GriyaWisata.Com-Gili merupakan sebutan warga Lombok untuk pulau kecil. Sekarang Kepulauan Gili sedang naik daun, sejak tahun 1980 kawasan ini sudah menjadi tempat wisata. Ada lebih 20 hotel dan penginapan yang didirikan dikawasan ini. Untuk sampai ketempat ini tidaklah sulit, kalau Anda memilih jalur pinggiran pantai, begitu masuk kawasan Senggigi, akan terlihat panorama indahnya laut dan langit biru di sisi kira Anda. Dari kejauhan akan terlihat jelas Gunung Agung di Pulau Bali.
Anda dapat bebas berhenti di mana saja di sejumlah pantai yang sunyi dan banyak pohon kelapa, Anda dapat berenang sambil menyusuri pasir putih dengan basah kuyup yang air setinggi dengkul. Disini juga ada shuttle busa, tetapi biayanya cukup mahal untuk backpackers antara Rp. 60 – 100 ribu. Sedangkan kendaraan umum susah didapat. Jika Anda yang menyukai petualangan, dari terminal Bus Mandalika, Mataram, ibu kota NTB, Anda dapat naik angkutan umum menuju Lombok Utara, kemudian Anda turun di Pelabuhan Bangsal, dari Mandalika ke Bangsal ongkosnya sebesar Rp.15.000 per orang. Sedikit bonus goncangan, sejuknya alam hutan Pusuk terasa di sepanjang perjalanan terasa.
Tempat ini dulunya digunakan sebagai tempat pembuangan, dan ini merupakan jadi sejarah yang pahit. Pada tahun 1970 para nelayan suku Bajau Sulawesi datang ke pulau ini, jadi tidak heran, kalau penduduk disini adalah nelayan yang hebat. Di seputaran hotel mereka menjual ikan tuna hasil pancingan mereka yang nantinya akan dimakan oleh para wisatawan. Dengan naik sepeda Anda dapat menelilingi pulau ini, jangan kaget kalau Anda akan disapa oleh penduduk asli yang khas “How are you tomorrow?” Pulau ini mempunyai slogan “NO cars, NO motorbikes, NO worries.[tn]
| < Prev | Next > |
|---|



