Griyawisata.com, Menyusul gagalnya pesawat Merpati Nusantara Airlines (MNA) landas di Bandara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur, membuat Bandara itu ditutup selama sekitar enam jam.
Manager Operasi dan Teknik PT (Persero) Angkasa Pura, Tri Joko yang dikonfirmasi di Bandara El Tari Kupang, membenarkan hal itu dan mengatakan bahwa bandara tersebut baru dibuka kembali sekitar pukul 11.20 Wita. Rencananyan pesawat itu akan menuju Ruteng pada Sabtu (19/2/2011) pagi pukul 06.20 Wita
Menurut Joko, penutupan bandara tersebut, karena ekor dan sayap kanan pesawat Merpati dengan nomor penerbangan MZ-6504 itu gagal lepas landas sehingga menghalangi landasan pacu (runway).
"Pada pukul 11.20 Wita, runway baru dinyatakan clear dan dibuka kembali untuk masuk keluarnya pesawat," katanya. Dia menjelaskan, sekitar pukul 10.55 Wita, pesawat Merpati baru bisa ditarik keluar dengan alat berat dari landasan pacu.
Hanya dua pesawat yakni Wings Air tujuan Kupang-Maumere dan Lion Air Kupang-Jakarta yang terbang lebih awal, sementara pesawat lainnya seperti Susi Air, Batavia Air tujuan Jakarta dan TransNusa tujuan Alor, Ende-Labuan Bajo dan Tambolaka terpaksa menunda penerbangan.
"Ada sekitar tujuh penerbangan yang tertunda tetapi sekarang sudah mulai normal kembali," pungkasnya.
Sebelumnya, Pesawat Merpati tergelincir di Bandara El Tari saat akan lepas landas. Tidak ada korban dalam musibah itu. Namun sejumlah penerbangan dari Bandara El Tari mengalami penundaan karena bandara ditutup hingga proses evakuasi selesai.
Pesawat dengan nomor penerbangan MNA-6504 tujuan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Pulau Flores. esawat tergelincir keluar landasan dan tidak menimbulkan kerusakan. Semua penumpang juga langsung dievakuasi. [ant/is]
| Next > |
|---|








