Hari ini: Senin, 23 Juni 2014 02:17
Barometer Otomotif Terkini

Telusuri Lebih Jauh Lukisan Palsu

Jumat, 20 Juni 2014 17:00
Foto: Ilustrsasi (istimewa)

GriyaWisata.com- Banyak cara dilakukan orang dalam menyalurkan inspirasi dan gagasan-gagasan salah satunya melukis. Melukis sebuah karya seni yang mungkin tidak ternilai harganya, tapi bagaimana kalau karya seni itu di palsukan. 

Dewan Kesenian Jakarta (DKJ), bersama Perkumpulan Pencinta Seni Rupa Indonesia (PPSI), Institut Kesenian Jakarta (IKJ), dan Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki akan membedah pemalsuan karya tersebut dalam diskusi buku bertajuk "Jejak Lukisan Palsu Indonesia" di  Galeri Cipta III, Taman Ismail Marzuki (TIM), di Jakarta pada Rabu 18 Juni 2014.

Penyunting buku Jejak Lukisan Palsu Indonesia, Bambang Bujono, di Jakarta, Selasa, mengatakan banyak hal nantinya dibahas terkait isi buku tersebut tentang seberapa penting dan genting kasus-kasus pemalsuan lukisan di Indonesia.

Selain itu, apa saja konsekuensi dengan adanya pemalsuan tersebut, dan sudah seberapa jauh pemalsuan lukisan ini mengganggu prasarana seni rupa Indonesia.

Mantan jurnalis Majalah Tempo ini menjelaskan, kolektor pelukis adalah orang yang paling dirugikan dengan adanya pemalsuan lukisan. Namun dampak selanjutnya bukanlah hanya mengena pada diri kolektor secara pribadi, melainkan juga kolektor sebagai prasarana dunia seni rupa.

"Prasarana kolektor dunia seni rupa kita yang mulai terbentuk nyata pada pertengahan 1980-an, semula hanya ada satu-dua kolektor Indonesia bukan hanya membentuk sisi lain, yakni pasar seni rupa, melainkan langsung atau tak langsung juga merangsang perkembangan seni rupa kita," katanya.

Karena itu sedikit banyak adanya gangguan pada prasarana kolektor akan juga berpengaruh pada perkembangan seni rupa Indonesia yang sudah hadir di seni rupa global.

Buku Jejak Lukisan Palsu Indonesia adalah buku pertama yang dipublikasikan yang memuat sejumlah fakta, wawancara, analisis, dan reproduksi yang berkaitan dengan pemalsuan lukisan di Indonesia.

Tidak hanya Bambang, Amir Sidharta sebagai kurator seni, kemudian Irawan Karseno seorang pelukis dan juga Ketua DKJ sebagai nara sumber dalam diskusi nanti yang  dipandu Chandra Johan yang juga pelukis dan kurator galeri cemara 6. Lukisan S. Sudjojono dipilih sebagai pokok bahasan karena sejumlah karya yang diragukan keautentikannya di OHD Museum.[ant]

Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7053 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 3000AC19
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Iklan Niaga

Solusi Promosi Produk-produk Perusahaan Anda, Dan Dapatkan Target Terbaik. Hub. 0215747057
Dapatkan Harga Promo Untuk Paket Lebaran, Sewa Mobil Terbaik Jakarta. Hub. 021-5747057
Diskon Hotel Domestik: Bali, Jogja, Surabaya, Lombok, Malang, Medan, Padang, Palembang... Resv : 0215747057
Dapatkan Tiket-tiket Promo Liburan Keluarga Anda, Online Domestik Dan Internasional, Resv: 0215747057
Liburan Hemat Bersama Keluarga Idaman Anda, Promo Berbagai Destinasi Terbaik. Hub: 0215747057

TOUR & TRAVEL GUIDE

Kiat Agar Rambut Anda Berkilau
GriyaWisata.com- Kebanyakan wanita Indonesia terlahir dengan rambut yang hitam, lebat dan sehat. Lalu bagaimana cara membuat rambut hitam menjadi lebih sehat dan indah? 

Kiat Rawat Rambut Rebonding
GriyaWisata.com- Rebonding dam smoothing memang kini sedang digandrungi oleh kaum remaja agar terlihat lebih cantik. Jika Anda ingin rambut yang habis diluruskan tetap ok sebaiknya lakukan cara sederhana berikut ini.