Griyawisata.com, Arsitektur bangunan-bangunan kota tua selalu menjadi daya tarik wisata. Seperti halnya bangunan tua Lawang Sewu di Kota Semarang yang berada di Kawasan Simpang Lima. Lawang sewu sendiri memiliki arti seribu pintu ini sebenarnya bukan nama asli dari bangunan ini. Karena jumlah pintu yang begitu banyak maka nama tersebut jadi terkenal.
Gedung ini merupakan karya terbaik arsitek Prof. Jacob K. Klinkhamer dan B.J. Oudang dan dulunya merupakan sebuah kantor perusahaan kereta api Belanda, NV Nederlandsch Indische Spoorweg Mastshappij (NIS).
Bangunan inipun sangat terkenal dengan dunia lain atau hantu. Tapi para wisatawan tidak peduli dan membuatnya menjadi wisata menarik.
Di depan Lawang Sewu ini dulunya melintas sebuah rel trem kota Semarang, jurusan Bulu-Jomblang. Bangunan tersebut menghadap ke taman Wilhelmina yang sekarang dikenal dengan komplek Tugu Muda.
Gedung Lawang Sewu telah ditetapkan oleh pemerintah Kota Semarang sebagai gedung yanng dilindungi. Gedung ini merupakan saksi sejarah Indonesia pada saat pecahnya perang sengit selama 5 hari di Semarang. Perang sengit tersebut antara Angkatan Muda Kereta Api melawan kompetai dan Kido Buati, Jepang. Maka dari itu gedung ini sangat layak mendapatkan predikat tersebut.
Saat ini Lawang Sewu sedang dalam tahap renovasi untuk memperbaiki bagian-bagian bangunan yang sudah mulai rusak akibat dimakan usia.[wlmn/sis]
| < Prev | Next > |
|---|








