Irak Tak Ingin Berperang Tapi Kembali Menjadi Destinasi Wisata
Irak, Griyawisata.Com -- Dicurigai memiliki senjata biologis pada masa pemerintahan Saddam Hussein dahulu dan juga sebagai markas besar Al-Qaeda, kini Irak ingin kembali pada status lamanya sebagai pusat arkeologi dan juga pariwisata.
Madain, sebuah kota dengan penduduk 7000 jiwa, ditemukan oleh Raja Parthian, Mithridates I lebih dari 2000 tahun yang lalu. kini kota ini terletak diantara dua jalan tol utama yang menghubungkan ibukota dengan Irak Selatan, dan juga situs-situs sejarah seperti Arch of Ctesiphon dan Tom of Salman Pak, salah satu peninggalan Nabi umat Muslim, Nabi Muhammad.
"Kami ingin mengembalikan tempat ini menjadi tempat pariwisata yang indah," tutur Abdelhadi Hasan, director of antiquities di Madain, yang terletak 30 kilometer di sebelah selatan kota Baghdad, seperti dilansir AFP. Ia juga mengatakan, dulu para wisatawan baik domestik maupun mancanegara gemar mengunjungi kebun dan taman yang ada di kota ini.
"Namun akibat kelalaian, kebun dan taman ini kini sudah tiada," katanya. "semua akibat perang dan ketidakstabilan politik,"
Pada tahun 1970an, kota ini dipenuhi kebun-kebun dan taman indah, namun kini yang tersisa hanyalah reruntuhan akibat pipa irigasi dihancurkan dan pohon-pohon ditebang saat terjadi perang Irak-Iran tahun 1980-1988.
Madain dulunya juga memiliki sebuah museum terbesar di dunia, yang dibangun pada masa Shapur I tahun 241 Masehi, di masa dinasti Persia. Museum ini memiliki bangunan Arch of Ctesiphon setinggi 37 meter dan sedalam 48 meter di bawah tanah. Namun kini bangunan tersebut telah hancur saat invasi Amerika Serikat di tahun 2003.
Meskipun sebelumnya merupakan pusat pariwisata dan masih memiliki situs sejarah, Madain telah memiliki reputasi buruk dalam beberapa dekade terakhir.
Pada tahun 1986, menurut PBB,program senjata biologis Iran dikembangkan di daerah tersebut, dan selama invasi tahun 2003, Amerika mengatakan mereka menangkap pasukan Mesir dan Sudan di sebuah "kamp pelatihan teroris" yang ada di kota ini.
Pada tahun 2005, Al-Qaeda menjadikan kota ini sebagai bentengnya, juga tempat pembuatan bom mobil dan bahan peledak lainnya sementara pejuang lain meneyerang polisi dan pasukan AS, serta membangun sebuah area bawah tanah untuk menahan korban penculikan.
Mantan kepala intelijen Irak Jenderal Mohammed Shahwani menjuluki kota ini sebagai "tempat persembunyian gerilya."
"Madain memang wilayah konflik bersenjata, namun semua sekarang telah berakhir," tutur Hassan. Meskipun begitu, masih terlihat banyak polisi yang berpatroli di wilayah ini.
"penduduk kota ingin mengembalikan kejayaan kota ini di masa lalu, sebagai tempat pariwisata. seharusnya pemerintah bisa membantu dengan membangun kembali, terutama karena situasi keamanan disini sudah membaik," tuturnya.[i/n]
- Kamis, 3 Mei 2012 16:20
- Kamis, 3 Mei 2012 14:00
- Kamis, 3 Mei 2012 12:10
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 3000AC19
Dina Momang di 0816-705-837 · [email protected] · Blackberry: 2532A7C8
Iklan Niaga
PRODUK TERBARU IKLAN BARIS
fast order 25f19b99 hp 085691793970,085718760574jual satuan/ecerbahan katun chambreyready biru 2 & 3vozashop
fast order 25f19b99 hp 085691793970,085718760574free inner bahan spandekready: kuning, cream, coklatjual satuan/ecervozashop
kami menyediakan berbagai aneka baju atasan yg up2date dengan kualitas yg terjamin oke.mauuuu??? burur\aannn diserbuuuu keburu keabisaaannn!..
bataviasurvey bergerak di bidang alat-alat survey dan navigasi, seperti : gps garmin, gps fishfinder, total station, theodolite, automatic l..
fast order 25f19b99 hp 085691793970, bahan lemon squashjual satuan/ecer putih, coklat
TOUR & TRAVEL GUIDE
Ternyata Stasiun Ini Pernah Jadi Paling Mewah se-Asia Tenggara
Jakarta, Griyawisata.Com -- Perjalanan bersama Pelesiran Tempo Doeloe menguak banyak sejarah tentang Jakarta. Salah satunya adalah kemegahan Stasiun Tanjung Priok yang menjadi stasiun termegah di Asia Tenggara pada zamannya.
British Airways Ciptakan Boarding Pass Dengan Smartphone
Griyawisata.Com -- Guna menciptakan pelayanan yang lebih cepat dan kenyamanan pada para penumpangnya. British Airways sebagai salah satu maskapai papan atas di dunia, menghadirkan terobosan baru, yakni menggunakan perangkat Nokia Lumia 800 sebagai akses boarding pass di bandara.













