Kapal hasil produksi Roterdam tahun 1914 itu ditemukan warga kepulauan sekitar Januari 2011 lalu, dengan ukuran 7 x 50 meter ini tampak utuh didalamnya juga terdapat meriam dan berbagai jenis senjata api lengkap dengan peralatan perang classic.
“Kapal tersebut mirip dengan kapal laut TNI Era 80-an yang menggunakan mesin uap. Bahkan diruang mesin kapal terdapat peringatan bertuliskan bahasa Belanda yang dalam bahasa Indonesia diartikan “Jika terjadi panas 90 derajat, mesin harap dimatikan”,” ujar Serma Muhadi, Pembina saka Bahari Lantamal V Jawa Timur, Selasa (15/3/11).
Posisi kapal perang milik Belanda itu masih tergeletak didasar laut Gili Raja, Sumenep dan sudah dikelilingi karang laut dan menjadi sarang ikan besar disekelilingnya.
“Badan kapal hanya terlihat 1,5 meter dari dasar laut hingga ketinggian kapal belum bisa diketahui. Sedang kedalaman posisi kapal dari permukaan laut berkisar 7- 8 meter. Dan hal tersebut diketahui saat surut maksimal,” ungkapnya. [mif]
| Next > |
|---|








