Gambar: Bandara Silangit Sebagai Pendukung Danau Toba
GriyaWisata.Com - Bandar Udara Silangit sedang dipersiapkan untuk melayani peningkatan wisatawan ke Danau Toba dan area Tapanuli lainnya. Bandara ini akan dikembangkan sebagai pendukung Danau Toba sebagai destinasi wisata unggulan, agar mampu menampung pesawat berbadan lebar. Sehingga dapat melayani para pengunjung wisata yang akan berkunjung ke Danau Toba sebagai Monaco nya Asia.
Bandar udara ini berada di Siborong-borong - Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Bandar udara ini memiliki ukuran landas pacu 2.400 m x 30 m. Jarak dari pusat kota sekitar 7 km.
Bandar Udara Silangit dibangun pada masa penjajahan Jepang. Namun kembali dilakukan pembangunan bandara ini sejak tahun 1995 dengan menambah landas pacu sepanjang 900 meter sehingga menjadi 1.400 meter.
Pengoperasian Bandara Silangit ini diresmikan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, pada Maret 2005 lalu. sejak saat itu pembangunan Bandara pun mulai dilakukan dengan gencar. Dan pada tahun 2011, Bandara Silangit akhirnya memiliki landas pacu sepanjang 2.400 meter dan direncanakan pada tahun 2015 akan diperpanjang kembali menjadi 3,800 by 45 metre (12,467 × 148 ft), sehingga bisa didarati pesawat berbadan lebar secara reguler.
Dan pada tanggal 18 Januari 2011, Bandara Silangit didatangi kembali oleh Presiden RI beserta rombongan yang menggunakan pesawat Boeing 737-500. Dengan kedatangan Presiden tersebut, dinyatakanlah bahwa Bandara SIlangit telah sanggup melayani pesawat sekelas B737.
Saat ini, Bandara Silangit memiliki Luas Terminal = 100 m2 (Terminal A) & 700 m2 (Terminal B), Fasilitas Navigasi = NDB, AFIS, PAPI & DVOR/DME, Fasilitas Keamanan Penerbangan = X-Ray Baggage, X-Ray Cabin, Walk-through Metal Detector & Handheld Metal Detector, Fasilitas Keselamatan Penerbangan = PKP-PK Type V, Gunebo & Ambulance, Fasilitas Listrik = Generator Set 25 & 125 KVA, Airfield Lighting System (AFL), Apron Light & Apron Flood Light, Fasiitas Terminal = Conveyor Belt, Timbangan Digital, Running Text, LCD Information, Fasilitas Peralatan = Wheel Tractor Rotary Mower, Hand Mower.
Dengan fasilitas dan kemampuan pelayanan yang dimilikinya, saat ini Bandara Silangit adalah satu-satunya bandara kelas IV yang memiliki fasilitas dan kemampuan setara bandara kelas II di Indonesia.
Kemudian pada 14 Desember 2012, Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan secara resmi menyerahkan operasional pengelolaan Bandara Silangit kepada PT Angkasa Pura II (Persero). Dengan demikian, status bandara ini secara otomatis berubah dari bandara UPT menjadi bandara komersial.
Kehadiran Bandara sebagai aset ke 13 PT. Angkasa Pura II (Persero). Pembenahan fasilitas pelayanan pun terus dilakukan hingga saat ini, renovasi toilet untuk pemenuhan standar toilet juara, renovasi Musholla dan tempat Wudhu yang layak, pembuatan Kid Zone, pengadaan Free Charging, penguatan sinyal wifi, perbaikan area counter check in dan pembenahan Nursery Room, adalah sebagian dari pembenahan tersebut.
Hingga saat ini, penerbangan ke Bandara Silangit, masih melayani operator Wings Air untuk Rute Batam - Silangit, dan Susi Air untuk Rute Medan - Silangit dan Gunung Sitoli - SIlangit. Namun untuk penerbangan langsung Jakarta - Silangit masih terus diupayakan dengan optimal melalui pembenahan fasilitas keamanan dan keselamatan penerbangan.
Sementara untuk progress penumpang dari dan ke Bandara SIlangit rata-rata mencapai 100% setiap tahunnya. Pada Tahun ini penumpang dari dan ke Bandara SIlangit ditargetkan mencapai 25.000 pax, meningkat 120 % dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 12.009 pax.
Hingga saat ini juga, Bandara Silangit sedang mengupayakan kesempurnaan Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja, demi mewujudkan program zero incident, zero accident & zero workplace accident. rt.