Hari ini: Sabtu, 23 Juli 2016 11:51
Barometer Otomotif Terkini

Pencemaran Danau Toba, 69 Persen Akibat Keramba Ikan

Selasa, 28 Juni 2016 12:02
Keramba Jaring Apung

GriyaWisata.com - Danau Toba (DT) sebagai danau terbesar di Asia Tenggara yang menjadi salah satu dari 10 prioritas unggulan pariwisata. Namun, keberadaan keramba jaring apung (KJA) masih banyak, yang menimbulkan hingga 69% pencemaran di danau toba. 

 

Hal itu disampaikan oleh Juang Sinaga, Wakil Bupati Samosir, dengan mengatakan "Sekitar 90 persen masyarakat Kabupaten Samosir mengkonsumsi air minum dari Danau Toba, sementara Badan Lingkungan Hidup Sumatera Utara (Sumut) menyampaikan 69 persen pencemaran air Danau Toba berasal dari kegiatan keramba ikan".
 
"Oleh karena itu akan kita kaji ulang keberadaan keramba jaring apung," katanya.
 
Dia mengatakan air Danau Toba tercemar akibat pakan ikan KJA yang mengendap di dasar danau dan limbah perhotelan serta rumah tangga turut memberikan andil.
 
Menurutnya, pengkajian ulang usaha KJA tersebut diarahkan untuk menata letak kegiatan sesuai zonasi, tetapi juga siap untuk meniadakan (zero) atau menutup kegiatan keramba ikan di Danau Toba.
 
"Sebelum dilakukan (peniadaan KJA), perlu upaya sosialisasi kepada masyarakat," kata Juang.
 
Helmut Simamora, Kasubid Amdal dan Kepala Laboratorium BLHPP setempat, menjelaskan, pembersihan KJA, sepenuhnya tanggung jawab Pemprov Sumut, sedangkan Pemkab di kawasan Danau Toba sebatas memfasilitasi kegiatan sosialisasi.
 
Sebelum pembersihan KJA, bupati se-kawasan Danau Toba lebih dulu membuat nota kesepahaman dan konsep aksi bersih Danau Toba secara internal bersama SKPD, setelah itu baru dilakukan aksi nyata.
 
Helmut menginformasikan, sesuai hasil rapat di kantor Gubsu, Badan Lingkungan Hidup Sumut menyampaikan 69 persen pencemaran air Danau Toba akibat kegiatan KJA.
 
Helmut mengatakan, rapat tersebut tindak lanjut rapat Menkopolhulkam mengenai rencana bersih KJA dan menyambut Badan Otorita Danau Toba (BODT).
 
"Setiap bupati di kasawan Danau Toba wajib membuat rencana aksi bersih nyata di daerahnya, kemudian dibawa ke rapat finalisasi di kantor Gubernur Sumut," kata Helmut.
 
Rizal Ramli, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Sumber Daya, beberapa waktu lalu di Jakarta menegaskan Danau Toba harus bersih dari keramba ikan sebelum kunjungan Presiden Joko Widodo ke Samosir pada Desember 2016 untuk menghadiri perayaan Natal Nasional 2016.
 
Namun, dalam pengembangan DT, Pemerintah Kabupaten Samosir akan mengkaji ulang keberadaan KJA di perairan Danau Toba, Kabupaten Samosir, karena telah menimbulkan pencemaran air dan tidak sejalan dengan pengembangan pariwisata Danau Toba dalam kerangka Badan Otorita Danau Toba. rt.
Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full (1 rates)


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Need Help

Iklan Niaga

TOUR & TRAVEL GUIDE

Beberapa Tips Yang Harus Traveler Tahu Tentang Turbulensi Pesawat
Jakarta,GriyaWisata.Com  Bagi traveler yang sering menggunakan pesawat terbang pasti pernah mengalam turbelensi. Apa itu Turbelensi??, Turbulensi adalah perubahan kecepatan aliran udara yang menyebabkan goncangan pada tubuh pesawat, baik kecil maupun besar. Turbulensi pada dasarnya merupakan hal yang wajar. Hal pertama yang harus dilakukan adalah tetap tenang  dan jangan panik.

Bermain Air Di Pantai Suwuk Sambil Kuliner Ria Di Kebumen
Jawa Tengah,GriyaWisata.Com - Bagi traveler yang belum pernah datang ke pantai Suwuk Kebumen maka traveler harus siapkan waktu untuk jalan-jalan ke pantai berpasir hitam ini.