Hari ini: Selasa, 6 Oktober 2015 05:57
Barometer Otomotif Terkini

The Hidden Paradise di Sumatera Utara

Rabu, 30 September 2015 08:06

Tangkahan karena keindahannya terkenal sebagai surga tersembunyi di Leuser. Terletak di Desa Namo Sialang, Batang Serangan Langkat Sumatera Utara dengan luas sekitar 17.000 hektar. Keberadaan Patroli Partisipatif menggunakan gajah, menjadikan Tangkahan sebagai tujuan wisata yang digemari oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.

 

Pada tahun 2001, masyarakat Tangkahan berkumpul dan menyepakati peraturan desa yang melarang segala aktivitas ilegal dan mendirikan Lembaga Pariwisata Tangkahan. Atas kesepakatan bersama masyarakat itu kemudian memutuskan untuk menghentikan pembalakan kayu ilegal dari dalam kawasan Leuser dan mengembangkan kawasan ekowisata Tangkahan. 
 
Mencapai lokasi Tangkahan dapat ditempuh dari Kota Medan sekitar 3 jam perjalanan melewati Kota Binjai dan Tanjung Pura. Kondisi jalan baik dan sudah teraspal. Jalur lain melalui jalan memotong Kota Stabat-Simpang Sidodadi dengan waktu tempuh lebih cepat satu jam. Namun jalan alternative tersebut tidak cukup baik dan belum semuannya teraspal, terutama di kawasan perkebunan.
 
Fasilitas di Tangkahan meliputi sarana penginapan Bamboo River Lodge, memiliki enam kamar double dilengkapi dengan kamar mandi. Tarif berkisar antara Rp. 75.000 sampai dengan Rp. 100.000 per malam. Adapula penginapan lain dengan harga mulai dari Rp. 15.000 sampai dengan Rp. 150.000 per malam. Fasilitas lainnya yang tersedia adalah visitor centre, camping ground, dan warung makan tradisional milik masyarakat setempat. Para pemuda lokal banyak yang bekerja sebagai pemandu di lokasi wisata Tangkahan. Mereka tergabung dalam suatu wadah yang disebut Lembaga Pariwisata Tangkahan (LPT).
Baca juga:
Barometer Otomotif Terkini
Rating artikel: Belum ada rating
Rating
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full
  • icon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_fullicon_star_full


Redaksi: [email protected]
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
Telepon 021-574 7057 · Fax 021-824 33 979
Raymond di 0812-881-230-00 · [email protected] · Blackberry: 7588039D
Barometer Properti Terkini

Follow Us!

Iklan Niaga

TOUR & TRAVEL GUIDE

30 Keputusan Terburuk yang Dapat Anda Lakukan di Hotel
www.griyawisata.com - Sebagai pemilik resor di Amerika Serikat, Melinda Crow, sudah berpengalaman berdiri di meja resepsionis. Ia membeberkan 30 kesalahan yang kerap tamu lakukan saat memesan hotel."Kesalahan ini mungkin sesuatu yang sangat sederhana seperti tidak mendapat pelayanan kamar yang lebih baik, tapi Anda juga bisa membuat kesalahan yang membuat Anda dan orang yang Anda cinta dalam bahaya," katanya.Tidak Meminta UpgradeSaat Anda tiba di meja check-in, Anda menyapa orang di balik meja, menyebutkan nama dan menyebutkan reservasi Anda. Menurut Crow, seharusnya sebagai tamu tanyakan apakah tersedia upgrade kamar.

Simak Panduan Singkat Ini jika Mau Berwisata ke Gold Coast
JAKARTA, www.griyawisata.com - Kota Gold Coast, di Queensland, Australia menawarkan berbagai pilihan atraksi wisata yang dapat dilakukan oleh wisatawan. Pilihan-pilihan tersebut seperti mendaki jembatan Story Bridge, bermain kayak hingga menaiki balon udara. Untuk wisatawan Indonesia tak perlu khawatir untuk berwisata di Gold Coast terkait suhu ataupun makanan serta penginapan.Marketing Manager Tourism Tourism and Events Queensland Perwakilan Indonesia, Tjoa Su Yen kepada griyawisataTravel mengatakan wisatawan dapat menemukan berbagai fasiltas di Gold Coast."Kalau suhu gak terlalu dingin. Terendah 8 derajat celcius. Bawa saja tabir surya, baju renang, sepatu santai, bisa membawa jaket tapi tak perlu berlapis. Buat wanita, gak perlu bawa higheels," kata Su Yen usai acara "Kupas Tuntas Queensland" dalam Dwidayatour Carnaval 2015 di Plaza Indonesia, Jakarta, Sabtu (3/10/2015).Untuk pusat kuliner, Su Yen mengatakan wisatawan Indonesia dapat mengunjungi kawasan Surfer Paradise. Ia mengatakan di sana terdapat kafe-kafe kopi dan juga restoran-restoran yang menawarkan pilihan makanan Asia, India, dan juga makanan laut. "Kalau weekend biasa buka sampai jam 11.00 malam. Kalau hari kerja biasa jam 7 sudah tutup. Tapi itu bukan kendala, bisa jadi pengalaman," tutur Su Yen.Sementara jika ingin berbelanja kebutuhan perlengkapan wisata , cinderamata, maupun makanan dan minuman ringan, wisatawan juga dapat menuju pusat-pusat perbelanjaan yang juga terletak di Surfer Paradise.