hurgronje, seorang acehkenner ahli tentang masalah-masalah Aceh. Sumber daya alam di daerah ini dan masalah transportasi bisa dibilang buruk dan sangat minim, sehingga menyebabkan wilayah mereka sangat ter-isolir. Hidup mereka sangat miskin bila dibandingkan dengan tetangga mereka (Aceh Besar), menyebabkan mereka mengejar ketertinggalan mereka lewat pendidikan. Hal ini mengakibatkan, menurut kualitas sumber daya manusianya, orang Gayo dan Alas secara persentase lebih maju daripada orang Aceh sendiri.[wlmn/yd]
| < Prev | Next > |
|---|

